Terhubung dengan kami

Batam

Burhanuddin: “Batam Mau Jadi Apa ?”

Diterbitkan

pada

Laporan Cak Ta’in Komari, SS.

WAJAHBATAM.ID – 30/42019
Hari ini akan menjadi sangat menentukan Batam Mau Jadi Apa? Ketika Menko Perek berani melakukan pelantikan ex-officio jabatan Kepala BP Batam oleh Walikota Batam. Entahlah apa dan bagaimana orientasi untuk pengembangan Kota Batam oleh pemerintah pusat. Kepala BP Batam diganti 3 kali selama kurun waktu 3 tahun dari Mustofa Wijaya Cs diganti Hartanto Reksodiputro Cs, diganti lagi oleh Lukita Dinarsyah Tuwo, setahun diganti lagi oleh Edy Putra Irawadi. Kini mau diganti lagi dengan ex- officio dirangkap jabatan oleh Walikota Batam.

“Batam Mau Jadi Apa?” ucap Daniel Burhanuddin pada sambutan acara Silaturrahmi dan Rapat Anggota Kawan Lama (Kalam) di Radisson Golf and Convention, 28 April 2019. Pernyataan tersebut tentu menjadi sangat menarik bagi penulis karena beberapa sudah menjadi topic dalam tulisan sebelumnya? Artinya, pertanyaan tersebut bukan hanya ada dalam benak penulis maupun Daniel Burhanuddin, tapi mayoritas masyarakat Batam, apalagi bagi para orang tua yang terlibat dalam Kalam yang merupakan mentor pembangunan Kota Batam. Di mana mereka merupakan orang-orang yang masuk ke Pulau Batam erah tahun 80-an hingga tahun 1995.

Mereka yang tergabung dalam Kalam merupakan orang yang terlibat langsung dalam peluh keringat membangun Batam dari hutan belantara menjadi sebuah kota yang memiliki daya tarik bagi rakyat Indonesia dari belahan barat sampai timur. Pembukaan lahan untuk kawasan industry dan infrastruktur menjadi implementasi pembangunan Batam sebagai kawasan industry, perdagangan, pariwisata dan alih kapal (transshipment).

Menurut Daniel, Kepemimpinan di Batam mestinya melalui fit and proper tes. Visi dan misinya harus jelas terpapar sehingga ada tolak ukur pencapaian setiap tahun berjalan dari apa yang sudah disusun dalam program kerja mereka. “Kalau setiap tahun diganti, kapan mereka akan bekerja. Baru kenalan sudah diganti.” Katanya.

Daniel lalu menceritakan bahwa dirinya tertarik ke Batam memutuskan menetap karena mendengar Batam akan dikembangkan sebagai kawasan transshipment. Sebagai kapten kapal yang telah mengaruhi berbagai belahan bumi, Daniel ingin mengembangkan bisnis forwarder karena semua orang akan berpikir bahwa Batam akan terus mengalami pertumbuhan dan akan menjadi sebuah kawasan elit yang sangat sibuk dalam lalu lintas ekonomi, meskipun kenyataan belakangan terjadi penurunan yang cukup drastis. Ratusan industry shipyard gulung tikar, para pekerjanya menjadi pengangguran. Industri elektronik juga tidak ketinggalan ikut tutup meskipun tidak sedahsyat shipyard.

Batam Mau Jadi Apa ? “Gagal Paham Soal Ex-Officio – 2”

Kondisi ini mestinya membuat semua pihak untuk saling introspeksi untuk bersama-sama berusaha memperbaiki Batam yang sedang terpuruk saat ini. Bahkan pertumbuhan ekonomi sempat menyentuh angka 1,04 dua tahun lalu. Maka Perkumpulan Kawan Lama yang membentuk sebuah organisasi dari orang-orang yang punya kontribusi langsung di era tahun 80-95 itu merupakan awal yang baik. “Tinggal bagaimana dan kemana Kalam akan dibawa? Apa orientasi yang ingin dilakukan dan dicapai ke depan?”

Daniel mengingatkan bahwa Batam memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan, terutama dalam bidang transshipment di mana sebagai wilayah perbatasan dapat menjadikan Batam sebagai pintu masuk dan keluar semua alur lalu lintas barang di Indonesia. “Maka kepemimpinan yang visioner menjadi tuntutan murni, jangan lagi main tunjuk seseorang yang tidak memahami filosofi dan orientasi pembangunan Batam sejak awalnya. Mesti ada fit and proper tes, uji public dan rekomendasi dari pihak tertentu sehingga yang memimpin Batam akan tahu persis bagaimana membangun Batam ke depan” ujar Daniel.

Wacana ex-officio jabatan Kepala BP Batam oleh Walikota Batam memang telah menimbulkan kekhawatiran banyak pihak, para stake holder di Batam. Selain akan terjadi pelanggaran hukum dan undang-undang, ex-officio oleh walikota justru mendegradasi status Batam yang sebelumnya satu tingkat di bawah menteri – menjadi di bawah gubernur. Maka apapun kebijakan yang akan diambil pemerintah pusat maka yang harus didahulukan adalah kepentingan nasional, bukan kepentingan kelompok apalagi individu. (***)

23,021 kali dilihat, 15 kali dilihat hari ini

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Mubazir Mendekatkanmu Dengan Syaiton

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM-19/5/2019| Mubazir atau menyia-nyikan sesuatu baik itu waktu ,tenaga atau benda kadang sering kita lakukan tapi kita tidak menyadari hal tersebut,diantara contohnya sifat mubazir yang kita lakukan dalam kehidupan sehari hari adalah ketika membeli makanan perabot rumah tangga dan pakaian. Hanya karena menjaga gaya hidup dan kepuasan kita tidak memperhitungkan apakah yang kita beli itu memang mempunyai maafaat dan kita butuhkan atau karena kesenangan semata berakhir dengan sia – sia.

Apalagi kaum wanita yang memang amat mudah terpengaruh dengan sifat duniawi,kadang mereka membeli sebut saja pakaian sampai penuh sesak dalam lemari mereka sampai sampai tidak ada ruang lagi untuk tempat yang lain.
Tapi tidak semua yang di beli itu mereka pakai malah hanya untuk pajangan saja.
Alangkah sia sianya perbuatan seperti itu padahal dulu pada zaman Rasulullah wanita muslimah di zaman itu hanya mempunyai baju secukupnya dan mereka lebih memilih meberikan uang mereka untuk bersedekah pada fakir miskin atau fisabilillah
Dan Allah SWT sangat membenci sifat menyia-nyikan atau mubazir tersebut sesuai dengan
firman Nya  yang berbunyi :

وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَان الشَّيَاطِينِ

Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (QS. Al Isro’ [17]: 26-27).

Larangan yang sejalan dengan itu ditegaskan pula:
وَلَا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ  [الأنعام/141]
“…dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS Al-An’am /6:141).

Selain itu dari Abu Hurairah dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah menyukai bagimu tiga perkara dan membenci tiga perkara; Dia menyukai kalian bila kalian beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, kalian berpegang teguh dengan agama-Nya dan tidak berpecah belah. Dan Allah membenci kalian dari mengatakan sesuatu yang tidak jelas sumbernya (qiila wa qaala), banyak bertanya dan menyia-nyiakan harta. (HR : Muslim)

Jadi dari Ayat dan hadist di atas jelas bahwa perbuatan mubazir tersebut sangat tidak di senangi oleh Allah SWT maupun Rasullah.
Akankah kita akan mendustakan hal itu.
Dan mari kita menjauhkan diri dari sifat seperti itu walau kita mampu membelinya masih banyak hal baik lainnya yang dapat kita lakukan untuk membelanjakan harta kita.

Gemar benbelanja produk hanya karena gensi, mengunakan kartu kredit untuk kepuasan semata tanpa melihat daya beli, boros mengunakan air bersih dan air minum, suka membeli barang yang tidak di perlukan, menyenangkan diri dengan pakaian, tas, sepatu model terbaru dan suka pamer membeli barang barang mahal, hanya karena ingin di sebut orang kaya atau sosialita sebaiknya kita di jauhkan akan hal tersebut.

Mari kita bijaksana menggunakan rezeki yang di berikan Allah untuk kita terutama dengan mengunakan untuk hal-hal yang bermamfaat tidak menyia-nyiakannya.
Aamiin..
Wassalamualaikum.

(RS)

1,118 kali dilihat, 1,118 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Malam Nuzulul Qu’ran

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID-18/5/2019| Tanpa terasa 13 Ramadhan sudah kita lewati, Semoga kita masih di berikan kekuatan Iman dan Istiqomah menjalan ibadah di bulan yang penuh rahmat dan semakin meningkatkanya sampai akhir merebut kemenangan di hari yang fitri.

Beberapa hari lagi kita akan menjelang peringatan malam Nuzulul Qur’an, dimana malam
Nuzulul Qur’an yang secara harfiah berarti turunnya Al -Quran (kitab suci agama Islam) adalah istilah yang merujuk kepada peristiwa penting penurunan

Al Qur’an secara keseluruhan diturunkan dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia. Lalu diturunkan berangsur-angsur kepada Rasul -shallallahu ‘alaihi wa sallam-
sesuai dengan peristiwa-peristiwa dalam jangka waktu sekitar 23 tahun.

(HR. Thobari, An Nasai dalam Sunanul Kubro, Al Hakim dalam Mustadroknya, Al Baihaqi dalam Dalailun Nubuwwah. Hadits ini dishahihkan oleh Al Hakim dan disetujui oleh Adz Dzahabi. Ibnu Hajar pun menyetujui sebagaimana dalam Al Fath,
4: 9).
Di kutip dari Wikipedia

Memang Al-Qurandi turunkan secara beransur ansur yang di awali dengan  surat Al-‘Alaq ayat 1-5 dan di lanjutkan dengan surat surat yang lainnya sampai lengkap sebanyak 30 juz, 114 surat dan 6236 ayat.

Namun kita tidak akan membahas tentang sejarah turunnya Al -Quran tapi yang terpenting adalah bagaimana cara kita mentadabburikan atau merenungkan makna yang terkandung dalan Al-Quran tersebut agar kita bisa memahami, mengambil hikmah dan mengamalkannya dalam kehidupan kita sehari hari dam menjadikan pedoman hidup bagi kita untuk mencapai jalan yang di ridhoi Allah SWT.

Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5)
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadr: 1- 5)

Dalam surah Al-Baqarah ayat 185 telah jelas diterangkan bahwa Al-Quran diturunkan pada bulan Ramadhan.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)”.
(QS. Al Baqarah: 185).

Jadi mari kita sambut malam Nuzullul Qur”an ini dengan penuh sukacita dan kegembiraan.
Dan mari kita hidupkan setiap malam untuk membacanya dan merenungkan maknanya
Seperti Firman Allah ,

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آَيَاتِهِكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ
Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran. ” (QS. Shaad: 29).

Aamiin..aamiin..ya robbalalamin..
Wassalamualaikum.
(RS)

4,337 kali dilihat, 1,699 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Jika Engkau ingin Bahagia Dunia & Akhirat, Perbaiki Hubunganmu Dengan Allah SWT

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID-18/5/2019|Hidup tak akan pernah terlepas  dari masalah dan kesulitan kadang secara manusia sering terdengar keluhan kapan kami akan tenang ,kapan kami akan kaya, kapan kami akan bahagia. kapan,kapan dan kapan tak akan punya masalah lagi.jika hal itu menderamu dalam hidup maka,
Perbaikilah Hubunganmu dengan Allah Niscaya Allah memperbaiki segalanya untukmu .

Dan bila ingin dimudahkan ketika menghadapi masa masa sulit yang membebanimu, keluar dari kesusahan, maka Allah menjamin itu semua bagi siapa saja yang taat dan bertakwa kepada-Nya.

Allah berfirman,
وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْراً
“Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Allah akan menjadikan kemudahan dalam urusannya.” (QS. Ath-Thalaq:4)
يِا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إَن تَتَّقُواْ اللّهَ يَجْعَل لَّكُمْ فُرْقَاناً وَيُكَفِّرْ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ
“Wahai orang-orang yang beriman, jika engkau bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu petunjuk dan mengampuni segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah Maha Mempunyai karunia yang besar.” (QS. Al-Anfal:29)

Jadi ayat di atas sudah jelas bahwa Allah SWT menjamin kebaikan dunia dan akhirat bagi umatnya yang benar benar berrtaqwa kepada Nya..semata hanya kepadanya dan akan mempermudah segala urusannya
Dan salah satunya…perbaikilah adalah:
“Sholatmu maka Allah akan memperbaiki hidupmu.”

Apalagi di bulan yang penuh berkah ini saatnya kita memperbaiki dan memperbanyak  ibadah kepada Nya,perbanyak berserah diri dan jangan pernah berburuk sangka dengan apa ketentuan yang di berikan Allah SWT kepada kita,tidak selalu apa yang menjadi keinginan kita adalah yang terbaik menurut Allah.
Tapi apa yang menjadi ketentuan Nya,pasti baik untuk umatnya
Aamiin
Wassalamualaikum.
(RS)

17,812 kali dilihat, 4,059 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Trending