Terhubung dengan kami

Batam

Sertifikat Bodong Singkirkan Pedagang Ke Pembangunan Pasar Induk Tahap II Yang Tidak Terealisasi Hingga Kini (Bagian III)

Diterbitkan

pada

Laporan: Suharsad (Ketua LSM Penggerak Pengusaha Kecil Menengah)

Bag II: Ternyata setelah bangunan megah tersebut selesai, para pedagang kembali menghadapi kesulitan baru, dimana berbagai masalah yang pupuskan harapan sebagian pedagang menjadi sirna oleh permainan oknum-oknum yang ingin memperkaya diri memanfaatkan bangunan yang dimiliki pemerintah tersebut.

WAJAHBATAM.ID – 3/11/2019 | Bangunan megah Pasar Induk Jodoh Batam yang berdiri megah dan kokoh itu berdiri diluas lahan 4,7 Hektar dengan bangunan fisik seluas 1,7 Hektar. Bangunan itu terletak dikawasan strategis untuk sebuah pasar induk dimana dirancang sebagai pasar modern dengan semua fasilitas lengkap termasuk akses barang masuk dari laut yang rencananya akan dibangun dermaga perkapalan dibelakang pasar tersebut (laut Tanjung Uma).

Masa depan cerah yang terpancar diwajah para pedagang yang ditampung di TPS sebelah lahan pasar induk itu. Mimpi yang mereka cita citakan terkabul saat pemerintah Batam (Dinas Pasar) mulai melakukan sosialisasi tentang technis penempatan hingga hak dan kewajiban pedagang (2005)

Pedagang yang berhak masuk dan menempati kios adalah pedagang yang sudah terdata dan memenuhi kewajibannya, selanjutnya berhak memiliki selembar sertifikat untuk mendapatkan nomor cabut undi penentuan kios atau meja yang akan mereka tempati untuk meraih masa depan sebagai pengusaha.

Sisi Lain Polemik Pasar Induk Jodoh Batam (Bag 2)

Saat yang mereka tunggu ternyata mendapatkan kendala dan kerumitan, dimana banyak diantara mereka tidak mendapatkan nomor karena kios kios telah banyak yang memilikinya, dan itupun siapa saja boleh memilikinya asal mau beli sertifikat yang ditawarkan dari orang-orang dan oknum tertentu.

Mimpi yang sudah terealisasi itu terbukti dengan berdirinya Pasar Induk yang megah, hanya saja bukan lagi mereka yang memiliki, tapi sudah diisi oleh orang-orang yang mereka tidak kenal. Sebanyak 772 kios dan meja yang terisi itu rata rata bukanlah dimiliki pedagang, tapi dikuasai oleh orang orang yang mempunyai akses kepada oknum oknum Dinas Pasar kota batam saat itu, bahkan terdengar banyak dimiliki oleh oknum pejabat luar daerah dan lokal, uniknya lagi ada yang dimiliki oleh pedagang luar bahkan sampai belasan kios per orang,

Alhasil, untuk menentramkan pedatang yang sudah bermimpi tersebut para pedagang dijanjikan untuk pembangunan Pasar Induk Tahap II yang hingga sekarang pasar tahap ll dan lahan 3 Hektar itupun sudah tidak jelas statusnya, hingga kejadian demi kejadian sampailah proses ini diparipurnakan dalam sebuah di pansus yang diagendakan DPRD Batam, hingga lahirlah Swastanisasi pengelolaan oleh PT. GTA. Perperjuangan yang dilakukan oleh 3 orang yaitu Suharsad, Alm. Israel Ginting dan Wirda hingga saat ini belum selesai.

(Bersambung – Bab 4)

Batam

Para Tokoh Muda Minang Batam Kecewa Aksi Tutup Judi Berkedok Gelper Dibatalkan

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 14/1/2020 | Aksi tutup judi berkedok gelper yang rencananya akan digelar Senin,13/1/2020 lalu akhirnya diundur sampai waktu yang tidak ditentukan. Hal ini diucapkan oleh M.Al Ichsan (Ketua Harian IKSB) melalui video singkatnya yang beredar di sosial media Batam.

Hal senada juga disampaikan oleh Antoni Lendra (Ketua Umum Gema Minang) “Batalnya pelaksanaan aksi ini mengingat Batam memerlukan kekondusifan dalam mewujudkan cita-cita Bandar Dunia Madani” ungkapnya saat WB mengkonfirmasi via Handphonenya pagi ini Selasa, 14/1/2020.

Berbeda tanggapan yang viral ditubuh masyarakat Minang sendiri, terlebih diinternal organisasi Gema Minang. Banyak yang menyesalkannya, karena judi yang dianggap sebagai penyakit masyarakat yang belum ada satupun organisasi di Batam yang mampu untuk merealisasikan pemberantadannya. Hal ini diungkapkan oleh Donny Chan salah satu tokoh pemuda Minang Bengkong yang ikut saat rapat penyusunan rencana tersebut. “Minang identik dengan Melayu yang memiliki pondasi adat yang sama. oleh karenanya Adat Bersandi Sara, Sara Bersandi Kitabullah itu harus benar-benar dijalankan dalam membangun Batam sebagai Bandar Dunia Madani” lanjutnya.

Rizal, juga salah satu tokoh pemuda Minang diwilayah Nongsa juga menyesalkan hal tersebut, “penyelenggara gelper sudah sangat merajalela dan terkesan menguasai semua sistem di Kota Batam ini. Untuk hal itu, Pemuda-pemuda Minang harus eksis dalam membangun Batam sesuai dengan kultur peradabannya” lanjut Rizal.

Ujang, yang juga salah satu Tokoh Senior Gema Minang mengatakan keprihatinannya, dimana batalnya demo tersebut telah mencoreng marwah orang Minang yang ada di Kota Batam. Sementara beliau juga mengatakan bahwa salah satu kontribusi terbesar dari Gema Minang kedepan adalah dengan menghentikan penyakit masyarakat yang berkedok gelper ini.

Yulianto salah satu sesepuh di Gema Minang yang sedang berada di luar kota juga mengatakan pada kru WB bahwa
masyarakat tidak punya kepentingan dalam hal ini, tapi berharap juga tidak dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu.

Edo Ketua Gema Minang Batam Kota juga menyampaikan kekecewaannya, tapi tetap mengharap kepada semua elemen yang terlibat agar patuh pada putusan yang diambil Ketua IKSB.

Koordinator aksi, Amri Piliang juga menyesalkan hal ini, sebagaimana dikatakan bahwa karena Ketua IKSB M.Al Ichsan menenggarai pertemuan dengan pihak aparat, sebagai orang Minang yang menjaga adat yang harus menghargai orang tua, maka kami tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi sebagai koordinator yang ditunjuk dalam rencana aksi tersebut Amri Piliang tetap konsisten akan terus memantau dan siap melakukan aksi setelah koordinasi dilakukan, “Kami akan mendukung jika pendiri gema Minang Allan Suharsad yg akan memimpin Aksi”
tambahnya.

Ditempat terpisah pendiri Gema Minang yang juga sebagai Penasehat IKSB Kota Batam juga angkat suara, disamping menenangkan gejolak ditubuh Gema Minang, Suharsad juga mengatakan takjub dan memuji rencana aksi berani tersebut.

“Kondusifitas Batam memang harus dijaga. Bukan saja dari hal-hal yang mengancam keamanan Batam, tapi juga dijaga dari penyakit masyarakat yang berbau judi, prostitusi dan berbagai kegiatan-kegiatan ilegal lainnya mulai dari yang merugikan negara hingga masyarakat secara menyeluruh”.

Lebih jauh Suharsad yang juga sebagai Pendiri dan Penggagas Forum Komunikasi Sosmed Wajah Batam menyampaikan pada kru WB, bahwa untuk sementara beliau mengaminkan langkah yang diambil IKSB dan tidak masalah aksi tersebut diundur, tapi beliau juga tidak ingin melihat gelper itu buka kembali setelah tutup beberapa hari ini pra aksi yang diundur tersebut.

“Aksi Damai untuk menyampaikan aspirasi dilindungi Undang-undang, sejauh tetap dalam koridor hukum yang berlaku. Saya yang akan memimpin sebuah aksi ke depan jika mengetahui penyelenggara gelper  itu bandel dan mengoperasikan kembali usahanya” demikian Suharsad mengatakan sambil berpesan, “Mari kita jaga Batam sebagai tempat kita hidup dan menggantungkan masa depan !” tuturnya saat ngopi bareng dengan beberapa tokoh pemuda kota Batam salah satunya Edi Kartika Tokoh Pemuda Blitar Jawa Timur yang sangat mendukung penuh judi berkedok gelper ini ditutup. (Redaksi)

Lanjutkan Membaca

Batam

Kegiatan Istri Kepala BP Batam Merupakan Ramah Tamah Selaku Ketua PIKORI BP Batam

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 13/1/2020 | Heboh kegiatan ramah tamah istri Kepala BP Batam, Humas BP Batam mengeluarkan siaran pers sebagai bentuk klarifikasi dan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mempolemikkan kehadirannya dalam kegiatan resmi tersebut, sebagaimana Pers Rilis yang dikirimkan Humas BP Batam ke Redaksi Wajah Batam Minggu, 12/1/2020 via WhatsApp nya. (Red)

Siaran Pers
Nomor : 6/SP-A5.3/1/2020

*Kegiatan Istri Kepala BP Batam Merupakan Ramah Tamah Selaku Ketua PIKORI BP Batam*

Sehubungan dengan adanya pembicaraan di media sosial tentang kegiatan Ibu Hj. Marlina Agustina, isteri Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi, yang mengaitkan kegiatan ramah tamah Persatuan Istri Karyawan Otorita Batam (PIKORI) Badan Pengusahaan Batam di Ballroom Hotel Harmoni One, Batam Center pada Jumat (10/1) siang memiliki unsur politik, kami ingin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan Ibu Hj. Marlina Agustina selaku Ketua Persatuan Isteri Karyawan Otorita Batam / BP Batam untuk bersilaturahmi dengan para isteri karyawan BP Batam.

Kegiatan ini diikuti oleh 600 orang yang terdiri dari isteri para pejabat eselon dan karyawan BP Batam. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk menjalin silaturahmi antaristri karyawan BP Batam.

Selain itu, kegiatan ini adalah untuk pertama kalinya Ketua PIKORI BP Batam, Marlina Agustina Rudi bertatap muka dengan seluruh anggota PIKORI BP Batam. Dalam kesempatan ini Marlina Agustina menyampaikan salam hangat dan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota PIKORI BP Batam yang telah hadir dalam acara tersebut.

Ia juga mengharapkan kerja sama serta dukungan dari seluruh pengurus dan anggota PIKORI yang baru saja dipimpinnya agar bisa lebih baik dan lebih aktif dalam berorganisasi ke depannya.

“Saya harap, kita semua harus terus bersatu dalam membangun rencana program PIKORI ke depan. Kita akan adakan pertemuan setiap satu bulan, sehingga organisasi ini menjadi utuh dan aktif,” begitu pesan Marlina Agustina Rudi dalam ramah tersebut.

Batam, 12 Januari 2019
Biro Humas Promosi dan Protokol Badan Pengusahaan (BP) Batam
Youtube    : BP Batam
Email        : humas@bpbatam.go.id
Twitter      : @bp_batam
Facebook  : BIFZA
Instagram : Bpbatam
Website     : www.bpbatam.go.id

Lanjutkan Membaca

Batam

Kapolresta Barelang: Masyarakat Batam Perlu Merawat Kenyamanan Batam Sebagai Daerah Pariwisata

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 11/1/2020 | Kondusifitas Kota Batam sebagai salah satu kota pariwisata andalan ke 3 dari 505 kota dan kabupaten diseluruh Indonesia yang dikutip berdasarkan hasil survey yang mengacu pada Travel and Toursm Competitiveness Index (TTCI) yang dikeluarkan World Economic Forum (WEF) adalah merupakan suatu kebanggaan tersendiri masyarakat Kota Batam dan Kepulauan Riau umumnya.

Untuk merawat dan menjaga hal itu, Kapolresta Barelang Batam, Kombespol Prasetyo Rahmad Purboyo selalu mengingatkan kepada seluruh komponen masyarakat Batam agar bersama-sama menjaga stabilitas keamanan demi kesejahteraan bersama. Hal ini disimpulkan media WB setelah berbincang via whatsappnya Sabtu, 11/1/2020.

Kombespol Prasetyo Rahmad Purboyo juga menyampaikan dalam menjaga kenyamanan pariwisata Batam juga mengamanahkan bahwa keamanan dan stabilitas kondisional Kota Batam sangat bergantung kepada peran dan fungsi tokoh masyarakat serta segenap stake holder yang dapat memahami tugas kepolisian. Pihak kepolisian tidak main-main dengan hal-hal yang dapat menimbulkan segala isu perpecahan yang sampai tidak terkendali yang bisa menyebabkan perpecahan masyarakat di kota Batam.

Pada kesempatan yang sama, lebih jauh Kapolresta Barelang, Kombespol Prasetyo Rahmad Purboyo mengatakan jika hal ini tidak sesuai harapan maka kepolisian Barelang meminta pertanggung jawaban bagi siapa saja yang menimbulkan permasalahan yang tidak baik khususnya yang menjurus pada unsur sara’, dan menghimbau seluruh masyarakat agar jangan mudah terpancing dan hati-hati dengan berita-berita yang belum diketahui kebenarannya, demikian disampaikan kepada WB. (Red)

Lanjutkan Membaca

Pasang Iklan Disini

Iklan

Trending