Terhubung dengan kami

Batam

Ijazah Anak Hilang di SMPN 20 Tiban, “Satu Truk Tentara Ibu Bawakan Kemaripun, Saya Takkan Gentar”

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM.ID – 9/2/2019 |
Dua siswa lulusan SMPN 20 hingga saat ini belum menerima ijazah yang ketika dikonfirmasi pada Kepala Sekolahnya menyatakan telah hilang dan sedang dalam pencarian, demikian pengakuan kedua orang tua siswa melaporkan hal ini pada WAJAH BATAM  Sabtu, 9/2/2019 di Batam Centre.

AN adalah siswa lulusan SMPN 20 Tiban pada tahun 2016, setelah hampir 3 tahun hingga saat ini belum menerima ijazahnya. Hal ini terjadi karena saat itu pihak sekolah mengatakan ijazah tersebut harus menyesuaikan data dan sidik jari siswa. Namun setelah lembaran ijazah dan SKHU diserahkan pada para lulusan ternyata AN yang diwakili orang tuanya karena sedang mondok disalah satu Boarding School di kota Batam tidak menerima ijazahnya.

Hingga saat ini orang tua AN telah 4 kali mendatangi sekolah tersebut tapi pihak sekolah selalu memberikan alasan dalam proses pencarian.

Ketika awak media ini mengkonfirmasi kepada Ibu Puspa (wakil kepala sekolah. Red), beliau juga masih berupaya mencari diruangan tempat penyimpanan berkas dan ijazah.

Karena tidak menemukannya, maka pihak sekolah meminta siswa alumni SMPN 20 Tiban tersebut dapat hadir, tapi setelah pada hari berikutnya AN hadir disekolah, ditanggapi oleh pegawai yang ditunjuk dengan mengatakan ijazah tersebut sudah tidak ada.

Karena selalu mendapatkan jawaban yang tidak bisa memberikan kepastian selama setelah 2 tahun terombang ambing, maka Bapak siswa memutuskan untuk memberitakan masalah ini melalui media WAJAH BATAM.

Kejadian Yang Sama Tahun 2010

Lain halnya dengan ibu Maysarah, ijazah SD anaknya (RW)yang juga merupakan saudara sepupu dari AN juga dihilangkan oleh pihak sekolahnya yang mana saat masuk ke SDN 20 Tiban (2006) pihak sekolah meminta dan menahan ijazahnya karena pindahan dari propinsi.

Setelah RW selesaikan pendidikannya di SMPN 20 Tiban tahun ajaran 2009-2010, Bapak Dian (Kepsek) pada saat itu, tidak bisa mengembalikannya dan saat itu pernah terjadi pertengkaran dimana waktu itu kepala sekolah sempat melontarkan kata “satu truk tentara ibu bawakan kemari pun, saya takkan gentar“… Ujar kepsek saat itu.

Dari keterangan yang diperoleh dari Ibu May (orang tua RW.red) di bilangan wilayah Tiban Lama, ibu yang memiliki 3 orang anak ini mengungkapkan bahwa ijazah SD anaknya sampai detik ini tidak di temukan oleh pihak sekolah SMP 20 Negeri Tiban Batam.

Ketua Forum Komunikasi Pendidikan Nasional (FKPN) Suharsad ketika diminta pendapatnya mengatakan bahwa dalam kasus 2 izajah ini Pemerintah Kota Batam harus bertanggung jawab, jika hal ini tidak diselesaikan maka FKPN akan membawa kasus ini ke Komisi IV agar dapat diselenggarakan Rapat Dengar Pendapat.

(Sauthi)

7,172 kali dilihat, 12 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Iklan
1 Komentar

1 Komentar

  1. Pingback: Dua Tahun Akhirnya Ijazah RW dan AN diserahkan Kepsek SMPN 20 Tiban » Wajah Batam

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Lukita Bacawako Gokil & Millenial

Diterbitkan

pada

Oleh

Batam, 8/2/2020 | Lukita Dinarsyah Tuwo semakin memantapkan diri maju di Pilkada Kotq Batam tahun 2020. Sebagai mantan Kepala BP Batam sejak 19 Oktober 2017 hingga Januari 2019, Lukita juga seorang birokrat profesional Indonesia.

Lukita mengatakan dirinya siap bertarung di Pilkada 2020 mendatang jika masyarakat Batam merestuinya.

”Saya bersama partai pengusung telah siap andai nantinya partai memberikan amanah kepada saya. Saya hanya bersabar menunggu tahapan akhir yang tidak lama lagi akan dinyatakan sebagai pemegang amanah partai” pungkasnya.

0

Dari pengamatan WB, dukungan masyarakat kepada Lukita terus mengalir kepada mantan Kepala BP Batam ini.
dan banyak kelompok dan komunitas masyarakat telah terang-terangan menyatakan dukungannya serta mengharapkan perubahan dapat terwujud ditangan Lukita.

Kami akan terus memberikan support dalam meningkatkan elektabilitas Beliau agar partai pengusung memantapkan pemberian amanah kepada beliau” ujar Syafril, salah satu pedagang kaki lima diseputaran Batam Centre ketika ditemui media WB.

 

Ditempat terpisah, Sugiarto yang berprofesi sebagai driver Gojek juga mengharapkan Lukita dapat membawa perubahan untuk kota Batam, “Saya sering membaca tentang Bapak satu ini, disamping sebagai seorang ekonom dan birokrat, beliau adalah figur yang bersahaja, merakyat dan sedikit gokil (milenial-red) yang mengerti dengan perkembangan dan kebutuhan zaman” imbuhnya sambil tersenyum geli.

Salah satu mahasiswa semester 3 disebuah perguruan tinggi di Batam yang tanpa sengaja ditemui WB juga mengatakan bahwa “Lukita adalah figur kekinian yang cocok dan belum terlihat cacatnya dalam mengelola lembaga pemerintahan saat di BP Batam dulu. Kita berharap Lukita adalah tempat berlabuhnya semua aspirasi masyarakat dan dapat menjadi pemimpin Batam yang adil, tidak merakyat saat kampanye saja sebagaimana kebiasaan orang-orang politik” sindirnya.

Saat WB menghubungi via WA nya, Lukita hanya mengatakan, bahwa “Jika Allah berkehendak, maka Saya akan menjaga amanah itu, karena menjadi Walikota bukan saja sebagai jabatan publik tapi lebih pada suatu titipan yang akan dipertanggungjawabkan hingga akhirat nanti, dan Saya takkan sia-sia kan sisa usia ini untuk hal-hal yang merugikan masyarakat” ujarnya.

(Redaksi)

10,010 kali dilihat, 379 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Batam

Krisis Air Akan Terjadi di Kota Batam Jika Masyarakat Batam Tidak Peduli

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – Batam | Krisis air akan terjadi di Kota Batam jika masyarakat Batam tidak peduli dengan ketersediaan air baku. Hal ini disampaikan oleh Hadjad Widagdo, Manager Air Baku Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Hadjad Widagdo dalam sebuah konfrensi pers yang berlangsung di Gedung Marketing Centre, Jumat (7/2/2020).

Hadjad Widagdo mengatakan bahwa kualita air baku di Batam sedijit terganggu yang diduga adanya aktifitas ilegal seperti beberapa aktifitas penambangan pasir liar dan adanya aktifitas bercoxok tanam disekitar waduk tempat tampungan air.

“Kami akan menghimbau dan memperingatkan masyarakat melalui pendekatan dari hati ke hati (heart ware) karena ini adalah kepentingan orang banyak. Dan juga meminta kepada para media agar dapat mengedukasi serta memberikan pemahaman kepada seluruh lapisan dari anak-anak hingga dewasa dengan cara yang dapat dimengerti oleh segwnap lapisan masyarakat” ujar Hadjad Widagdo.

Dalam tatap muka tersebut, BP Batam juga menyoroti tentang kondisi cuaca yang akan terjadi dua bulan kedepan.

Sebagaimana yang disampaikan Kepala Balai Stasiun Meteorologi Kelas 1 Batam, I Wayan Mustika. Diperkirakan februari ini (2/2020) cuaca Batam akan sedikit ekstrim yangvtergolong kering, sehingga mempengaruhi ketersediaan air baku di Batam.

Selanjutnya I Wayan juga memaparkan bahwa faktor angin kuat sangat mempengaruhi pengumpulan uap air diatas permukaan Kepri yang terbawa oleh angin. “Kami akan terus memikirkan upaya-upaya jalan keluarnya, apakah akan membuat hujan buatan atau upaya lain yang bisa mengatasinya untuk kepentingan masyarakat Batam, kepentingan industri dan lainnya”.

BP Batam mengakhiri pertemuan tersebut dengan mengingatkan seluruh masyarakat Batam dan Pengusaha yang bersentuhan dengan ketersediaan air baku agar menjaga dan melindungi waduk-waduk penampungan air di Batam, karena Batam tidak memiliki sungai dan hanya menggantungkan ketersediaan air baku pada curah hujan saja***”.

(Redaksi)

16,924 kali dilihat, 385 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Batam

Sayembara Desain Ikon Budaya Melayu di Terminal Kedatangan Bandar Udara Hang Nadim

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 6/2/2020 | Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (BP Batam) mengundang Badan Usaha baik secara sendiri maupun kelompok untuk mengikuti sayembara melalui metode Sayembara Terbuka.

  1. Pengaturan Peserta
  1. Sayembara terbuka untuk seluruh masyarakat luas.
  2. Peserta dapat berupa perseorangan atau kelompok. Maksimal jumlah kelompok 3 (tiga) orang dan ditentukan salah satu perwakilan kelompok.
  3. Setiap peserta hanya dapat mengirimkan 1 (satu) hasil karya desain.
  4. Karya desain akan menjadi milik penyelenggara dan hak cipta dimiliki oleh peserta.
  5. Keputusan panitia penyelenggara adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat serta tidak diadakan korespondensi terhadap pengumuman pemenang sayembara.

  1. Pendaftaran dan pengambilan dokumen sayembara
  1. Pendaftaran dilakukan melalui web bpbatam.go.id dengan mengunduh form pendaftaran dan mengirim kembali form tersebut melalui email elvis@bpbatam.go.id
  2. Pengambilan dokumen sayembara dengan mengunduh dokumen sayembara dalam bentuk softcopy yang berisi materi TOR.
  3. Waktu pengunduhan berkas sayembara dapat dilakukan setiap saat sampai batas waktu pendaftaran dari tgl 4 s.d 14 Februari 2020.
  1. Pengamatan lokasi

Peserta dapat melakukan pengamatan langsung di lokasi agar dapat lebih memahami kondisi eksisting secara lebih mendalam pada saat penjelasan (aanwijzing).

  1. Pemberian penjelasan (aanwijzing)
  1. Rapat penjelasan materi sayembara dan acara tanya jawab akan diadakan pada jadwal dengan informasi waktu dan tempat yang telah ditentukan.
  2. Para calon peserta diharapkan dapat hadir/ mengirimkan wakilnya pada acara tersebut. Hasil keputusan rapat akan menjadi bagian dari berita acara yang dapat diakses melalui website oleh para peserta sayembara dan menjadi kesatuan dengan dokumen sayembara.
  1. Pemasukan dokumen

Pemasukan karya sayembara dapat diantar sendiri oleh peserta, dikirim lewat pos atau gosend (ojek online) paling lambat tanggal 14 Februari 2020 Pukul 16.30 WIB dengan alamat:

Panitia Sayembara Desain Ikon Budaya Melayu Di Dalam Terminal Kedatangan Bandara Hang Nadim Batam

d/a

Sekretaris Direktur BUBU Hang Nadim Batam

Jalan Hang Nadim Nomor 1 Batu Besar

Kota Batam

Telp. 0778 761507

9,257 kali dilihat, 361 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Pasang Iklan Disini

Iklan

Komentar Facebook

Trending