Terhubung dengan kami

Batam

15 Tahun Pasar Induk Batam Diabaikan, Walikota Dapat Dikenakan Sanksi Dipidana (Bag I)

Diterbitkan

pada

Laporan: Suharsad (Ketua LSM Penggerak Pengusaha Kecil Menengah)

WAJAHBATAM.ID – Batam | Ratusan warga dan pedagang yang tinggal di Pasar Induk Jodoh Batam, Rabu, 30/10/2019 kembali melakukan perlawanan menantang ratusan pasukan tim terpadu dari pemerintah Kota Batam.

Aksi pemblokiran jalan yang dilakukan pedagang bertujuan untuk menghalangi penggusuran yang dilakukan tim terpadu dalam rangka penertiban pasar induk jodoh yang sudah belasan tahun tidak terurus dan sudah dalam kondisi mengkhawatirkan.

Kawasan Pasar Induk yang dulunya megah itu memiliki luas lahan 5 Hektar dengan bangunan fisik tahap pertama seluas 1,7 Hektar yang menelan biaya hampir 40 miliar. Bangunan tahap pertama tersebut memiliki 772 kios, meja dan cressen yang diperuntukkan untuk pedagang yang ditempatkan di Tempat Pemindahan Sementara (samping kawasan pasar induk sekarang) dan sudah memiliki sertifikat kepemilikan kios pasar induk yang diterbitkan oleh Dinas Pasar Kota Batam saat itu (tahun 2003) dan pedagang yang memilki sertifikat adalah yang dinyatakan berhak mendapatkan kios melalui cabut undi.

Permasalahan muncul saat pembagian kios, dimana banyak pedagang yang tidak mendapatkan haknya karena saat itu sertifikat banyak yang diterbitkan secara ilegal dengan nilai jual antara Rp 7.500.000 hingga Rp 15.000.000 /lembar sertifikat. dan akhirnya pedagang yang harusnya mendapatkan haknya pada pembangunan tahap pertama tersingkir dan mendapat bagian pada pembangunan pasar induk tahap ke dua yang hingga saat ini sudah 15 tahun tidak pernah terealisasi pembangunannya.

Pasar megah yang diswastanisasikan pada tahun 2007 melalui sebuah pansus DPRD Batam, kembali menimbulkan permasalagan baru. PT GTA sebagai pemenang tender pengelolaan pasar induk jodoh batam juga mengalami kegagalan, dimana segala sistem yang dilakukan masih menjadikan kemajuan pasar mengalami halangan, dimana kios kios yang saat itu telah diserahkan ke pedagang melalui jual beli sertifikat diduga bukan dimiliki pedagang, sehingga kondisi pasar tetap dalam fakum dan kosong, yang beroperasi saat itu adalah pedagang-pedagang yang benar benar berprofeai sebagai pedagang.

Kegagalan pengelolaan pasar tersebut akhirnya membawa pedagang yang bermodal pas pasan kembali memilih mengadu nasib di kaki lima Toss 3000. dan menjadikan kios kios mereka sebagai tempat penyimpanan barang yang dalam waktu panjang hingga pasar induk ditertibkan hari ini, Rabu 30/10/2019.

Perjalanan pasar induk tahap pertama yang menunggu kelahiran pembangunan pasar induk tahap kedua yang sudah 15 tahun tidak kunjung terealisasi, menjadikan tugas dan kewajiban walikota batam selama tiga priode tidak terpantau hukum, dimana menurut Suharsad sesuai
Permendagri nomor 17 tahun 2007,
Setiap kerugian daerah akibat kelalaian, penyalahgunaan/pelanggaran hukum atas pengelolaan Barang Milik Daerah diselesaikan melalui tuntutan ganti rugi sesuai dengan peraturan perundang-undangan, serta setiap pihak yang mengakibatkan kerugian daerah sebagaimana dimaksud,
dapat dikenakan sanksi administratif dan/atau sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Jadi Suharsad mengatakan bahwa Walikota Batam dapat dipidana karena mengabaikan tugasnya merawat dan mengurus asset negara. Demikian Suharsad mengatakan dalam keramaian penggusuran pasar i duk jodoh batam. (wb212)

Bersambung

41,851 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Batam

Pentas Seni Kenduri Melayu Sepi Pengunjung

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 13/12/2019 | Lapangan Engku Putri hari kedua, Kamis (12/12/2019) dalam acara Pentas Seni Kenduri Melayu yang diselenggarakn Pemko Batam terlihat sepi pengunjung.

Walaupun pada malam itu menampilkan artis negeri jiran Bruney Darussalam dan hiburan dari berbagai kesenian dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia, lapangan Engku Putri yang sangat luas tersebut terlihat sepi. Kemeriahan hanya terlihat dari banyaknya tenda-tenda pedagang yang disewakan oleh panitia penyelenggara.

WB yang sengaja memantau dampak kegiatan ekonomi masyarakat terhadap pengusaha kecil menengah mencoba mewawancarai beberapa orang pedagang. Dari keterangan beberapa pedagang mengatakan bahwa pada hari kedua mereka belum beruntung karena sepi dari pengunjung. “Disini keramaian hanya terlihat dari banyaknya tenda-tenda yang disewakan dengan harga antara 1,5 juta hingga 2 juta selama lima hari hingga penutupan nanti” kata salah satu pedagang kepada kru WB.

Ani (nama samaran), mengatakan bahwa mereka dari salah satu komunitas UKM di Batam juga mengalami hal yang sama, “Saya sewa 1,5 juta hingga hari kedua kami belum bisa mendapatkan penghasilan dari biaya sewa yang kami keluarkan, dan Saya berharap pihak panitia memikirkan bagaimana untuk mensukseskan acara ini

Pada tempat terpisah, Joni (nama samaran) juga mengatakan bahwa tetangganya yang berjualan es dan minuman segar mengalami kesulitan merngalami kerugian karena dagangannya yang membutuhkan listrik harus merugi karena pada malam hari setelah acara bubar listrik dipadamkan panitia sementara mereka kontrak selama 5 hari berturut-turut”.

Aminah (nama samaran) juga mengatakan, “kami mau bergabung menyewa stand disini karena dalam roundown acara terlihat padat acaranya, ternyata acara dimulai setelah Isya, dan kalaupun kami hadir sore malah tak ada kegiatan“, katanya.

Waupun tidak semua pedagang mengalami hal yang sama, tapi hampir rata-rata pedagang mengharapkan agar panitia juga memikirkan untuk meramaikan acara ini, “ramai saja kami cukup merasa puas, walaupun nantinya rezeki kami belum tentu baik karena rezeki Allah yang tentukan” demikian Udin (nama samaran) sambil meminta bantuan pada WB untuk mempublikasikan kegiatan ini, “tolonglah pada WB untuk viralkan kefiatan ini” kata beberapa pedagang pada kru Wajah Batam yang dijawab “Insyaallah kami akan mencobanya, semoga tiga hari kedepan Allah memberikan rezeki pada kita semua.” kata salah satu awak WB sambil menyalami para pedagang tersebut.

Pada malam itu Tim WB belum dapat menjumpai Panitianya untuk meminta brosur acara dan roundown acara tersebut. (TimWB)

1,730 kali dilihat, 1,730 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

WB-BMN: Siapa Saja Boleh Hadir di Event WB

Diterbitkan

pada

Oleh

Laporan Panitia WB Anniversary ke-7: WajahBatam Milik Kita Semua

WAJAHBATAM.ID | Sebelumnya Kami segenap Admin dan Pengurus WB mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh masyarakat Batam yang sudah menyempatkan dirinya hadir dalam puncak acara Anniversary Ke-7 WB yang diselenggarakan pada tanggal 7 dan 8 Desember 2019 di lapangan parkir Kepri Mall Batam Centre.

Terkusus kepada donatur yang telah membantu terselenggaranya acara yang kami selenggarakan 1 bulan (10 Nov s.d 8 Des 2019) dengan berbagai agenda event dan perlombaan yang kami selenggarakan di MB2 Batam Centre.

Sebagaimana tradisi WB dalam menyelenggarakan event, kami mengundang siapa saja melalui forum sosial FB WB tanpa terkecuali. WB adalah milik kita bersama dan WB tak menghalangi siapa saja yg hadir, baik itu pejabat, pengusaha hingga pengemis sekalipun.

Oleh karenanya, atas nama Pimpinan WB saya memohon maaf dan ampun sebesar2nya kepada saudara2 kami yang merasa tidak terundang secara resmi, karena WB mempunyai tradisi demikian kecuali donatur donarur yang perlu sedikit kami hargai dengan tanpa meninggikan kelasnya dari yang lain.

Dalam HUT 7 WB kali ini, WB telah bermitra dengan sebuah sanggar kesenian dan budaya Bhatoro Mayang Nusantoro (BMN), dimana BMN memiliki sebuah tim yang mumpuni dalam bidang kesenian budaya Jawa Timur (Jaranan dan Kuda Lumping).

Demikian dengan ucapan “terimakasih” kepada seluruh member WB yang telah berpartisipasi dalam mentampaikan berita berita yang dibutuhkan masyarakat sekaligus menjadikan WB sebagai salah satu pilar yang kita anggap hampir punah.

Akhir salam, “Tetaplah Bersama Kami, CCTVnya Kota Batam”

ttd
#PresWb
#AdminWb
#BrigadeWb
#KruWb
#DonaturWb

1,867 kali dilihat, 562 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Polling PILWAKO

Diterbitkan

pada

Oleh

Andai Hari Ini Pilwako Batam, Siapakah Pilihan Anda ?

24,096 kali dilihat, 590 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Pasang Iklan Disini

Trending