Terhubung dengan kami

Batam

Sisi Lain Polemik Pasar Induk Jodoh Batam (Bag 2)

Diterbitkan

pada

Laporan: Suharsad (Ketua LSM Penggerak Pengusaha Kecil Menengah)

WAJAHBATAM.ID – 1/11/2019 | Jerit tangis pedagang pasar induk jodoh yang beberapa hari lalu ditertibkan tim terpadu kota batam hingga kemarin Kamis, 31/10/2019 masih terdengar. Sambil menyaksikan kios dan lapak yang sudah belasan tahun mereka tempati masih diporak porandakan pasukan tersebut bahkan ada yang bongkar sendiri hingga hari ini Jumat, 1/11/2019

Pedagang yang sudah tidak memiliki lagi tempat usahanya ini sangat kecewa karena masa depan yang dijanjikan pemerintah kota batam 17 tahun lalu, dalam waktu singkat dan tanpa pemberitahuan, mendadak hancur tanpa ada ruang rundingan dari pemerintah kota batam, hal ini disampaikan Naomi melalui TOA yang dibawa para pedagang disela-sela penggusuran Rabu, 30/10/2019.

15 Tahun Pasar Induk Batam Diabaikan, Walikota Dapat Dikenakan Sanksi Dipidana (Bag I)

Dari pantauan dilapangan, para pedagang menyampaikan kilas balik keberadaan mereka menempati pasar induk jodoh yang dulunya sangat megah dan kokoh itu. Keberadaan mereka melalui proses dan energi yang panjang, dimana saat pembersihan dan penertiban PKL yang sekarang wilayah tersebut dikenal dengan nama Boulevard, mereka dipindahkan ke tempat pemindahan sementara (TPS) yang berlokasi berdampingan dengan lahan pasar induk yang akan dibangun saat itu (2002)

Hampir 4 tahun pedagang menempati TPS itu dengan memenuhi segala kewajibannya dengan harapan mendapatkan tempat yang layak setelah pasar induk selesai pembangunannya. Hingga saatnya pasar induk tersebut selesai hingga mimpi pedagang menjadi kenyataan yang disambut dengan suka cita mendalam.

Ternyata setelah bangunan megah tersebut selesai, para pedagang kembali menghadapi kesulitan baru, dimana berbagai masalah yang pupuskan harapan sebagian pedagang menjadi sirna oleh permainan oknum-oknum yang ingin memperkaya diri memanfaatkan bangunan yang dimiliki pemerintah tersebut (baca Bag-3)

Keributan demi keributan yang selalu dihadapi pedagang menjadikan mereka memilih mencari nafkah di emperan jalan dan toko-toko yang tidak melarang mereka mencari hidup dan sesuap nasi.

Kekhawatiran dari perjuangan pedagang selama belasan tahun ini ternyata terbukti dengan adanya revitalisasi yang akan diselenggarakan pemko batam. Para Pedagang digusur dengan tanpa ada ruang komunikasi, dimana SP3 yang terbit tidak pernah sampai kerangan mereka, tapi disinyalir diberikan kepada pihak ketiga yang mengaku menaungi pedagang pasar induk, sementara mereka bukanlah pedagang pasar induk. SP3 itu tidak pernah diterima oleh pedagang, demikian teriak Naomi, salah satu Tokoh pedagang yang juga sebagai Ketua DPD APKLI kota batam.

Akankah kezaliman ini terus berlanjut ? Salah satu pedagang merasa pasrah dengan keadaan yang terjadi.(Shd)

28,644 kali dilihat, 15 kali dilihat hari ini

Batam

Pentas Seni Kenduri Melayu Sepi Pengunjung

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 13/12/2019 | Lapangan Engku Putri hari kedua, Kamis (12/12/2019) dalam acara Pentas Seni Kenduri Melayu yang diselenggarakn Pemko Batam terlihat sepi pengunjung.

Walaupun pada malam itu menampilkan artis negeri jiran Bruney Darussalam dan hiburan dari berbagai kesenian dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia, lapangan Engku Putri yang sangat luas tersebut terlihat sepi. Kemeriahan hanya terlihat dari banyaknya tenda-tenda pedagang yang disewakan oleh panitia penyelenggara.

WB yang sengaja memantau dampak kegiatan ekonomi masyarakat terhadap pengusaha kecil menengah mencoba mewawancarai beberapa orang pedagang. Dari keterangan beberapa pedagang mengatakan bahwa pada hari kedua mereka belum beruntung karena sepi dari pengunjung. “Disini keramaian hanya terlihat dari banyaknya tenda-tenda yang disewakan dengan harga antara 1,5 juta hingga 2 juta selama lima hari hingga penutupan nanti” kata salah satu pedagang kepada kru WB.

Ani (nama samaran), mengatakan bahwa mereka dari salah satu komunitas UKM di Batam juga mengalami hal yang sama, “Saya sewa 1,5 juta hingga hari kedua kami belum bisa mendapatkan penghasilan dari biaya sewa yang kami keluarkan, dan Saya berharap pihak panitia memikirkan bagaimana untuk mensukseskan acara ini

Pada tempat terpisah, Joni (nama samaran) juga mengatakan bahwa tetangganya yang berjualan es dan minuman segar mengalami kesulitan merngalami kerugian karena dagangannya yang membutuhkan listrik harus merugi karena pada malam hari setelah acara bubar listrik dipadamkan panitia sementara mereka kontrak selama 5 hari berturut-turut”.

Aminah (nama samaran) juga mengatakan, “kami mau bergabung menyewa stand disini karena dalam roundown acara terlihat padat acaranya, ternyata acara dimulai setelah Isya, dan kalaupun kami hadir sore malah tak ada kegiatan“, katanya.

Waupun tidak semua pedagang mengalami hal yang sama, tapi hampir rata-rata pedagang mengharapkan agar panitia juga memikirkan untuk meramaikan acara ini, “ramai saja kami cukup merasa puas, walaupun nantinya rezeki kami belum tentu baik karena rezeki Allah yang tentukan” demikian Udin (nama samaran) sambil meminta bantuan pada WB untuk mempublikasikan kegiatan ini, “tolonglah pada WB untuk viralkan kefiatan ini” kata beberapa pedagang pada kru Wajah Batam yang dijawab “Insyaallah kami akan mencobanya, semoga tiga hari kedepan Allah memberikan rezeki pada kita semua.” kata salah satu awak WB sambil menyalami para pedagang tersebut.

Pada malam itu Tim WB belum dapat menjumpai Panitianya untuk meminta brosur acara dan roundown acara tersebut. (TimWB)

1,850 kali dilihat, 1,850 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

WB-BMN: Siapa Saja Boleh Hadir di Event WB

Diterbitkan

pada

Oleh

Laporan Panitia WB Anniversary ke-7: WajahBatam Milik Kita Semua

WAJAHBATAM.ID | Sebelumnya Kami segenap Admin dan Pengurus WB mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh masyarakat Batam yang sudah menyempatkan dirinya hadir dalam puncak acara Anniversary Ke-7 WB yang diselenggarakan pada tanggal 7 dan 8 Desember 2019 di lapangan parkir Kepri Mall Batam Centre.

Terkusus kepada donatur yang telah membantu terselenggaranya acara yang kami selenggarakan 1 bulan (10 Nov s.d 8 Des 2019) dengan berbagai agenda event dan perlombaan yang kami selenggarakan di MB2 Batam Centre.

Sebagaimana tradisi WB dalam menyelenggarakan event, kami mengundang siapa saja melalui forum sosial FB WB tanpa terkecuali. WB adalah milik kita bersama dan WB tak menghalangi siapa saja yg hadir, baik itu pejabat, pengusaha hingga pengemis sekalipun.

Oleh karenanya, atas nama Pimpinan WB saya memohon maaf dan ampun sebesar2nya kepada saudara2 kami yang merasa tidak terundang secara resmi, karena WB mempunyai tradisi demikian kecuali donatur donarur yang perlu sedikit kami hargai dengan tanpa meninggikan kelasnya dari yang lain.

Dalam HUT 7 WB kali ini, WB telah bermitra dengan sebuah sanggar kesenian dan budaya Bhatoro Mayang Nusantoro (BMN), dimana BMN memiliki sebuah tim yang mumpuni dalam bidang kesenian budaya Jawa Timur (Jaranan dan Kuda Lumping).

Demikian dengan ucapan “terimakasih” kepada seluruh member WB yang telah berpartisipasi dalam mentampaikan berita berita yang dibutuhkan masyarakat sekaligus menjadikan WB sebagai salah satu pilar yang kita anggap hampir punah.

Akhir salam, “Tetaplah Bersama Kami, CCTVnya Kota Batam”

ttd
#PresWb
#AdminWb
#BrigadeWb
#KruWb
#DonaturWb

1,899 kali dilihat, 594 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Polling PILWAKO

Diterbitkan

pada

Oleh

Andai Hari Ini Pilwako Batam, Siapakah Pilihan Anda ?

24,135 kali dilihat, 629 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Pasang Iklan Disini

Trending