Terhubung dengan kami

Batam

Polemik Bebas UWT BP Batam

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM.ID – Batam | Direktur Riset Ekonomi, Politik, Sosial dan Budaya Provinsi Kepri – Tengku Jayadi Noer menyarankan agar tidak ada pihak-pihak yang mempolemikan wacana pembebasan UWT BP Batam untuk pemukiman 200 M2 ke bawah. Lebih baik semua pihak menunggu kebijakan yang diambil Kepala BP Batam dalam beberapa bulan ke depan.

Menurut Jayadi, biarkan Kepala BP Batam yg merupakan Walikota Batam bekerja terlebih dahulu untuk menata dan mensinkronisasi kinerja kedua lembaga menjadi satu kekuatan untuk memajukan Batam.

“Pernyataan bebas UWT ini bisa memicu pertentangan antara Kepala BP Batam dengan masyarakat Batam, satu sisi masyarakat sangat berharap bisa bebas UWT BP Batam, tapi satu sisi kita masih melihat kebijakan yg akan diambil BP Batam,” katanya kepada WB di Batam Center, 10/10/19.

Lebih lanjut Jayadi menjelaskan, BP Batam itu hanya sebuah lembaga yang menjalankan kebijakan pemerintah pusat. “Jadi pertanyaan nya, apakah Kepala BP Batam punya kewenangan untuk pembebasan UWT ini,” ujarnya.

Jayadi menambahkan, kebijakan tarif UWT selama ini acuannya adalah PMK (Peraturan Menteri Keuangan) – yang kemudian dipertegas dengan Keputusan Kepala BP Batam. “Artinya Kepala BP Batam masih harus berjuang untuk itu. Ini yang perlu diberikan kesempatan bekerja tanpa beban macam-macam.”

Sejauh yang dia tahu filosofi UWTO itu bukan hanya utk ngejar pendapatan dari sewa, maka awal tarif nya rendah sekali, tapi lebih kepada pengendalian lahan.

Misal untuk investor yang datang survey begitu selesai mau realisasi komponen harga tanah itu tetap, kedua bagi perencanaan dan pengembangan kota, bila dibutuhkan untuk urban renual, peremajaan kota maupun redevelopment akibat perkembangan kota, tidak perlu biaya pembebasan dan penggusuran, misalnya kampung utama sudah selayaknya jadi kawasan niaga bukan perumahan, cukup men stop uwto pada habis masanya.

Jayadi justru mengingatkan kepala BP Batam agar mempertimbangkan segala aspek terkait wacana bebas UWT BP Batam itu, di mana akan ada kepentingan dan keuntungan yang besar bagi developer dan pelaku properti di Batam. “mesti perlu kajian yang lebih mendalam lah, dan tidak ada yg berpolemik soal tersebut, apalagi terkesan mengadu domba antara Kepala BP Batam dengan masyarakat Batam..?” tambahnya. (WB)

24,842 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini

Batam

Pentas Seni Kenduri Melayu Sepi Pengunjung

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 13/12/2019 | Lapangan Engku Putri hari kedua, Kamis (12/12/2019) dalam acara Pentas Seni Kenduri Melayu yang diselenggarakn Pemko Batam terlihat sepi pengunjung.

Walaupun pada malam itu menampilkan artis negeri jiran Bruney Darussalam dan hiburan dari berbagai kesenian dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia, lapangan Engku Putri yang sangat luas tersebut terlihat sepi. Kemeriahan hanya terlihat dari banyaknya tenda-tenda pedagang yang disewakan oleh panitia penyelenggara.

WB yang sengaja memantau dampak kegiatan ekonomi masyarakat terhadap pengusaha kecil menengah mencoba mewawancarai beberapa orang pedagang. Dari keterangan beberapa pedagang mengatakan bahwa pada hari kedua mereka belum beruntung karena sepi dari pengunjung. “Disini keramaian hanya terlihat dari banyaknya tenda-tenda yang disewakan dengan harga antara 1,5 juta hingga 2 juta selama lima hari hingga penutupan nanti” kata salah satu pedagang kepada kru WB.

Ani (nama samaran), mengatakan bahwa mereka dari salah satu komunitas UKM di Batam juga mengalami hal yang sama, “Saya sewa 1,5 juta hingga hari kedua kami belum bisa mendapatkan penghasilan dari biaya sewa yang kami keluarkan, dan Saya berharap pihak panitia memikirkan bagaimana untuk mensukseskan acara ini

Pada tempat terpisah, Joni (nama samaran) juga mengatakan bahwa tetangganya yang berjualan es dan minuman segar mengalami kesulitan merngalami kerugian karena dagangannya yang membutuhkan listrik harus merugi karena pada malam hari setelah acara bubar listrik dipadamkan panitia sementara mereka kontrak selama 5 hari berturut-turut”.

Aminah (nama samaran) juga mengatakan, “kami mau bergabung menyewa stand disini karena dalam roundown acara terlihat padat acaranya, ternyata acara dimulai setelah Isya, dan kalaupun kami hadir sore malah tak ada kegiatan“, katanya.

Waupun tidak semua pedagang mengalami hal yang sama, tapi hampir rata-rata pedagang mengharapkan agar panitia juga memikirkan untuk meramaikan acara ini, “ramai saja kami cukup merasa puas, walaupun nantinya rezeki kami belum tentu baik karena rezeki Allah yang tentukan” demikian Udin (nama samaran) sambil meminta bantuan pada WB untuk mempublikasikan kegiatan ini, “tolonglah pada WB untuk viralkan kefiatan ini” kata beberapa pedagang pada kru Wajah Batam yang dijawab “Insyaallah kami akan mencobanya, semoga tiga hari kedepan Allah memberikan rezeki pada kita semua.” kata salah satu awak WB sambil menyalami para pedagang tersebut.

Pada malam itu Tim WB belum dapat menjumpai Panitianya untuk meminta brosur acara dan roundown acara tersebut. (TimWB)

17,705 kali dilihat, 609 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

WB-BMN: Siapa Saja Boleh Hadir di Event WB

Diterbitkan

pada

Oleh

Laporan Panitia WB Anniversary ke-7: WajahBatam Milik Kita Semua

WAJAHBATAM.ID | Sebelumnya Kami segenap Admin dan Pengurus WB mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh masyarakat Batam yang sudah menyempatkan dirinya hadir dalam puncak acara Anniversary Ke-7 WB yang diselenggarakan pada tanggal 7 dan 8 Desember 2019 di lapangan parkir Kepri Mall Batam Centre.

Terkusus kepada donatur yang telah membantu terselenggaranya acara yang kami selenggarakan 1 bulan (10 Nov s.d 8 Des 2019) dengan berbagai agenda event dan perlombaan yang kami selenggarakan di MB2 Batam Centre.

Sebagaimana tradisi WB dalam menyelenggarakan event, kami mengundang siapa saja melalui forum sosial FB WB tanpa terkecuali. WB adalah milik kita bersama dan WB tak menghalangi siapa saja yg hadir, baik itu pejabat, pengusaha hingga pengemis sekalipun.

Oleh karenanya, atas nama Pimpinan WB saya memohon maaf dan ampun sebesar2nya kepada saudara2 kami yang merasa tidak terundang secara resmi, karena WB mempunyai tradisi demikian kecuali donatur donarur yang perlu sedikit kami hargai dengan tanpa meninggikan kelasnya dari yang lain.

Dalam HUT 7 WB kali ini, WB telah bermitra dengan sebuah sanggar kesenian dan budaya Bhatoro Mayang Nusantoro (BMN), dimana BMN memiliki sebuah tim yang mumpuni dalam bidang kesenian budaya Jawa Timur (Jaranan dan Kuda Lumping).

Demikian dengan ucapan “terimakasih” kepada seluruh member WB yang telah berpartisipasi dalam mentampaikan berita berita yang dibutuhkan masyarakat sekaligus menjadikan WB sebagai salah satu pilar yang kita anggap hampir punah.

Akhir salam, “Tetaplah Bersama Kami, CCTVnya Kota Batam”

ttd
#PresWb
#AdminWb
#BrigadeWb
#KruWb
#DonaturWb

7,882 kali dilihat, 520 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Polling PILWAKO

Diterbitkan

pada

Oleh

Andai Hari Ini Pilwako Batam, Siapakah Pilihan Anda ?

31,676 kali dilihat, 708 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Pasang Iklan Disini

Trending