Terhubung dengan kami

Batam

Benarkah Hendri. S.Sos, Mantan Kakansatpol PP Batam Tak Bisa Ditemukan ?

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM.ID – 9/6/2019 | Laporan atas dugaan penipuan Hendri, S.Sos (Kakansatpol PP) Batam yang dilaporkan oleh Suharsad sebagai pelapor di unit 2 Polresta Barelang hingga saat ini belum memperlihatkan hasil setelah 2,5 tahun melalui bermacam proses yang dilakukan oleh pelapor. Hal ini disampaikan pelapor setelah berulang kali menindaklanjuti laporannya tersebut ke Reskrim unit 2  Polresta Barelang Batam.

Konfirmasi terakhir dilakukan lebih kurang satu bulan lalu dan saat itu Kanit 2 memperlihatkan surat berwarna kuning yang bertuliskan penetapan Hendri. S.Sos sebagai tersangka yang belum ditandatangani pimpinan bersangkutan.

Sebelum proses penetapan terlapor menjadi tersangka, pelapor pernah dimediasi oleh seorang oknum yang mengaku dari Intel kejaksaan (Hs) yang juga mengaku sebagai saudara terlapor, hingga mediasi yang dilakukan terindikasi hanya sebagai dalih menghindari delik laporan dari pidana menjadi perdata, hal tersebut memang telah berjalan tapi terlapor menduga hal tersebut juga memunculkan delik pidana baru dimana salah satu oknum dari kejaksaan negeri Batam terlibat dalam “negosiasi” yang disinyalir tidak dibenarkan oleh hukum.

Dalam pertemuan terakhir tersebut Kanit 2 menyatakan bahwa sulit mendapatkan Hendri. S.Sos (terlapor) dengan dalih keberadaan terlapor yang tidak diketahui, sementara Hendri berstatus ASN di Pemko Batam yang berdomisili di Batam dan masih berstatus sebagai pegawai aktif di Pemko Batam.

Saat itu Kanit 2 juga meminta informasi kepada pelapor tentang keberadaannya, sementara pelapor tidak punya akses dalam mendapatkan informasi tersebut, dan beberapa kali memberikan informasi bahwa Hendri. S.Sos masih ada di Batam.

Dugaan penipuan ini Hendri. S.Sos sebagai terlapor disinyalir telah menggunakan tangan-tangan lain untuk mempolitisir kasusnya, mulai dari kejadian dugaan penipuan hingga dugaan penetapan sebagai tersangka tersebut sangat banyak pembohongan-pembohongan kepada pelapor yang dilakukannya dalam kurun waktu 3 tahun hingga sebelum proses penetapan terlapor menjadi tersangka, pelapor pernah dimediasi oleh seorang oknum yang mengaku dari Intel kejaksaan (Hs) yang juga mengaku sebagai saudara terlapor, hingga mediasi yang dilakukan terindikasi hanya sebagai dalih menghindari delik laporan dari pidana menjadi perdata, hal tersebut memang telah berjalan tapi terlapor menduga hal tersebut juga memunculkan delik pidana baru dimana ada oknum kejaksaan yang terlibat dalam “negosiasi” yang disinyalir tidak dibenarkan oleh hukum karena kasusnya sudah masuk keranah kejaksaan (P21) dimana juga mengabaikan hasil kesepakatan dari mediasi yang dilakukan.

https://m.facebook.com/groups/433540643332237?view=permalink&id=1485171878169103

Ketika awak media ini mencoba mencari informasi ke beberapa pegawai (ASN), hampir rata-rata menjawab tidak tahu dan pelapor menduga kesannya dilindungi. “Kok ASN tak tahu keberadaan seorang pejabatnya yang pernah menjabat sebagai salah satu Kepala Dinas di jajaran Pemerintahan Kota Batam, dan herannya kenapa polisi tidak bisa mencari informasi yang sangat gampang untuk kapasitasnya tersebut ?” demikian Suharsad mempertanyakan hal yang membingungkan tersebut. (TimWB)

Bersambung

Selanjutnya:  Proses mediasi oknum kejaksaan dengan terlapor.

59,778 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini

Batam

Pentas Seni Kenduri Melayu Sepi Pengunjung

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 13/12/2019 | Lapangan Engku Putri hari kedua, Kamis (12/12/2019) dalam acara Pentas Seni Kenduri Melayu yang diselenggarakn Pemko Batam terlihat sepi pengunjung.

Walaupun pada malam itu menampilkan artis negeri jiran Bruney Darussalam dan hiburan dari berbagai kesenian dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia, lapangan Engku Putri yang sangat luas tersebut terlihat sepi. Kemeriahan hanya terlihat dari banyaknya tenda-tenda pedagang yang disewakan oleh panitia penyelenggara.

WB yang sengaja memantau dampak kegiatan ekonomi masyarakat terhadap pengusaha kecil menengah mencoba mewawancarai beberapa orang pedagang. Dari keterangan beberapa pedagang mengatakan bahwa pada hari kedua mereka belum beruntung karena sepi dari pengunjung. “Disini keramaian hanya terlihat dari banyaknya tenda-tenda yang disewakan dengan harga antara 1,5 juta hingga 2 juta selama lima hari hingga penutupan nanti” kata salah satu pedagang kepada kru WB.

Ani (nama samaran), mengatakan bahwa mereka dari salah satu komunitas UKM di Batam juga mengalami hal yang sama, “Saya sewa 1,5 juta hingga hari kedua kami belum bisa mendapatkan penghasilan dari biaya sewa yang kami keluarkan, dan Saya berharap pihak panitia memikirkan bagaimana untuk mensukseskan acara ini

Pada tempat terpisah, Joni (nama samaran) juga mengatakan bahwa tetangganya yang berjualan es dan minuman segar mengalami kesulitan merngalami kerugian karena dagangannya yang membutuhkan listrik harus merugi karena pada malam hari setelah acara bubar listrik dipadamkan panitia sementara mereka kontrak selama 5 hari berturut-turut”.

Aminah (nama samaran) juga mengatakan, “kami mau bergabung menyewa stand disini karena dalam roundown acara terlihat padat acaranya, ternyata acara dimulai setelah Isya, dan kalaupun kami hadir sore malah tak ada kegiatan“, katanya.

Waupun tidak semua pedagang mengalami hal yang sama, tapi hampir rata-rata pedagang mengharapkan agar panitia juga memikirkan untuk meramaikan acara ini, “ramai saja kami cukup merasa puas, walaupun nantinya rezeki kami belum tentu baik karena rezeki Allah yang tentukan” demikian Udin (nama samaran) sambil meminta bantuan pada WB untuk mempublikasikan kegiatan ini, “tolonglah pada WB untuk viralkan kefiatan ini” kata beberapa pedagang pada kru Wajah Batam yang dijawab “Insyaallah kami akan mencobanya, semoga tiga hari kedepan Allah memberikan rezeki pada kita semua.” kata salah satu awak WB sambil menyalami para pedagang tersebut.

Pada malam itu Tim WB belum dapat menjumpai Panitianya untuk meminta brosur acara dan roundown acara tersebut. (TimWB)

1,844 kali dilihat, 1,844 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

WB-BMN: Siapa Saja Boleh Hadir di Event WB

Diterbitkan

pada

Oleh

Laporan Panitia WB Anniversary ke-7: WajahBatam Milik Kita Semua

WAJAHBATAM.ID | Sebelumnya Kami segenap Admin dan Pengurus WB mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh masyarakat Batam yang sudah menyempatkan dirinya hadir dalam puncak acara Anniversary Ke-7 WB yang diselenggarakan pada tanggal 7 dan 8 Desember 2019 di lapangan parkir Kepri Mall Batam Centre.

Terkusus kepada donatur yang telah membantu terselenggaranya acara yang kami selenggarakan 1 bulan (10 Nov s.d 8 Des 2019) dengan berbagai agenda event dan perlombaan yang kami selenggarakan di MB2 Batam Centre.

Sebagaimana tradisi WB dalam menyelenggarakan event, kami mengundang siapa saja melalui forum sosial FB WB tanpa terkecuali. WB adalah milik kita bersama dan WB tak menghalangi siapa saja yg hadir, baik itu pejabat, pengusaha hingga pengemis sekalipun.

Oleh karenanya, atas nama Pimpinan WB saya memohon maaf dan ampun sebesar2nya kepada saudara2 kami yang merasa tidak terundang secara resmi, karena WB mempunyai tradisi demikian kecuali donatur donarur yang perlu sedikit kami hargai dengan tanpa meninggikan kelasnya dari yang lain.

Dalam HUT 7 WB kali ini, WB telah bermitra dengan sebuah sanggar kesenian dan budaya Bhatoro Mayang Nusantoro (BMN), dimana BMN memiliki sebuah tim yang mumpuni dalam bidang kesenian budaya Jawa Timur (Jaranan dan Kuda Lumping).

Demikian dengan ucapan “terimakasih” kepada seluruh member WB yang telah berpartisipasi dalam mentampaikan berita berita yang dibutuhkan masyarakat sekaligus menjadikan WB sebagai salah satu pilar yang kita anggap hampir punah.

Akhir salam, “Tetaplah Bersama Kami, CCTVnya Kota Batam”

ttd
#PresWb
#AdminWb
#BrigadeWb
#KruWb
#DonaturWb

1,897 kali dilihat, 592 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Polling PILWAKO

Diterbitkan

pada

Oleh

Andai Hari Ini Pilwako Batam, Siapakah Pilihan Anda ?

24,133 kali dilihat, 627 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Pasang Iklan Disini

Trending