Terhubung dengan kami

Batam

IMH Dipenjara: Diduga Gara-gara Ibadah Sholat, Manager Gelper Laporkan Kasirnya Dengan Tuduhan Pencurian

Diterbitkan

pada

Gara-gara laksanakan ibadah sholat yang hanya lima menit, IMH diduga dipersekusi dengan tuduhan pencurian dan penggelapan. Gema Minang akan kawal dan lakukan aksi damai penutupan gelper se Kota Batam, serta meminta Kapolsek Batu Aji Batam dicopot dari jabatannya.

 

WAJAHBATAM.ID – 1/1/2020 | Kasir tempat sebuah hiburan (Gelper) Merlion Spurgame ruko Merlion Square Tjg Uncang (IMH) dilaporkan managernya ke Polsek Batu Aji Batam dengan tuduhan penggelapan dua slop rokok yang juga belum dapat pembuktiannya. Kejadian tersebut dibuktikan dengan rekaman CCTV yang diserahkan pelapor berinisial C’ ke penyidik kepolisian berinisial A’ sekitar bulan Oktober 2019 lalu (Red).

Keluarga IMH yang mengetahui kejadian ini dari Palembang serta merta datang ke Batam mengurus anak gadisnya yang sudah dua bulan ditahan dan setelah mengetahui kronologis penangkapan anaknya Keluarga IMH menduga anak mereka dijebloskan ke tahanan akibat BAP rekayasa yang dilakukan oleh penyidik yang saat itu tidak mengakui perbuatannya. Dengan bujuk rayu A’ dengan iming-iming akan mempermudah urusannya agar tidak bermasalah dengan hukum, IMH dwngan kebutaan hukum menandatangani BAP yang sudah diajarkan padanya.

Menurut pihak keluarga, awalnya terjadi pertengkaran antara IMH’ dengan managernya C’ saat itu IMH’ dilarang melakukan ibadah sholat. Kejadian yang menimbulkan kericuhan tersebut menjadi lebih besar karena semua karyawan hingga sekuriti melakukan pembelaan pada IMH’ yang saat kejadian itu nyaris terjadi pengeroyokan pada sang manager gelper C’.

Dua hari setelah kehebohan itu, saat IMH’ melakukan aktifitas kerjanya, tanpa ada berita apapun, IMH didatangi oknum polisi menjemput IMH dan membawanya ke Polsek Batu Aji yang diduga tanpa surat panggilan. Menurut IMH’ saat itu dia dilaporkan managernya C’ mencuri uang sejumlah 20 juta. Karena hari itu tidak dapat dibuktikan, maka IMH’ dibebaskan.

Karena merasa terzalimi, esok harinya IMH mendatangi Polsek Batu Aji meminta klarifikasi atas penjemputannya kemarin, dan kedatangannya ternyata mengakibatkan IMH ditahan dengan tuduhan penggelapan dua bungkus rokok, demikian keterangan keluarga kepada media Wajah Batam (WB).

Tujuan mempertanyakan penjemputannya yang berakibat penahanan dirinya, akhirnya menjadi petaka bagi IMH’ karena dia diinterogasi hingga kelelahan (saat itu sampai pukul 24.00 wib). Dalam kondisi tertekan dan terpojok dan tanpa mengerti permasalahannya, IMH berharap dapat kembali pulang dengan harapan lolos dari tuduhan palsu tersebut, dalam kondisi tersebut IMH akhirnya dirayu agar bersedia menandatangani BAP yang isinya sesuai arahan penyidik C’ (rekayasa) yang saat itu membuat pengakuan fiktif dengan mengakui telah menggelapkan uang sekitar 750 ribu rupiah (awal tuduhan 20 juta) dengan iming-iming hal tersebut tidak akan mempersulit proses penyelesaian permasalahan yang dihadapinya, yang akhirnya IMH ditahan sejak dua bulan lalu setelah kejadian tersebut.

Setelah dua bulan berlalu, pihak keluarga yang merasa putus asa, mencoba meminta bantuan kepada organisasi Gema Minang Batam, dan dalam proses mediasi yang dilakukan, ternyata proses tersebut telah P21 yang sudah sampai ke kejaksaan. Hingga pihak keluarga yang merasa sudah terlambat meminta kasus itu dilanjutkan sampai proses hukum sebenarnya berjalan.

GEMA MINANG AKAN LAKUKAN AKSI TUTUP GELPER DAN AKAN SURATI DPRD BATAM

Ketua Gema Minang Batam, Antoni Lendra yang diminta bantuan oleh keluarga merasa ada keanehan dalam penahanan IMH’ mengatakan bahwa “Pihak kepolisian hendaknya jujur dalam menangani permasalahan masyarakat, dan mempelajari kasus ini maka kami dari Gema Minang yang merasa IMH’ adalah keluarga kami yang berasal dari Minang tidak menerima dan meminta Kapolda hingga Kapolres meninjau BAP yang sudah P21 tersebut. Kami juga mendesak instansi terkait menutup secara total semua Gelper yang ada di Kota Batam, karena kami menduga jajaran-jajaran tertentu telah menjadi alat kesewenangan para pengusaha-pengusaha perjudian itu”, katanya.

Lebih lanjut Antoni Lendra mengatakan, “Atas nama organisasi kami akan mengawal serta segera menyurati Polresta Barelang untuk memberitahukan aksi damai “Tutup Total Gelper” dikota Batam, sesuai juga dengan fatwa MUI Batam yang pernah ditayangkan oleh media Wajah Batam beberapa bulan lalu sebelum pemilu 2019 lalu, dan MUI akan mengambil langkah lanjutan setelah pemilu lalu tersebut” demikian Boni, panggilan akrab Ketua Gema Minang Batam.

Menyikapi hal ini juga, Boni menyatakan bahwa Gema Minang Mendesak Kapolresta Batam mencopot Kapolsek Batu Aji karena tidak profesional dalam penanganan masalah hukum yang ada diwilayah hukumnya. Serta menuntut Pemko Batam segera mencabut perizinan gelper yang selama ini terkesan ada unsur pembiaran.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Hariam Gema Minang Amri Piliang mengatakan bahwa ” Dalam kasus ini, sesuai instruksi Ketua Umum Gema Minang akan segera melaksanakan tugas organisasi dan kemasyarakatan. Amri Piliang dalam hal ini telah ditugaskan memimpin aksi yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat. Amri juga menyatakan bahwa sudah saatnya tanah Melayu ini terlepas dari unsur-unsur perjudian yang banyak mudarat daripada manfaatnya dan meminta aparat kepolisian mengambil langkah hukum atas kasus BAP fiktif ini, demikian Amri mwngatakan kepada WB via teleponnya.

Pendiri Gema Minang, Allan Suharsad membenarkan hal tersebut dan mengatakan bahwa pihak keluarga telah mendatanginya. Allan nama akrab tokoh Minang juga mengatakan sangat mendukung rencana aksi yang akan dilakukan Gema Minang dan siap turun dalam aksi damai menuntut  penutupan serta pencabutan izin gelper yang selama ini menurutnya selalu terkesan jadi permainan psikokogi sosial ditengah masyarakat yang selalu memunculkan kesenjangan sosial dalam penanganan-penanganan masalah hukum dalam bidang permainan ketangkasan (judi) ini.

Allan Suharsad kembali mengatakan bahwa ia sangat paham sekali kenyataan dilapangan, dimana sangat banyak oknum aparat telah merusak nama baik institusinya dannjadi lahan “uang saku” para oknum LSM, Media dan lainnya tanpa ada tindak lanjut dan pembiaran nyata dari aspirasi yang disampaikan masyarakat selama ini, bahkan MUI yang merupakan organisasi Islam terbesar di NKRI ini sekalipun, lanjutnya.

C’ dan A’ yang dihubungi WB via WhatsApp dan SMS nya hingga saat ini belum memberi tanggapan dan akan menerbitkan klarifikasi setelah tanggapannya disampaikan kepada media ini.

46,977 kali dilihat, 8 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Batam

BP Batam Hadiri RDP Bersama Komisi VI DPR RI

Diterbitkan

pada

Oleh

Jakarta – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat RI pada Rabu (26/2) sore, di Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta Pusat.

Pertemuan ini membahas Evaluasi Pelaksanaan APBN BP Batam Tahun Anggaran 2019 dan Roadmap BP Batam Tahun Anggaran 2020 S/d 2024.

Turut hadir, Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam Wahjoe Triwidijo, Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam Enoh Suharto Pranoto, beserta jajarannya.

Rapat ini dibuka langsung oleh Wakil Ketua/F-PGolkar GDE Sumarjaya Linggih didampingi Wakil Ketua/F-PNasdem Martin Manurung, dan dihadiri oleh para anggota Komisi VI DPR RI.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto dalam kesempatan pertama menjelaskan realisasi penyerapan anggaran BP Batam Tahun 2018 S/d 2019 yang mengalami peningkatan kepada para anggota Komisi VI DPR RI.

“Untuk Tahun Anggaran 2019 realisasi belanja Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) BP Batam sampai dengan tanggal 31 Desember 2019 adalah sebesar Rp1.565 miliar atau 75,83 persen dari alokasi awal yakni Rp 2.064 miliar. Realisasi tersebut lebih tinggi 14,35 persen dari realisasi tahun 2018, yakni 66,90 persen,” ujar Purwiyanto wakil ketua BP BATAM.

Sedangkan menurut data dari Online Single Submission (OSS), tercatat sebanyak 83 perusahaan dengan total investasi US$ 229,3 juta, yang menyerap lebih dari 7.600 tenaga kerja untuk Investasi Baru Tahun 2019.

Adapun penyebab kurang maksimalnya daya serap anggaran pada Tahun Anggaran 2019 dikatakan Purwiyanto didasari oleh beberapa hal, yakni adanya penghematan belanja pegawai BP Batam dan beberapa anggaran di antaranya merupakan anggaran proyek infrastruktur seperti Pelabuhan Laut, Bandara Internasional Hang Nadim, serta pengembangan Sewerage System.

Oleh karena itu, Purwiyanto mengatakan, Kepala BP Batam beserta para Deputi telah menyusun roadmap 2020-2024 BP Batam sebagai langkah strategis guna memaksimalkan daya serap anggaran BP Batam. Adapun roadmap tersebut berlandaskan agenda kelima Presiden dan Wakil Presiden RI, yaitu Transformasi Ekonomi yang berfokus kepada upaya transformasi dari sumber daya alam menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern.

“Fokus pengembangan kami terdapat pada empat sektor strategis. Pertama, industri manufaktur yang memiliki nilai tambah tinggi, seperti industri smartphone dan kedirgantaraan. Kedua, industri jasa seperti Maintenance Repair Overhaul (MRO) pesawat dan kapal, serta shipyard. Ketiga, pengembangan logistik, seperti e-commerce dan transshipment. Dan yang terakhir, industri pariwisata,” terang Purwiyanto.

Sumber/foto : badan pengusaha Batam ( BP Batam )

Selama RDP berlangsung, BP Batam tak luput dari masukan yang disampaikan para Anggota Komisi VI DPR RI, baik mengenai pengelolaan lahan di Batam, realisasi target investasi, hingga optimalisasi aset.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BP Batam Muhammad Rudi, mengatakan BP Batam telah melakukan langkah-langkah strategis, dua di antaranya adalah pelaksanaan Sosialisasi Peraturan Kepala (Perka) Tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Lahan, serta akan berkoordinasi dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengenai optimalisasi implementasi OSS di Batam.

“Baru saja kemarin (Rabu, 26/02) kami melakukan sosialiasi Perka BP Batam Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Lahan, yang memuat proses untuk mendapatkan lahan dan membayar Uang Wajib Tahunan (UWT) yang baru,” kata Rudi ( sebagai kepala BP BATAM )

Ia melanjutkan, sebelum Perka BP Batam ini terbit, ada empat belas dokumen yang harus dilengkapi oleh Pemohon untuk mendapatkan lahan di Batam. Namun kini, pesyaratan tersebut telah disederhanakan dan dipermudah. Selain itu, proses dokumen dapat dilakukan secara mobile, sehingga Pemohon dapat melacak dokumen melalui perangkat telepon genggam.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan BKPM untuk melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) untuk proses OSS agar bisa terhubung langsung dengan BP Batam, dan mudah-mudahan dapat terlaksana untuk mempermudah proses investasi di Batam,” tambahnya.

BP Batam juga telah melakukan lelang Bandara Hang Nadim, yang saat ini sebanyak tujuh perusahaan telah lolos Prakualifikasi Lelang. Rudi juga mengungkapkan, pada Bulan Mei mendatang pemenang tender sudah bisa diumumkan untuk pelaksanaan pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim. Selain itu, Pelabuhan Bongkar Muat Batu Ampar juga diproyeksikan Bulan Maret mendatang akan memulai proses revitalisasi, sebagai hasil kesepakatan antara BP Batam dengan Konsorsium PT Pelindo II bersama PT Pelindo I dan PT Persero.

“Kami berharap kritik dan masukan yang telah disampaikan dapat menjadi pedoman kami untuk membangun Batam menjadi kota tujuan investasi kita bersama,” tutup Rudi. (rud)

Jakarta, 26 Februari 2020

WAJAHBATAM.ID | 27/02/20-BP Batam Hadiri RDP Bersama Komisi VI DPR RI

703 kali dilihat, 702 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Batam

Diduga Kadishub Batam Simpan 3 Unit Armada Untuk Kepentingan Pribadi

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 25/2/2020 | Sebanyak tiga unit mobil Trans Batam berkapasitas 40 sit dan beberapa armada berkapasitas kecil yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Kota Batam diduga dikelola secara pribadi oleh oknum pejabat diinstansi tersebut, Hal ini terungkap saat WB lakukan wawancara dengan beberapa sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya di bilangan Mega Legenda Batam Centre 15/11/2019 lalu.

Dari pantauan WB dalam beberapa bulan sejak November 2019 lalu, pengoperasian armada yang disimpan oknum tersebut sudah berjalan sangat lama dari OPD sebelumnya, tapi baru sekarang masalah ini mencuat kepermukaan setelah kru WB melakukan dialog dan tatap muka dengan beberapa sumber terkait persoalan transportasi di Kota Batam.

Armada Trans Batam yg dioperasikan tersebut disinyalir berjumlah 3 unit bus dan disewakan olehnya hampir setiap hari dan bukan diserahkan kepada operator untuk kepentingan umum.

Armada tersebut diduga disewa-sewakan (rental) kepada orang yang membutuhkannya dan belum diketahui kemana setoran keuangannya

Tiga bulan lalu Kru WB pernah meminta klarifikasi via WhatsApp Kepala kepada Kadis Perhubungan Batam Rustam Effendi, dan saat itu diminta datang ke Kantor Dishub Batam. Saat kru WB mengunjunginya, petugas jaga dikantor tersebut mengatakan Kadis lagi rapat dan saat itu tidak diizinkan masuk (18/11/2019) pukul 13.00 WIB. Dan setelah 3 bulan berlalu, salah satu kru WB yang bertemu dalam sebuah RDP dengan beliau kembali meminta klarifikasi atas berita tersebut, karena sejak konfirmasi awal (3 bulan lalu), komunikasi terputus yang diperkirakan terjadi pemblokiran nomor Kru WB tersebut.

Klarifikasi Kadis Perhubungan Batam

Kepala Dinas Perhubungan Rustam Effendi saat dikonfirmasi kru WB melalui WhatsApp nya membantah dan mengatakan bahwa hal itu tak benar;

(22/2/2020)*Ttg adanya 3 unit bus yg disimpan untuk disewakan bkn diserah kan ke operator?*

1. Bus yg ada dikntr bkn disimpn untk disewakan, akan ttp bus trsbt merupakan bus kelebihan dr sejumlah bus yg diserhkn ke Oprator krn pengalokasian bus tsbt disesuaikan dgn kebutuhan dijalur dn anggaran yg tersedia. Bus trsebut dpakai apabila.
– terjadi lonjakan penumpang dijalur pd hari2 tertntu dn bus yg tersedia dijalur tdk mencukupi mk bus Standby akan di jalankan.
– jika terjadi kerusakan bus dijalur dlm wktu lama mkn bus yg standby akan dijalankan.

Apakah benar dn apakah hasil sewanya mask sbg PAD?

1. Bus standby tdk pernah diswakan, tp dipinjam pakaikan *MURNI* untk kepentingan sosial kemasyaraktn sekali lg *TDK* *DISEWAKAN*
2. Sekrg kita sedang membuat perwako dgn berkoordinasi dgn KPKNL ( Kantr Pelayanan Kekayaan negara dn Lelang) ttg pemanfaatan aset Trans Batam ( iklan body bus, iklan Video dlm Bus, iklan dihalte dn sewa menyewa bus ) yg hasilnya akan dimasukan semua sebagai PAD Kota Batam.

Pemakaian bus Trans batam pd acara peresmian Masjid Sulthan armada dikerahkan untk pasilitas panitia..

1. Panitia punya kenderaan masing2 jd tdk ada bus yg dipakai untk panitia.
2. Untk mobilisasi massa ada bantuan dr perusahaan Travel dibatam sebanyak 30 unit bus untk menjangkau pelosok2 yg tdk dilalui Jalur Trans Batam, jadi trans batam ttp dijalur dn jika ada penumpang yg menuju dn dr Masjid agung itu murni penumpang umum dan ttp kita kasih Ticket. demikian Rustam Effendi, Kadishub Kota Batam. (Bersambung)

24,921 kali dilihat, 24,491 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Batam

Diduga Mafia BBM Suplay Pertamini Hingga Batu Aji Langka Minyak Jenis Premium

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAH BATAM.ID – Batam 26/02 | Telah terjadi antrean panjang di SPBU tg.Uncang – Kota BATAM.

Sejauh satu kilometer antren di SPBU tanjung uncang itu di duga karena banyaknya pemasok liar BBM sejenis premium.

Salah satu warga PJB 2 Batu Aji, Sutresno mengatakan bahwa “keadaan ini hampir setiap hari terjadi, apalagi setiap saya isi BBM premium pasti ada motor Suzuki Thunder dan mobil sejenis Cary. Mobil tersebut bukan sejenis mobil angkot pak tapi sejenis mobil pribadi. Bahkan terkadang ada yang isi pakek jerigen pak. Saya berharap agar pemerintah terus memantau semua SPBU di daerah batu aji”-ujarnya kepada kru WB Rabu, 26/02/20

Hal ini juga banyak dikeluhkan masyarakat melalui sosmed seperti yang diunggah oleh akun facebook bernama Robin Gintinh Munte, “di Batam ada 8 SPBU dan 1 tutup di samping gor. Tapi kok Premiun cepat banget Habisnya, sementara mobil Ex Taxsi dan mobil Cerry dan motor Suzuki Tunder ( Alap-Alap ) lalu lalang turut anteri layaknya sepeda motor lainya. Dan membuat sy heran motor itu berkeliaran cuma seputar SPBU di Batu Aji. 

Pertamina Mini yang diduga ilegal tumbuh dengan subur diseputaran jalan Batuaji Batam, dan disinyalir ada pensuplay yang bersumber dari Pertamina jenis Premium ke Pertamina Mini.

Kok premium Pertamina mini ada terus.
Mohon Disperindak turun ke lapangan ,beserta Pertamina, tolong kalian awasi sekali setiap SPBU. Masyarakat dah merasa terusik dengan kehadiran alap-alap dan permainan mafia BBM di Batam.
Ini dah lama loh.” Ujar robin Ginting munte dari akun FB nya,(AES)

12,357 kali dilihat, 8,921 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Pasang Iklan Disini

Iklan

Komentar Facebook

Trending