Terhubung dengan kami

Batam

Zaharafatimah, SE,M.Ak Menangkan Gugatan VS UNIBA

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM.ID – 26/2/2019 I Zaharafatimah, SE, M.Ak akhirnya memenangkan gugatan melawan Universitas Batam (Yayasan Griya Husada) Rabu, 13/2/2019 lalu didepan pengadilan Negeri Kota Batam. Demikian putusan pengadilan yang dibacakan hakim dengan menyatakan bahwa kepada pihak tergugas (UNIBA) diwajibkan menyerahkan ijazah yang ditahan dan denda keterlambatan penyerahan dokument sejumlah 1 juta rupiah perhari sejak putusan itu ditetapkan.

Dalam putusan tersebut, tuntutan kerugian materil sejumlah 500 juta dan Petitum permohonan maaf dari Tergugat kepada Penggugat di 7 koran selama 7 hari, dihapuskan karena tidak memiliki bukti-bukti pendukung yang kuat, yang membuat penggugat merasa kecewa karena saat Hakim membacakan isi keputusan itu hakim menyatakan tergugat telah melakukan perlawanan hukum karena selama ijazah tergugat ditahan sangat jelas mengalami kerugian karena dapat menghambat tergugat mencari rezeki dan nafkah sesuai ijazah tersebut.

Pada hari ini berbeda, Rabu 20/2/2019, Zaharafatimah, SE, M.Ak juga menjalani sidang PHI di Tanjung Pinang melawan Yayasan Griya Husada (UNIBA) dengan Nomor Perkara 063/2018 . Dalam proses persidangan tersebut Hakim terlihat tercengang mendengar begitu banyaknya kejadian yang diduga pelanggaran dilingkungan Universitas tersebut, tapi penggugat tetap memperlihatkan ketenangannya dan hal ini karena beberapa pengalaman sidang yang pernah dillaluinya di PN Batam dalam kasus ini.

Dosen S2 Bergaji 1,7 Juta Dipecat UNIBA Dan Harus Tebus Ijazah 120 Juta

Dalam sidang PHI dengan Nomor Perkara 175/2018 ini terlihat hakim berkali-kali memberikan peringatan agar tergugat jangan membiarkan hal-hal yang kurang lebih ini terbuka, ke publik.

Sidang yang digelar oleh pengadilan PHI di Tanjung Pinang ini tergugat melakukan tuntutan

1. Ijazah S2 Majister Akuntansi
2. Pesangon dan jasa
3. Gaji 2 bulan yang belum dibayarkan sebelum di PHK.
4. Perbaikan gaji yang dibayarkan dibawah UMK dari tahun 2014 hingga 2018.
5. Perbaikan pembayaran THR dari tahun 2015 hingga 2017 tidak sesuai UU Ketenagakerjaan
6. Honor dari Mahkamah Agung sebagai Operator Vicon dari April 2016 hingga bulan Januari tahun 2018.
7. Gaji berjalan sebelum adanya ketetapan Pengadilan.

Zaharafatimah, SE, M.Ak yang didampingi kuasa hukum Advocad dan Assosiation AlHeRa saat media ini menjumpainya di seputaran Batam Centre mengatakan tetap optimis, karena tuntutan yang dilakukannya adalah merupakan haknya yang dilindungi undang-undang, ungkapnya menutup pembicaraan. (Shd)

350 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

300 Guru & 836 Anak PAUD Berlomba Kreatif di Kepri Mall

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 21/3/2019 | PKG Kota Batam hari ini Kamis, 21/3 pukul 10.00 WIB selenggarakan Lomba PTK dan Anak PAUD PKG se Kota Batam bertempat di Kepri Mall Batam Centre dan diresmikan oleh Walikota dan Bunda Paud Kota Batam Bunda Hj. Marlin Agustina Muhammad Rudi.

Dalam event yang diselenggarakan ini diharapkan dapat membentuk karakter anak dari usia dini dengan pendidik yang berkualitas dalam membentuk pribadi anak daribusia dini, demikian Ketua Panitia dalam sambutannya.

3,376 kali dilihat, 3,376 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Walikota Batam Melepas Festival Manasik Haji Tingkat Anak Usia Dini 2019

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 20/3/2019 Festival manasik haji tingkat usia dini tahun 2019 yang diselenggarakan di Asrama Haji Batam Centre dibuka dan dilepas oleh Walikota Batam yang didampingi oleh Bunda PAUD Kota Batam pada hari ini Rabu, 20/3/2019. Dalam kegiatan ini untuk pertamakalinya di kota Batam diselenggarakan serentak oleh gabungan tiga lembaga mitra dinas pendidikan kota Batam yaitu Pusat Kerja Gugus (PKG), Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) dan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTKI-PGRI) se-kota Batam.

Kegiatan ini terlihat dihadiri oleh para petinggi dinas pendidikan dan instansi lainnya ini terlihat cukup meriah dimana kegembiraan para utusan yang terdiri dari anak usia dini memperlihatkan bahwa kegiatan ini sangat memberikan kebanggaan dan motivasi dalam mengenal salah satu Rukun Islam, demikian panitia menyampaikan pada kru WB dibilangan Asrama Haji Batam Centre.

Dalam sambutannya, Walikota Batam H.M Rudi, SE, MM disamping memberikan wejangan dan dukungan pada kegiatan positif ini. Walikota juga menginstruksikan kepada penyelenggaraan kedepan untuk melakukan kegiatan seperti ini (Manasik Haji) harus dilaksanakan di lokasi Mesjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batu Aji Batam yang merupakan kebanggaan kota Batam dengan kubah terbesar di Indonesia yang akan diresmikan pada bulan september 2019. Pada kesempatan tersebut Walikota Batam juga mengundang seluruh masyarakat, guru dan tamu yang hadir dalam acara festival Manasik Haji ini untuk dapat dapat hadir pada peresmian Mesjid Kubah terbesar di Indonesia pada bulan September 2019 nanti.

Bunda PAUD Kota Batam Marlin Agustina Rudi yang hadir pada acara tersebut mengatakan bahwa sangat bangga dengan festival Manasik Haji ini, karena kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif dan sangat mengedukasi” demikian disampaikan kepada kru Wajah Batam.

Pada festival yang kegiatannya ditutup pada sorenya pukul 15.00 WIB, panitia juga mengumumkan para juara yang berhasil meraih prestasi adalah RA Darussalam Batu Aji (Juara I), RA. Al-Ukhwah Sagulung (Juara II), TK Miftahul Ulum Bengkong (Juara III). dan penyelenggara juga memberikan katagori juara harapan yang diperoleh oleh RA Anak Harapan Sekupang (Harapan I), RA. LTC Legenda Batam Kota (Harapan II) dan TK An Nur Lubuk Baja (Harapan III). (RinaSilfya)

5,929 kali dilihat, 3,214 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Pertemuan Aneh Di Golden Prawn Bengkong Batam

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 19/3/2019 | Kejadian unik di Golden Prawn yang berlangsung pukul 11.00 WIB hingga saat berita ini diterbitkan media WB masih berlangsung dan hal ini menjadikan banyak pertanyaan dikalangan PNS yang mana kehadiran mereka tidak diketahui atas undangan siapa dan tujuan apa.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang diperoleh WB dari sumber yang dipercaya bahwa para ASN diundang melalui lisan oleh pimpinan diinstansinya masing-masing dengan tujuan hanya makan-makan saja.

Pengunjung harus titipkan HP dan elekteonik lainnya.

Uniknya mereka diwanti-wanti tidak boleh membawa Handphone, kamera atau alat perekam lainnya, bahkan sebagaimana kejadian kegiatan di salah satu dinas beberapa hari lalu bahkan sampai cek body untuk memastikan undangan tidak membawa apapun yang berbentuk elektronik berperekam.

Informasi juga masuk dari beberapa sumber bahwa ada sejenis intervensi dan ancaman dimana para ASN dipaksa untuk milih salah satu paslon Presiden, jika tidak maka preskon mereka dari daerah tidak cair dan dana untuk daerah tidak dicairkan oleh pusat, demikian disampaikan melalui WhatsApp kepada awak WB yang siang ini juga mengintip kegiatan diseputar Golden Prown Bengkong Kota Batam yang dijaga sangat ketat.

Pada kesempatan lain, malam sebelumnya juga ada kegiatan yang sama diselenggarakan untuk RT RW dibilangan Bengkong Sadai dan sempat diliput kamera tersembunyi oleh warga (EK) yang dikirimkan ke WB.

Demikian juga informasi dari warga R, kejadian pada malam yang sama di  perumahan Pesona Asri dan Marbela yang dihadiri banyak RT dan RW, pada acara undangan disambut oleh pejabat dan caleg salah satu partai yang meminta dukungan agar diperumahan tersebut bisa “diwarnakan” dengan salah satu warna partai yang melalui instruksi langsung dari pejabat tinggi batam tersebut mereka membagi-bagikan amplop yang berisi ratusan ribu rupiah perorang.

Sekembalinya dari sana mereka juga kembali ke perumahan Pesona Asri dengan memberikan bantuan 10 juta untuk fasum diperumahan tersebut, demikian R menyampaikan berita ini via WhatsApnya. (wb212)

147,206 kali dilihat, 9,139 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Trending