Terhubung dengan kami

Batam

WB Diminta Hapus Berita Terkait Dugaan Reklamasi Ilegal PT. ITS

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM.ID – 2/7/2019 – | Belasan warga yang mengaku Tokoh Masyarakat, RT dan RW Bulang Lintang  mengadakan pertemuan dengan Pimpinan Wajah Batam sekaligus menyerahkan sejenis Surat Pernyataan yang ditandatangani oleh 6 RT dan 1 RW yang diserahkan langsung kepada pihak Wajah Batam dan diterima langsung oleh Suharsad sebagai pimpinan WB di bilangan Kepri Mall Batam Center lantai ll Senin, 1/7/2019 sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam pertemuan ini, warga yang hadir dan mengaku sebagai tokoh masyarakat di wilayah tersebut juga dihadiri beberapa RT dan RW, sembari mengatakan bahwa pulau Buluh berbeda dengan Bulang Lintang, dan berita yang terbit di Wajah Batam pada 24/6/2019 lalu dianggap telah merugikan mereka karena jika muncul berita terkait PT. ITS atas nama Pulau Buluh, maka mereka akan dirugikan.

Awalnya dua hari sebelum pertemuan tersebut (22/6) salah satu RT dikawasan  Bulang Lintang menghubungi dan melakukan pertemuan dengan pimpinan WB dibilangan Uniba. Pada pertemuan tersebut RT dimaksud menyatakan keberatan dengan pemberitaan dimaksud dan menerangkan tentang wilayah mereka, dimana Pulau Buluh bukanlah Bulang Lintang, dan setelah diklarifikasi oleh WB dengan melakukan perubahan redaksi, maka salah satu perwakilan RT (3 RT) yang hadir dalam pertemuan pertama mengatakan bahwa seyogyanya pihak perusahaan ingin berjumpa dengan WB dalam rangka mempertanyakan munculnya berita tersebut.

Dua hari berikut (1/7) para RT kembali mengundang WB dalam pertemuan di bilangan Kepri Mall Batam Center untuk membahas kembali pemberitaan tentang PT. ITS tersebut yang dikoordinasikan dengan ketua DPD Majelis Rakyat Kepri (Firdaus). Pada pertemuan ini pihak RT tersebut membawa belasan tokoh masyarakat yang juga dihadiri beberapa RT dan RW yang ada di pulau Bulang Lintang.

Dalam pertemuan tersebut, belasan tokoh dan RT RW yang mengatasnamakan masyarakat Bulang Lintang menyerahkan selembar surat pernyataan sikap yang berisi tentang permintaan menghapus berita yang ada di WB dengan alasan masyarakat Bulang Lintang merasa dirugikan karena pemberitaan tersebut ditulis Pulau Bulang (sudah ralat) dan tidak ada izin memberitakan hal ini dari mereka. Hal ini tentunya ditolak oleh WB karena pemberitaan yang dibuat bukan berdasarkan izin tapi sudah melalui konfirmasi dengan salah satu pejabat perusahaan berinisial “H”, tapi tidak dijawab selain mengatakan bahwa hal itu diarahkan ke sdr. “J” untuk urusan “komoditi masyarakat”.

PT. ITS Diduga Lakukan Reklamasi Ilegal Yang Mengancam Mata Pencarian Masyarakat Kecamatan Bulang Lintang

Hal ini juga diperkuat dengan pembahasan pada pertemuan pertama dengan 3 RT yang menawarkan agar WB bersedia bertemu dengan pihak perusahaan.

Berlanjutnya pertemuan kedua atas undangan pihak RT dan Tokoh Masyarakat tersebut, WB menerima surat pernyataan sikap yang meminta untuk menghapus berita yang sudah terbit, pihak WB menolak dengan memberikan solusi untuk membuat klarifikasi atas pemberitaan tersebut, tapi saat WB ingin lakukan wawancara, mereka menolak untuk direkam dan meminta WB hentikan saja pemberitaan tentang ITS dan biarkan ini merupakan urusan mereka saja.

Firdaus, Ketua DPD Majelis Rakyat Kepri Kota Batam

Firdaus (Ketua DPD MRK Batam) yang dalam pertemuan itu juga hadir bersama WB juga mengatakan kebingungannya dengan kejadian ini. Ketua DPD MRK Batam yg Juga Ketua LSM Forum Peduli Masyarakat Kepri (FPMK) mempertanyakan kenapa belasan tokoh dan perangkat RT RW meminta berita ini harus dihapus dan meminta dihentikan,  bukankah aktifitas yang dilakukan PT. ITS tersebut diduga sangat merugikan masyarakat yang telah terganggu mata pencahariannya sejak beberapa tahun belakangan ini, dan apakah permintaan ini murni dari masyarakat yang ada dalam wilayah bersangkutan atau merupakan utusan PT. ITS itu sendiri? Ungkap Firdaus.

Ditempat terpisah Camat Pulau Buluh ketika dikonfirmasi media ini mengatakan bahwa masalah ini berlaku beberapa tahun sebelum ini, tapi belum tahu apakah aktifitas ini masih berlanjut hingga saat ini dan akan mencari informasi lebih lanjut, demikian Nasrun, Camat Bulang Kota Batam.

(TimWB)

31,442 kali dilihat, 15 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Lukita Bacawako Gokil & Millenial

Diterbitkan

pada

Oleh

Batam, 8/2/2020 | Lukita Dinarsyah Tuwo semakin memantapkan diri maju di Pilkada Kotq Batam tahun 2020. Sebagai mantan Kepala BP Batam sejak 19 Oktober 2017 hingga Januari 2019, Lukita juga seorang birokrat profesional Indonesia.

Lukita mengatakan dirinya siap bertarung di Pilkada 2020 mendatang jika masyarakat Batam merestuinya.

”Saya bersama partai pengusung telah siap andai nantinya partai memberikan amanah kepada saya. Saya hanya bersabar menunggu tahapan akhir yang tidak lama lagi akan dinyatakan sebagai pemegang amanah partai” pungkasnya.

0

Dari pengamatan WB, dukungan masyarakat kepada Lukita terus mengalir kepada mantan Kepala BP Batam ini.
dan banyak kelompok dan komunitas masyarakat telah terang-terangan menyatakan dukungannya serta mengharapkan perubahan dapat terwujud ditangan Lukita.

Kami akan terus memberikan support dalam meningkatkan elektabilitas Beliau agar partai pengusung memantapkan pemberian amanah kepada beliau” ujar Syafril, salah satu pedagang kaki lima diseputaran Batam Centre ketika ditemui media WB.

 

Ditempat terpisah, Sugiarto yang berprofesi sebagai driver Gojek juga mengharapkan Lukita dapat membawa perubahan untuk kota Batam, “Saya sering membaca tentang Bapak satu ini, disamping sebagai seorang ekonom dan birokrat, beliau adalah figur yang bersahaja, merakyat dan sedikit gokil (milenial-red) yang mengerti dengan perkembangan dan kebutuhan zaman” imbuhnya sambil tersenyum geli.

Salah satu mahasiswa semester 3 disebuah perguruan tinggi di Batam yang tanpa sengaja ditemui WB juga mengatakan bahwa “Lukita adalah figur kekinian yang cocok dan belum terlihat cacatnya dalam mengelola lembaga pemerintahan saat di BP Batam dulu. Kita berharap Lukita adalah tempat berlabuhnya semua aspirasi masyarakat dan dapat menjadi pemimpin Batam yang adil, tidak merakyat saat kampanye saja sebagaimana kebiasaan orang-orang politik” sindirnya.

Saat WB menghubungi via WA nya, Lukita hanya mengatakan, bahwa “Jika Allah berkehendak, maka Saya akan menjaga amanah itu, karena menjadi Walikota bukan saja sebagai jabatan publik tapi lebih pada suatu titipan yang akan dipertanggungjawabkan hingga akhirat nanti, dan Saya takkan sia-sia kan sisa usia ini untuk hal-hal yang merugikan masyarakat” ujarnya.

(Redaksi)

9,991 kali dilihat, 360 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Batam

Krisis Air Akan Terjadi di Kota Batam Jika Masyarakat Batam Tidak Peduli

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – Batam | Krisis air akan terjadi di Kota Batam jika masyarakat Batam tidak peduli dengan ketersediaan air baku. Hal ini disampaikan oleh Hadjad Widagdo, Manager Air Baku Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Hadjad Widagdo dalam sebuah konfrensi pers yang berlangsung di Gedung Marketing Centre, Jumat (7/2/2020).

Hadjad Widagdo mengatakan bahwa kualita air baku di Batam sedijit terganggu yang diduga adanya aktifitas ilegal seperti beberapa aktifitas penambangan pasir liar dan adanya aktifitas bercoxok tanam disekitar waduk tempat tampungan air.

“Kami akan menghimbau dan memperingatkan masyarakat melalui pendekatan dari hati ke hati (heart ware) karena ini adalah kepentingan orang banyak. Dan juga meminta kepada para media agar dapat mengedukasi serta memberikan pemahaman kepada seluruh lapisan dari anak-anak hingga dewasa dengan cara yang dapat dimengerti oleh segwnap lapisan masyarakat” ujar Hadjad Widagdo.

Dalam tatap muka tersebut, BP Batam juga menyoroti tentang kondisi cuaca yang akan terjadi dua bulan kedepan.

Sebagaimana yang disampaikan Kepala Balai Stasiun Meteorologi Kelas 1 Batam, I Wayan Mustika. Diperkirakan februari ini (2/2020) cuaca Batam akan sedikit ekstrim yangvtergolong kering, sehingga mempengaruhi ketersediaan air baku di Batam.

Selanjutnya I Wayan juga memaparkan bahwa faktor angin kuat sangat mempengaruhi pengumpulan uap air diatas permukaan Kepri yang terbawa oleh angin. “Kami akan terus memikirkan upaya-upaya jalan keluarnya, apakah akan membuat hujan buatan atau upaya lain yang bisa mengatasinya untuk kepentingan masyarakat Batam, kepentingan industri dan lainnya”.

BP Batam mengakhiri pertemuan tersebut dengan mengingatkan seluruh masyarakat Batam dan Pengusaha yang bersentuhan dengan ketersediaan air baku agar menjaga dan melindungi waduk-waduk penampungan air di Batam, karena Batam tidak memiliki sungai dan hanya menggantungkan ketersediaan air baku pada curah hujan saja***”.

(Redaksi)

16,909 kali dilihat, 370 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Batam

Sayembara Desain Ikon Budaya Melayu di Terminal Kedatangan Bandar Udara Hang Nadim

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 6/2/2020 | Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (BP Batam) mengundang Badan Usaha baik secara sendiri maupun kelompok untuk mengikuti sayembara melalui metode Sayembara Terbuka.

  1. Pengaturan Peserta
  1. Sayembara terbuka untuk seluruh masyarakat luas.
  2. Peserta dapat berupa perseorangan atau kelompok. Maksimal jumlah kelompok 3 (tiga) orang dan ditentukan salah satu perwakilan kelompok.
  3. Setiap peserta hanya dapat mengirimkan 1 (satu) hasil karya desain.
  4. Karya desain akan menjadi milik penyelenggara dan hak cipta dimiliki oleh peserta.
  5. Keputusan panitia penyelenggara adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat serta tidak diadakan korespondensi terhadap pengumuman pemenang sayembara.

  1. Pendaftaran dan pengambilan dokumen sayembara
  1. Pendaftaran dilakukan melalui web bpbatam.go.id dengan mengunduh form pendaftaran dan mengirim kembali form tersebut melalui email elvis@bpbatam.go.id
  2. Pengambilan dokumen sayembara dengan mengunduh dokumen sayembara dalam bentuk softcopy yang berisi materi TOR.
  3. Waktu pengunduhan berkas sayembara dapat dilakukan setiap saat sampai batas waktu pendaftaran dari tgl 4 s.d 14 Februari 2020.
  1. Pengamatan lokasi

Peserta dapat melakukan pengamatan langsung di lokasi agar dapat lebih memahami kondisi eksisting secara lebih mendalam pada saat penjelasan (aanwijzing).

  1. Pemberian penjelasan (aanwijzing)
  1. Rapat penjelasan materi sayembara dan acara tanya jawab akan diadakan pada jadwal dengan informasi waktu dan tempat yang telah ditentukan.
  2. Para calon peserta diharapkan dapat hadir/ mengirimkan wakilnya pada acara tersebut. Hasil keputusan rapat akan menjadi bagian dari berita acara yang dapat diakses melalui website oleh para peserta sayembara dan menjadi kesatuan dengan dokumen sayembara.
  1. Pemasukan dokumen

Pemasukan karya sayembara dapat diantar sendiri oleh peserta, dikirim lewat pos atau gosend (ojek online) paling lambat tanggal 14 Februari 2020 Pukul 16.30 WIB dengan alamat:

Panitia Sayembara Desain Ikon Budaya Melayu Di Dalam Terminal Kedatangan Bandara Hang Nadim Batam

d/a

Sekretaris Direktur BUBU Hang Nadim Batam

Jalan Hang Nadim Nomor 1 Batu Besar

Kota Batam

Telp. 0778 761507

9,242 kali dilihat, 346 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Pasang Iklan Disini

Iklan

Komentar Facebook

Trending