Terhubung dengan kami

Batam

BCC Tur d’Bintan 2020

Diterbitkan

pada

WB-BP127 | Setelah sekian lama tidak melakukan aktifitas bersepeda di luar daerah, kali ini Bifza Cycling Community (BCC) BP Batam dengan thema : “Tour d’Bintan 2020, gowes wisata & kuliner”, melaksanakan kegiatan tour ke pulau Bintan Propinsi Kepulauan Riau, dengan jarak tempuh perjalanan 70 km. Dengan tetap berpedoman pada protokol Kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini, seperti memakai masker, menjaga jarak serta rajin mencuci tangan, kegiatan ini berhasil dilakukan.

Kegiatan ini diikuti 38 pesepeda yang merupakan karyawan dan keluarga BP Batam. Ikut serta dalam kegiatan tersebut Binsar Tambunan, yang merupakan Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Kurnia Budi yang merupakan Kepala Biro Umum BP Batam, Memet Rachmat yang merupakan Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan, serta beberapa pejabat BP Batam lainnya seperti Manajer Air Baku-Hadjad Widagdo, Kabag Mutasi Kesejahteraan dan Sis Info SDM-Budi Susilo, Kabid Teknologi Informasi-Nova Faizal, Kasubdit Pembangunan Fasilitas Wisata dan Lingkungan Hidup-Harry Prasetyo, Kabag Rumah Tangga dan Pemeliharaan Aset-Juhardi.

Dikarenakan dilakukan di luar daerah, BCC selalu melibatkan komunitas pesepeda lokal sebagai pemandu perjalanan dan sekaligus bersilaturahmi. Dan kali ini BCC melibatkan komunitas pesepeda Capung Tanjung Pinang yang menurunkan 3 pesepeda yang berpengalaman.

Mengusung sub Thema pada kegiatan ini yaitu gowes, wisata dan kuliner, maka tempat pemberhentian untuk kegiatan ini dilakukan di 3 tempat yaitu setelah menempuh 17 kilometer perjalanan BCC singgah di Gurun Pasir Bintan untuk istirahat sejenak, lalu berhenti di kedai durian di jalan Lintas Bar setelah menyelesaikan 33 kilometer perjalanan, dan persinggahan terakhir sekaligus istirahat sholat dan makan siang (ishoma) di halaman Kantor BP Bintan yaitu setelah menyelesaikan 51 kilometer perjalanan, lalu menyelesaikan perjalanan menuju Pelabuhan ferry Sri Bintan Pura sejauh 19 km, sehingga total jarak perjalanan kali ini sejauh 70 kilometer.

Menurut pengurus BCC sekaligus pemrakarsa kegiatan ini, Juhardi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan pemanasan karena ada rencana ke depan setelah suasana kondusif dan pandemi covid-19 berakhir, akan melakukan tour ke Minangkabau, dengan thema Tour d’Minangkabau 2. Kabag Rumah Tangga dan Pemeliharaan Aset BP Batam ini juga menjelaskan secara panjang lebar mengenai keberadaan BCC BP Batam yang sudah berdiri sejak tahun 2004. “Kita upayakan akan melakukan kegiatan ini setiap tahun. Waktunya pastilah menyesuaikan, misalnya pas libur panjang, sehingga teman-teman BP Batam bisa ikut berpartisipasi. Semua Karyawan dan keluarga dipersilahkan ikutan, karena kita itu gowesnya santai, tidak kebut-kebutan. Toh, teman-teman BCC sudah terlatih karena setiap Rabu kita gowes ke kantor”. Demikian jelasnya.

Bifza Cycling Community (BCC) BP Batam termasuk komunitas pesepeda yang aktif di Batam. Sejak berdiri hingga saat ini telah melakukan banyak perjalanan ke luar daerah seperti : Tour Singapore-Johor tahun 2014, Tour Bali tahun 2015, Tour ke Padang tahun 2015, Tour Bangka tahun 2016, Tour Cipayung tahun 2016, Bergabung dengan club Gowes 6 dengan rute Ambarawa ke Borobudur, Tour Bukit Tinggi tahun 2017, Tour ke Rinjani Lombok tahun 2018, Tour Medan tahun 2018.

“Tur d’Bintan ini merupakan kegiatan yang ketiga kalinya kami lakukan. Sebelumnya pada tahun 2018 pernah kami lakukan 2 kali”. Demikian dijelaskan salah satu anggota BCC, Binsar Tambunan yang merupakan Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam. “BCC tidak hanya aktif pada kegiatan bersepeda saja, namun setiap tahun terutama pada bulan Oktober, BCC selalu ikut aktif pada Kegiatan sosial penghijauan, yaitu melakukan penanaman pohon di pinggiran waduk”.

Kegiatan ini dilakukan 1 hari penuh di pulau Bintan. Dimulai dari keberangkatan jam 06:00 wib pagi dari Pelabuhan Telaga Punggur Batam, menyewa speedboat menuju Pelabuhan Tanjung Uban. Bersepeda menuju Kota Tanjung Pinang dengan jarak 70 kilometer. Lalu dengan Ferry di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjung Pinang menyebrang kembali ke Telaga Punggur Batam jam 15:00 wib.
(pane)

Batam, 21 Juni 2020

Biro Humas Promosi dan Protokol

Email : [email protected]
Twitter : @bp_batam
Facebook : BIFZA
Instagram: Bpbatam
YouTube: BP Batam

14,031 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Batam

Asistensi Pendampingan Rencana Penetapan Obyek Vital Nasional di Lingkungan BP Batam

Diterbitkan

pada

Oleh

 

WB-BP136 | Direktorat Pengamanan Aset BP Batam melaksanakan kegiatan Asistensi Pendampingan Rencana Penetapan Obyek Vital Nasional di lingkungan BP Batam, pada Kamis, 9 Juli 2020.

Asistensi Pendampingan Rencana Penetapan Obvitnas ini dibuka oleh Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Drs. Hari Prasodjo, MH di Marketing Data Center Room Gedung A Pusat Data Teknologi Informasi BP Batam, Batam Centre.

Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri menyampaikan asistensi ini bertujuan agar pengelolaan objek vital nasional lebih baik dan diharapkan dapat mendorong peningkatan investasi dan perekonomian di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

“Ada lima langkah yang akan kita cek yang harus dipenuhi oleh objek vital tersebut dan ada 118 kriteria yang harus di penuhi. Langkah-langkah tersebut ialah supervisi, asistensi, verifikasi, dan kemudian akan dilaksanakan audit,” kata Hari Prasodjo.

Adapun materi terkait Asistensi Pendampingan Rencana Penetapan Obyek Vital Nasional di Lingkungan BP Batam dan Sosialisasi Perpol 07/2019 dipaparkan oleh Auditor Profesional Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, M. Roy Kusumawardhana.

Perencanaan lokasi dari BP Batam yang akan ditetapkan menjadi Obvitnas, antara lain Gedung PDSI BP Batam, Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Batu Ampar, 2 Terminal Ferry, dan 7 Waduk di Batam.

Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan peninjauan langsung ke obyek vital nasional di lingkungan BP Batam.

Hadir dalam kegiatan ini Dirpam Obvit Polda Kepri, Ketua Korwil HKI Kepri, Pimpinan Pengelola Kawasan Industri, Pimpinanan Pengelola Obvitnas PT Perusahaan Gas Negara Persero, Tbk Batam, Pimpinanan Pengelola Obvitnas PT Pertamina DPPU MOR I Hang Nadim, Pimpinanan Pengelola Obvitnas PT Semen Bosowa Indonesia Batam dan sejumlah pejabat di lingkungan BP Batam.

Batam, 9 Juli 2020

Biro Humas Promosi dan Protokol

Email: [email protected]
Twitter: @bp_batam
Facebook: BIFZA
Instagram: Bpbatam
Website: www.bpbatam.go.id
Youtube: BP Batam

263 kali dilihat, 263 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Batam

Jaga Keamanan Aset, BP Batam Teken MoU Bersama Polri dan Polda Kepri

Diterbitkan

pada

Oleh

 

WB-BP134 | Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjalin kerja sama di bidang pengamanan dan penegakan hukum.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman antara BP Batam dan Polri tentang Bantuan Pengamanan dan Penegakan Hukum di Wilayah Kerja Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, yang telah ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dan Asisten Kapolri Bidang Operasi, Irjen. Pol. Herry Rudolf Nahak, pada Kamis pagi (9/7/2020), bertempat di Balairungsari BP Batam, Batam Centre, Batam.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam sambutannya mengatakan, sebagai pemilik lahan di Batam secara utuh, sudah semestinya BP Batam melakukan upaya pengamanan terhadap aset-aset yang dikelola oleh BP Batam.

“Saat ini yang melaksanakan pengawasan dan pengamanan aset BP Batam adalah Direktorat Pengamanan Aset. Namun tentu kami menemukan kendala dan keterbatasan pada setiap kegiatannya, karena wilayah kerja BP Batam ini cukup besar. Maka dari itu, kami membutuhkan dukungan penuh dari TNI dan Polri untuk menjaga aset-aset tersebut,” kata Muhammad Rudi.

Ia melanjutkan, dukungan tersebut dibutuhkan BP Batam karena proses pembangunan ke depan akan terus dilakukan, sebagai sarana penunjang kegiatan penanaman modal dan investasi di Batam.

“Sesuai amanat dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, BP Batam diberikan tugas untuk meningkatkan nilai investasi di Kota Batam. Kami menargetkan pada tahun 2020 ini, investasi yang masuk ke Batam mencapai USD 1 Milyar. Tentunya, jika Batam ingin menjadi Kota Investasi, maka seluruh fasilitas yang dibutuhkan oleh oleh investor wajib kami selesaikan,” ujar Muhammad Rudi.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Kapolri Bidang Operasi Irjen. Pol. Herry Rudolf Nahak, menyatakan kesiapannya untuk memberikan bantuan pengamanan dan penegakan hukum di wilayah kerja BP Batam.

“Kegiatan ini adalah upaya strategis dari BP Batam untuk menghadapi tantangan ke depannya, karena Batam menargetkan nilai investasi yang cukup besar. Tentunya diperlukan kondisi keamanan yang baik, guna memperlancar kegiatan berusaha di Batam,” kata Irjen Herry Rudolf Nahak.

Lebih lanjut, Irjen. Pol. Herry Rudolf merinci ruang lingkup yang tertuang pada Nota Kesepahaman, antara lain pertukaran data dan/atau informasi, bantuan pengamanan, penegakan hukum, peningkatakan kapasitas dan pemanfaatan SDM, pemanfaatan sarana dan prasarana, serta bidang-bidang lainnya yang disepakati kedua belah pihak.

Usai penandatanganan Nota Kesepahaman, dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BP Batam dengan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) tentang Pelaksanaan Bantuan Pengamanan dan Penegakan Hukum di Wilayah Kerja Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, yang ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Aris Budiman.

Kedua perjanjian tersebut nantinya akan digunakan sebagai payung hukum bagi satuan kepolisian untuk menindak tegas oknum-oknum yang melanggar peraturan, dengan cara merusak aset-aset BP Batam.

Turut hadir dalam acara penandatanganan, Plt. Gubernur Provinsi Kepri yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Provinsi Kepri, Syamsul Bahrum; Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto, Danlantamal IV Tanjung Pinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto; Kakamla Zona Maritim Barat Bakamla, Laksma Bakamla Eko Murwanto; Danrem 033/Wira Pratama Kolonel Inf Harnoto; Karo Kerma KL Sops Polri Brigjen Polisi Drs Komarul Zaman, Karo Ops Polda Kepri Kombes Pol Yerry Oskag; Kapolresta Barelang, Danlanud Batam, dan jajaran TNI Polri lainnya, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam Sudirman Saad, dan Direktur Pengamanan Aset BP Batam Brigjen Pol Moch. Badrus.

Batam, 9 Juli 2020

Biro Humas Promosi dan Protokol

Email: [email protected]
Twitter: @bp_batam
Facebook: BIFZA
Instagram: Bpbatam
Website: www.bpbatam.go.id
Youtube: BP Batam

1,931 kali dilihat, 367 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Batam

Mohd Dali: Banyak Pendaftar Melebihi RDT pada PPDB 2020. Masyarakat Masih Anggap Sekolah Favorit Adalah Tujuan,

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – Batam | Sistem zonasi dalam PPDB T.A 2020-2021 kembali menjadi gejolak ditengah masyarakat yang khawatir anak mereka tidak bisa sekolah. Hal ini terlihat dengan berduyun-duyunnya para orang tua siswa yang mendatangi kantor perwakilan Gubernur Kepri di Graha Kepri hingga di sekolah-sekolah Negeri di Kota Batam.

Salah satu orang tua siswa yang tak ingin namanya disebutkan mengatakan pada WB bahwa anaknya tidak diterima di semua pilihan dan mereka tidak bisa mendaftar ke sekolah negeri lainnya karena data anak-anak mereka tertahan dalam sistem Dinas Pendidikan.

(Saksikan Video Pernyataan Orang Tua segera tayang di WAJAH BATAM)

Hari ini, Kamis (9/7) orang para wali murid berbondong-bondong mendatangi dua sekolah faporit di Kota Batam (SMK 1 Putri Tujuh dan SMA 3 Batam Kota). Mereka mendatangi sekolah karena merasa tidak ada kepastian nasib pendidikan anak-anak mereka dan ingin meminta kejelasan terhadap sistem dan apa yang harus mereka lakukan agar anak mereka bisa melanjutkan pendidikannya.

SMK 1 Putri Tujuh Batam

SMK 1 Putri Tujuh Batu Aji

Ditempat terpisah, WB mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Kepulauan Riau, Mohd Dali mengatakan bahwa sistem zonasi yang diterapkan tujuannya untuk pemerataan dan pemerintah akan terus berupaya semaksimal mungkin memenuhi fasilitas pendidikan itu. Khususnya di Batam  Mohd Dali mengakui banyak lekurangan dalam fasilitas dan infrastruktur, tapi masyarakat juga diharapkan dapat memahami hal itu.

SMAN 3 Batam Kota

SMAN 3 Batam Kota

“Banyaknya pendaftar melebihi RDT pada PPDB 2020. Masyarakat masih saja menganggap sekolah-sekolah favorit adalah tujuan, sementara masih banyak sekolah swasta yang bisa menampung siswa baru”, ungkap Mohd Dali kepada WB.

“Sebagai pejabat pemerintah Kami menyadari bahwa dimasa pandemi ini banyak masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi, dan ini adalah alasan utama masyarakat menjadikan Sekolah Negeri sebagai tujuannya melanjutkan sekolah anak mereka. Tapi pemerintah juga memiliki kemampuan terbatas dalam pengadaan fasilitas bangunan sekolah dan lainnya. Itulah alasan kenapa setiap tahun selalu terjadi permasalahan ini, dan sebagai pejabat yang baru menjabat dua tahun Kami menyadari benar hal itu”.

Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin memperjuangkan agar kedepan anak-anak bangsa dapat memenuhi hak pendidikannya“, lanjut Mohd Dali menutup pembicaraannya. (Aji)

5,461 kali dilihat, 573 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Perkembangan VIRUS CORONA

Komentar Facebook

Trending