Terhubung dengan kami

Batam

Mudik Tradisi Lebaran Di Indonesia

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM.ID-8/5/2019| Setelah satu bulan lamanya kita menjalankan bulan suci Ramadhan maka, kita memasuki bulan penuh kemenangan yaitu bulan Syawal yang di awali dengan 1 Syawal yang merupakan Hari Raya umat Islam sedunia di mana kehangatannya sudah mulai kita rasakan di awal awal Ramadhan.
Tentu banyak hal – hal yang di lakukan umat Islam yang menjadi tradisi turun temurun sampai saat ini masih di lakukan di antaranya adalah:

●MUDIK
Tradisi mudik biasanya menjadi satu agenda yang rutin di lakukan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia yang terkenal dengan Perantau ini.walau dengan suasana yang berdesak – desakan, melelahkan, ribet dan harga tiket yang melambung dari alat transportasi, tidak menyurutkan tekad mereka untuk sekedar pulang bersilahturahmi dengan handai dan tolan di Hari Raya Idul Fitri ini.
dan banyak diantara mereka sudah membeli tiket mudik jauh sebelum lebaran di mulai bahkan sampai 3 bulan sebelumnya, tentu saja itu merupakan solusi agar mereka tidak terlalu mahal mendapatkan tiket jika di bandingkan membelinya di dekat Lebaran.

Memang tak bisa di pungkiri silaturahmi dan juga bertemu dengan orang tua dan sanak keluarga akan menjadi sebuah pemandangan wajib yang kita temui setiap kali momen Lebaran datang. Hal ini seolah menjadi sebuah tradisi yang begitu kental dan telah menjadi hal wajib yang kita jalankan secara turun temurun seakan ada yang kurang rasanya jika kita tidak mudik di hari Lebaran apalagi jika kita masih mempunyai keluarga yang lengkap di kampung halaman,
sakan rindu sangat menyesakan dada jika tidak bisa bertemu dengan orang orang yang kita cintai tersebut.

Mudik memang sebuah tradisi yang sangat luar biasa dan menakjubkan yang melanda sebahagian masyarakat Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, dimana untuk mencapai ke kampung halaman mereka harus melalui perjalanan panjang.
dan Indonesia adalah negara yang paling banyak melakukan tradisi mudik jika kita bandingkan dengan negara Islam lainnya.
Tidak tanggung-tanggung, puluhan juta orang akan bepergian dan menyeberang pulau yang satu ke pulau lainnya, bayangkan betapa mudik telah menjadi sebuah tradisi yang sangat besar dan masih selalu dijalankan hingga saat ini.

Indonesia merupan Negara yang luas, karena itu merantau banyak memisahkahkan mereka dari sanak saudara setahun atau bertahun tahun sehingga Lebaran merepakan satu momen yang di tunggu olah mereka untuk bertemu kembali dengan keluarga mereka.
Selain itu libur lebaran juga cukup panjang bagi mereka untuk melakukan perjalanan yang jauh.

Dan biasa setelah 3 hari Lebaran ini mereka akan kembali ke lota masing masing setelah merayakan Idul Fitri di kampung halaman dan arus balik biasanya akan memuncak di H-1 mereka masuk kerja atau mulai aktifitas kembali.

Semoga Lebaran 1 Syawal 1440 H memberikan rasa yang membekas bagi anda yang bisa berkumpul di keluarga di kampung halaman. Aamiin…

Dan untuk tulisan berikutnya saya akan tulis lagi tradisi apa saya yang biasanya di lakukan oleh Umat Islam Indonesia setiap  Hari Raya Idul Fitri yang penuh kehangatan ini.

To be Continue…
( Rina Silfya).

17,422 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Pentas Seni Kenduri Melayu Sepi Pengunjung

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 13/12/2019 | Lapangan Engku Putri hari kedua, Kamis (12/12/2019) dalam acara Pentas Seni Kenduri Melayu yang diselenggarakn Pemko Batam terlihat sepi pengunjung.

Walaupun pada malam itu menampilkan artis negeri jiran Bruney Darussalam dan hiburan dari berbagai kesenian dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia, lapangan Engku Putri yang sangat luas tersebut terlihat sepi. Kemeriahan hanya terlihat dari banyaknya tenda-tenda pedagang yang disewakan oleh panitia penyelenggara.

WB yang sengaja memantau dampak kegiatan ekonomi masyarakat terhadap pengusaha kecil menengah mencoba mewawancarai beberapa orang pedagang. Dari keterangan beberapa pedagang mengatakan bahwa pada hari kedua mereka belum beruntung karena sepi dari pengunjung. “Disini keramaian hanya terlihat dari banyaknya tenda-tenda yang disewakan dengan harga antara 1,5 juta hingga 2 juta selama lima hari hingga penutupan nanti” kata salah satu pedagang kepada kru WB.

Ani (nama samaran), mengatakan bahwa mereka dari salah satu komunitas UKM di Batam juga mengalami hal yang sama, “Saya sewa 1,5 juta hingga hari kedua kami belum bisa mendapatkan penghasilan dari biaya sewa yang kami keluarkan, dan Saya berharap pihak panitia memikirkan bagaimana untuk mensukseskan acara ini

Pada tempat terpisah, Joni (nama samaran) juga mengatakan bahwa tetangganya yang berjualan es dan minuman segar mengalami kesulitan merngalami kerugian karena dagangannya yang membutuhkan listrik harus merugi karena pada malam hari setelah acara bubar listrik dipadamkan panitia sementara mereka kontrak selama 5 hari berturut-turut”.

Aminah (nama samaran) juga mengatakan, “kami mau bergabung menyewa stand disini karena dalam roundown acara terlihat padat acaranya, ternyata acara dimulai setelah Isya, dan kalaupun kami hadir sore malah tak ada kegiatan“, katanya.

Waupun tidak semua pedagang mengalami hal yang sama, tapi hampir rata-rata pedagang mengharapkan agar panitia juga memikirkan untuk meramaikan acara ini, “ramai saja kami cukup merasa puas, walaupun nantinya rezeki kami belum tentu baik karena rezeki Allah yang tentukan” demikian Udin (nama samaran) sambil meminta bantuan pada WB untuk mempublikasikan kegiatan ini, “tolonglah pada WB untuk viralkan kefiatan ini” kata beberapa pedagang pada kru Wajah Batam yang dijawab “Insyaallah kami akan mencobanya, semoga tiga hari kedepan Allah memberikan rezeki pada kita semua.” kata salah satu awak WB sambil menyalami para pedagang tersebut.

Pada malam itu Tim WB belum dapat menjumpai Panitianya untuk meminta brosur acara dan roundown acara tersebut. (TimWB)

1,266 kali dilihat, 1,266 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

WB-BMN: Siapa Saja Boleh Hadir di Event WB

Diterbitkan

pada

Oleh

Laporan Panitia WB Anniversary ke-7: WajahBatam Milik Kita Semua

WAJAHBATAM.ID | Sebelumnya Kami segenap Admin dan Pengurus WB mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh masyarakat Batam yang sudah menyempatkan dirinya hadir dalam puncak acara Anniversary Ke-7 WB yang diselenggarakan pada tanggal 7 dan 8 Desember 2019 di lapangan parkir Kepri Mall Batam Centre.

Terkusus kepada donatur yang telah membantu terselenggaranya acara yang kami selenggarakan 1 bulan (10 Nov s.d 8 Des 2019) dengan berbagai agenda event dan perlombaan yang kami selenggarakan di MB2 Batam Centre.

Sebagaimana tradisi WB dalam menyelenggarakan event, kami mengundang siapa saja melalui forum sosial FB WB tanpa terkecuali. WB adalah milik kita bersama dan WB tak menghalangi siapa saja yg hadir, baik itu pejabat, pengusaha hingga pengemis sekalipun.

Oleh karenanya, atas nama Pimpinan WB saya memohon maaf dan ampun sebesar2nya kepada saudara2 kami yang merasa tidak terundang secara resmi, karena WB mempunyai tradisi demikian kecuali donatur donarur yang perlu sedikit kami hargai dengan tanpa meninggikan kelasnya dari yang lain.

Dalam HUT 7 WB kali ini, WB telah bermitra dengan sebuah sanggar kesenian dan budaya Bhatoro Mayang Nusantoro (BMN), dimana BMN memiliki sebuah tim yang mumpuni dalam bidang kesenian budaya Jawa Timur (Jaranan dan Kuda Lumping).

Demikian dengan ucapan “terimakasih” kepada seluruh member WB yang telah berpartisipasi dalam mentampaikan berita berita yang dibutuhkan masyarakat sekaligus menjadikan WB sebagai salah satu pilar yang kita anggap hampir punah.

Akhir salam, “Tetaplah Bersama Kami, CCTVnya Kota Batam”

ttd
#PresWb
#AdminWb
#BrigadeWb
#KruWb
#DonaturWb

1,755 kali dilihat, 450 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Polling PILWAKO

Diterbitkan

pada

Oleh

Andai Hari Ini Pilwako Batam, Siapakah Pilihan Anda ?

23,980 kali dilihat, 474 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Pasang Iklan Disini

Trending