Terhubung dengan kami

Batam

BP Batam dalam Bingkai Kegiatan Ramadhan 1441

Diterbitkan

pada

WB-BP113 | Bulan suci Ramadhan bagi umat muslim di seluruh penjuru negeri memiliki makna yang sangat istimewa. Ramadhan, bagi umat Islam merupakan bulan yang sangat penting dan begitu dimuliakan. Banyak peristiwa-peristiwa penting terjadi di bulan Ramadhan yang mempengaruhi Islam hingga sampai saat ini.

Makna bulan Ramadhan yang juga sangat istimewa bagi umat Islam, adalah pada bulan Ramadhan, segala jenis amal ibadah dan segala jenis perbuatan baik yang didasari karena Allah SWT akan mendapatkan ganjaran dan pahala yang berlipat ganda, maka pada bulan ini sangat semarak dengan rangkaian kegiatan ibadah mengiringi ibadah puasa.

Begitu pun bagi Badan Pengusahaan (BP) Batam. Melalui wadah Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI), BP Batam merangkai kegiatan sosial dan keagamaan dalam satu semangat kebersamaan di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) yang tengah mewabah.

Meski Bulan Ramadhan kali ini mengalami keterbatasan karena pendemi Covid-19, namun BKDI BP Batam secara kontinyu melaksanakan kegiatan sosial dan keagamaan. Bagi BKDI BP Batam, adanya pandemi Covid-19, hal itu tak menyurutkan semangat untuk melaksanakan kegiatan Ramadhan, justru mendorong untuk saling membantu dan peduli sesama.

Hal ini sejalan dengan arahan dan harapan Kepala Badan Pengusahaan Batam Muhammad Rudi, di bulan suci Ramadhan ini di mana dalam kondisi dan situasi pandemik Covid-19, BP Batam agar lebih mempererat tali silaturahim dan ukhuwah dengan masyarakat.

Terkait dengan itu pula, para pegawai BP Batam bergerak bersama secara sukarela untuk mengumpulkan infaq dan sodaqoh yang dananya digunakan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dan anak-anak yatim piatu.

Rangkaian kegiatan Ramadhan yang diinisiasi oleh BKDI BP Batam, tak melulu untuk internal. Pada masa pendemik Covid-19, banyak kegiatan soaial dilakukan, antara lain penyerahan Bingkisan Ramadhan kepada para guru TK BKDI, imam dan marbot masjid, serta pegawai outsourcing dan tenaga cleaning service di lingkungan BP Batam. Selain itu juga dilakukan pemberian paket buka puasa dan santunan kepada anak yatim-piatu untuk sejumlah panti asuhan.

Ketua Panitia Kegiatan Ramadhan 1441 H/2020 M Dendi Gustinandar merinci, penyerahan bingkisan Ramadhan dengan jumlah masing-masing, yaitu 7 paket untuk Guru TK BKDI, 119 paket untuk imam dan marbot di 37 masjid, 880 paket untuk pegawai outsourcing dan tenaga cleaning service. Santunan berupa uang tunai dan paket berbuka puasa untuk 800 anak asuh di 16 panti asuhan di Batam.

Sedangkan untuk meningkatkan wawasan keimanan dan ketaqwaan pegawai, BKDI BP Batam menyelenggarakan tausyiah online yang disiarkan langsung melalui media sosial Youtube dan Facebook BP Batam, bahkan tausiyah ini juga disiarkan langsung di Radio Serumpun 91,7 FM sehingga masyarakat juga dapat mendengarkannya.

Tausyiah online ini menghadirkan 18 penceramah, dua di antaranya dari Jakarta. Dengan mengusung 22 tema, jadwal tausiyah dilaksanakan pada setiap Senin hingga Kamis usai sholat dzuhur di Masjid BJ Habibie BP Batam. Selain itu ada 4 penceramah yang mengisi tausiyah dalam Program “Ngobras” (Ngobrol Santai Bareng Humas) yang kemudian ditayangkan dalam kanal Youtube BP Batam.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi, tak menutup mata kegiatan ini. Ia bahkan memberikan apresiasi yang mendalam kepada para pegawai BP Batam dan BKDI untuk menjadi motor penggerak kegiatan social-keagamaan di lingkungan BP Batam yang menyentuh kepada masyarakat kurang mampu.

“Tentunya kami sangat berterima kasih kepada seluruh karyawan BP Batam yang telah berinfaq dan bersadaqah melalui BKDI BP Batam. Sehingga melalui kegiatan tersebut, terjalinlah kebersamaan, tidak hanya antarpegawai, namun juga kepada masyarakat Batam yang membutuhkan,” ujar Muhammad Rudi.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi juga berencana untuk mengembangkan BKDI BP Batam dapat menyediakan layanan zakat untuk mempermudah pembayaran zakat mal bagi pegawai BP Batam yang saat ini masih dilakukan secara individu.

“Kalau di Pemerintah Daerah sudah ada klausul yang mengatur pengumpulan zakat tersebut. Jadi prosesnya tidak individu lagi, akan dibantu oleh BKDI. Jika sudah terkumpul, nantinya akan kita serahkan langsung kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS),” kata Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi juga berharap, BKDI dapat terus eksis dan memaksimalkan pelayanan sosial-keagamaan di lingkungan BP Batam, agar kegiatan sosial terus berjalan bagi masyarakat Kota Batam yang membutuhkan.

Sejatinya Ramadhan hanya sebuah instrumen yang Allah berikan kepada manusia untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Harapan besarnya adalah agar setiap insan beriman akan merasakan manfaat. Manfaat untuk keduniaan maupun akhirat. Sebulan penuh jiwa dilatih dan ditempa. Karena urusan puasa ini bukan sekadar menahan haus dan laparnya fisik, akan tetapi ia adalah latihan jiwa. Menempanya menjadi lebih peka dalam kebaikan, menjadi jiwa-jiwa yang selalu belajar untuk mau berbagi. Berbagi dalam segala pemaknaan yang dibingkai oleh kebaikan.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Mohon maaf lahir dan batin. Taqobbalallahu minnaa wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Ja’alanallaahu Minal ‘Aidin wal Faizin. (yhp)

Batam, 21 Mei 2020

Biro Humas Promosi dan Protokol
Badan Pengusahaan Batam

Email: [email protected]
Twitter: @bp_batam
Facebook: BIFZA
Instagram: Bpbatam
Youtube: BP Batam

9,546 kali dilihat, 8 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Iklan

Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Bright PLN Jelaskan Penyebab Tagihan Listrik Melonjak

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – Batam | right PLN Batam menyatakan bahwa tarif dasar listrik seluruh golongan tarif tidak mengalami kenaikan pada masa pandemi Covid-19. Hal tersebut menanggapi adanya keluhan sejumlah pelanggan yang mengaku pembayaran listriknya lebih mahal dibandingkan biasanya.

“Sekali lagi saya sampaikan tidak ada kenaikan tarif listrik di masa pandemi ini, bahkan sejak tahun 2017 tidak ada kenaikan,” ujar General Manager Unit Business Services (GM UBS) bright PLN Batam, Fransis Al Zauhari, pada Rabu, 03 Juni 2020.

Menurut Fransis kenaikan tagihan listrik yang dialami sejumlah pelanggan selama masa pandemi Covid-19 disebabkan beberapa hal. Salah satunya karena tidak adanya pengecekan meteran pemakaian listrik ke rumah-rumah oleh pertugas bright PLN Batam akibat Covid-19 beberapa bulan sebelumnya. Penyebab lainnya, ada perubahan perilaku pelanggan yang lebih banyak di rumah selama masa Pandemi ditambah umat muslim menjalankan ramadhan serta Hari Raya Idul Fitri mayoritas di rumah saja, tidak melaksanakan tradisi pulang kampung.

Fransis menambahkan bright PLN Batam tidak bisa menaikkan tarif listrik semena-mena, apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini. “Tidak semata-mata PLN Batam bisa menaikkan tarif listrik semena-mena setiap saat, apalagi saat kondisi seperti ini, sangat tidak relevan,” tutup Fransis.

Seperti yang diketahui, untuk membantu memutus rantai penyebaran Covid-19 bright PLN Batam tidak melakukan pembacaan stand kWh meter pelanggan pada akhir bulan Maret dan akhir bulan April, sebagai gantinya pelanggan menyampaikan foto stand kWh meter secara mandiri ke PLN Batam. Apabila pelanggan tidak menyampaikan stand pembacaan kWh secara mandiri maka bright PLN Batam akan menghitung berdasarkan pemakaian rata – rata tiga bulan sebelumnya, dimana saat itu kondisi masih normal (sebelum ada pandemi).

Berdasarkan data dari Manbill (manajemen billing) bright PLN Batam, rata – rata pemakaian listrik pelanggan yang tidak mengirimkan foto stand kWh meter pada bulan Maret dan April adalah data pemakaian listrik sebelum kondisi Covid-19 merebak, sehingga pemakaian listrik pada saat itu kemungkinan masih rendah. Sesuai saran dari Ombudsman dan Komisi 3 DPRD Kepri, pada tanggal 27 sampai dengan 31 Mei 2020 kembali dilakukan pembacaan secara manual ke rumah-rumah pelanggan oleh petugas bright PLN Batam. Setelah dilakukan pengecekan secara langsung oleh petugas catat meter, pemakain listrik pelanggan yang tidak mengirimkan foto stand kWh meter pada bulan Maret dan April tersebut tidak sesuai dengan realisasi sesungguhnya.

Pelanggan dapat membandingkan angka stand meter yang ada pada info rekening listrik (https://www.plnbatam.com/info-tagihan/) dengan angka stand meter saat ini di rumah pelanggan. Apabila angka stand meter yang ada di rumah pelanggan lebih besar dari angka di info rekening listrik, maka tagihan listrik tersebut dapat diyakini sudah benar. Namun bila angka pada stand kWh meter di rumah saat ini masih lebih kecil dari angka pemakaian di info rekening listrik, maka dapat dilakukan dikoreksi sesuai angka stand kWh meter saat ini. Untuk melakukan koreksi rekening pelanggan dapat menghubung Contact Center 123 (0778 123). Kemudian bright PLN Batam juga menyediakan saluran tambahan untuk menanggapi keluhan atau komplain pelanggan melalui nomor-nomor di bawah ini :

• Area Pelayanan Batam Centre 085264140077
• Area Pelayanan Nagoya 082170049509
• Area Pelayanan Batu Aji 089609845534
• Area Pelayanan Tiban 085284000611

Manajemen bright PLN Batam mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan bright PLN Batam tetap berkomitmen untuk selalu memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat Pulau Batam. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir. (bright)

12,929 kali dilihat, 12,905 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Batam

BP Batam Lakukan Monitoring kepada Perusahaan-perusahaan di Batam dalam Menerapkan Pelaksanaan Kerja di Fase Normal Baru

Diterbitkan

pada

Oleh

WB-BP116 | Badan Pengusahaan Batam melalui Direktorat Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal saat ini tengah melakukan monitoring kepada perusahaan-perusahaan PMA di Batam dalam menghadapi fase Normal Baru terhitung mulai tanggal 2 hingga 14 Juni 2020.

Hal ini dilakukan sesuai dengan arahan Kepala BP Batam Muhammad Rudi, untuk dapat memonitoring perusahaan-perusahaan di Batam yang sudah mulai kembali beroperasi dalam menerapkan pelaksanaan kerja di fase Normal Baru di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam Purnomo Andiantono mengatakan, untuk menuju Normal Baru pada 15 Juni mendatang, akan membiasakan masyarakat untuk memperhatikan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak.

“Tadi pagi kita sudah menerima pengarahan Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk melakukan monitoring di lingkungan perusahaan. Sebanyak 106 orang pegawai BP Batam ditugaskan untuk melakukan monitoring dan memantau pelaksanan protokol kesehatan di 53 perusahaan di Batam,” tambah Andi.

Pegawai BP Batam yang ditugasi untuk memonitoring kegiatan di perusahaan-perusahaan tersebut mendapat tugas untuk memantau kegiatan yang dilakukan di perusahaan, apakah sudah sesuai dengan protokol kesehatan dan aturan dari pemerintah.

Jika perusahaan tidak mengindahkan protkol kesehatan tersebut akan diberikan peringatan, dan jika sudah diperingati berkali-kali, tetapi tidak mematuhi protokol kesehatan akan dilakukan tindakan oleh pihak yang berwenang. Menurut Andiantono, pihaknya juga akan berkordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam.

Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang Dan Penanaman Modal Purnomo Andiantono, juga mengimbau agar perusahaan mengikuti protokol kesehatan, dan dalam hal ini BP Batam turut membantu memantau dalam pelaksanaan protokol kesehatan di lingkungan perusahan di Kota Batam. (cc)

Batam, 2 Juni 2020
Biro Humas Promosi dan Protokol
Badan Pengusahaan Batam

Email: [email protected]
Twitter: @bp_batam
Facebook: BIFZA
Instagram: Bpbatam
Website: www.bpbatam.go.id
Youtube: BP Batam

3,277 kali dilihat, 2,627 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Batam

Nuryanto: Kebijakan New Normal Tidak Melalui Pembahasa Forpimda dan DPRD Batam

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – Batam | New Normal yang diumunkan pemerintah kota Batam ternyata tidak melalui Forpimda dan DPRD Batam dulu, hal ini disampaikan Nuryanto kepada WB via WhatsApps nya setelah sholat subuh Selasa (2/6).

Kondisi Normal yang akan diumumkan pemerintah kota Batam sebenarnya bertujuan baik agar masyarakat dapat kembali beraktifitas secara normal dan masyarakat dapat melaksanakan kegiatan perekonomian dan kehidupan sehari-hari dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditentukan dalam masa pandemi covid-19 ini”, ujar Nuryanto yang akrab dipanggil Cak Nur itu.

Dilanjutkan oleh Nuryanto perihal ini sangat disayangkannya, “sebagai sebuah institusi pemerintah, Walikota Batam HM Rudi terkesan berjalan dengan kebijakan sendiri yang seharusnya dibahas dulu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan DPRD Batam. Karena hal ini perlu melalui kajian bersama dan melihat sejauh apa kesiapan pemerintah kota Batam menghadapi new normal ini. Ini sesuai dengan syarat yang disampaikan oleh Kepala BNPB pusat atau ketua Gugus Tugas Covid-19 Pusat“, lanjutnya.

Pada kesempatan berbeda, HM. Rudi SE MM dalam pertemuan pertama pasca libur pandemi dengan segenap jajaran BP Batam mengatakan “Batam tidak pernah mengajukan PSBB ke pusat, maka saya sendiri sebagai ketua Gugus Tugas mempunyai kebijakan sendiri karena yang kita lakukan selama ini normal saja dan tak pernah membuat kebijakan yang berlebihan misalnya menghentikan kegiatan kota Batam. Yang saya lakukan adalah bagaimana hidup normal sesuai protokol kesehatan” dwmukian HM Rudi mengungkapkan denfan harapan masyarakat ikut serta dalam mensukseskan kembali hidup normal ini.

8,778 kali dilihat, 2,772 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Perkembangan VIRUS CORONA

Komentar Facebook

Trending