Terhubung dengan kami

Berita

Catat, Ini Jarak Pengereman yang Aman untuk Sepeda Motor

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM.ID | BATAM  – Teknik mengerem merupakan teknik yang harus dikuasai oleh pengendara, tak terkecuali sepeda motor. Fungsinya tentu untuk menahan laju motor supaya tetap aman dalam berkendara.
Supaya tetap aman, pengereman tidak boleh dilakukan secara tiba-tiba atau mendadak. Akibatnya, motor bisa terjungkal atau pun tergelincir di jalan.
Karena itu, Anda perlu mengetahui jarak aman pengereman yang bergantung pada kecepatan berkendara seperti dikutip dari akun Instagram @mpmhondajatim.
Semakin tinggi kecepatan motor, semakin jauh pula jarak pengeremannya. Setidaknya, Anda harus mengerem di jarak kira-kira 40-45 meter jika tengah melaju 60 km/jam. Dengan begitu, motor akan berhenti dalam waktu 3 detik.
Hitungan tersebut hanya berlaku ketika jalan dalam kondisi kering. Jika hujan, jarak yang pengereman harus lebih jauh lagi. Hal ini diakibatkan daya cengkeram ban dan rem yang sedikit berkurang karena air.
Jarak yang diambil harus semakin jauh apabila kondisi kampas, cakram, atau pun tromol sudah terkikis. Kondisi ban juga berpengaruh pada jarak pengereman.
lip6

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Pekan Raya & Karnaval Kuda Lumping Sambut 1 Muharam 1441

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID | Pekan raya dan karnaval budaya kudalumping ke lll yang diselenggarakan di kelurahan Tanjung Sengkuang dari tanggal 28 Agustus 2019 lalu, ditutup pada malam hari tanggal 3 September 2019.

Pekan raya ini diselenggarakan oleh kelurahan Tanjung Sengkuang dalam rangka menyambut Hari besar Islam 1 Hijriyah 1441. Acara yang ditutup oleh sekda kota Batam Jefridin ini pada pembukaannya diresmikan oleh camat Batu Ampar yang didampingi oleh lurah tanjung Sengkuang Tukijan.

Acara ini juga didukung oleh 3 Sanggar tari kuda lumping yang ada dikota Batam yaitu “bathoro mayang nusantoro”, “Turonggo Seto”, “Sri manunggal bodoyo”, dan “Suryo Joyo Kusumo”.

Panitia penyelenggara pekan raya dan karnaval juga menggelar beberapa acara seperti “pencak silat” dari Perguruan SILAT “SETIA HATI TERATE,” dan TAPAK SUCI.

Kemeriahan pekan raya ditanjung Sengkuang pada malam terakhir dihadiri sekitar 4000 pengunjung yang berasal dari seluruh daerah di kota Batam.

Adanya pekan raya ini terselenggara, membuktikan bahwa Kekayaan seni dan budaya yang ada dikota Batam membuktikan Batam adalah miniatur Indonesia yang layak untuk menjadi daerah tujuan pariwisata mancanegara,

Kontributor:
Edi Kartika

24,590 kali dilihat, 192 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Serunya Lomba Kolase Dalam Soft Opening Kampung Warna Warni Kuliner UKM Batam

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID | Shoft opening Kampung Warna Warni UKM Batam bertempat di lantai dasar Mall Botania 2 yang diselenggarakan oleh Avava foodplase hari ini Sabtu, 31 Agustus 2019 terlihat sangat meriah dan cukup menghibur pengunjung yang hadir.

Kampung warna warni UKM Batam yang hadir sebagai salah satu konsep pariwisata, menggandeng komunitas sosial Wajah Batam dan OK OCE sebagai mitra pengelolaan bersama dalam memenuhi fasilitas pariwisata kota Batam yang mulai berkembang.

Sebagai salah satu usaha dalam mendukung perkembangan ekonomi mikro dibidang kulinary, Kampung Warna Warni mulai memperkenalkan dirinya kemasyarakat dengan penyelenggaraan lomba kolase dari bahan kertas untuk anak usia 4-6 tahun yang hari ini terlihat sangat meriah dan ceria.

Seluruh peserta yang berpartisipasi terdiri dari anak-anak Taman Kanak-kanak dan umum. Mereka diminta untuk membawa peralatannya sendiri seperti lem, gunting serta kertas origami.

Setelah aturan main ditentukan oleh panitia, yang terdiri dari kru Wajahbatam dan Karyawan Kampung Warna Warni, acara dimulai dengan pengguntingan kertas origami yang dilanjutkan dengan menempel guntingan origami membentuk sebuah gambar yang artistik.

Acara dimulai pukul 11.00 hingga 13.30 wib dan pembagian hadiah dilakukan pada pukul 15.00 setelah dewan juri melakukan penilaian yang sangat selektif.

Kemeriahan suasana kampung warna warni dalam shoft opening yang diikuti sekitar 120 peserta anak-anak ini menjadikan pusat wisata kuliner yang didirikan oleh Avava FoodPlase cukup menjadi perhatian publik dengan penuhnya lokasi arena kuliner UKM tersebut. Hal ini terlihat dengan kehadiran masyarakat yang penasaran dengan keberadaan unik Kampung Warna Warni yang dalam beberapa Minggu ini terdengar heboh di media sosial Wajah Batam. (TimWb)

14,128 kali dilihat, 191 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Berita

Bandara Hang Nadim Tidak Lagi Jadi Primadona Pemudik, Pelabuhan Kapal Laut Jadi Alternatif

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 30-5-2019 | Bandara Internasional Hang Nadim Batam sore ini Kamis, 30/5/2019 terlihat sedikit ada lonjakan penumpang yang bepergian keluar Kota Batam dibandingkan hari-hari sebelumnya,

Hal tersebut disinyalir semakin banyaknya arus pemudik yang berangkat keluar Batam menuju kampung halamannya pada hari raya Idul Fitri tahun ini.

 

Pada tempat yang terpisah, dari informasi yang diperoleh oleh awak media ini mengatakan bahwa “dibandingkan dari sebelum adanya kenaikan harga tiket, suasana keberangkatan dan kedatangan penumpang pesawat saat ini sangat jauh menurun. Walaupun saat ini suasana lebaran, tetap masih belum merubah keadaan seperti sebelumnya pada hari-hari biasa”, demikian pengakuan salah satu pekerja kepada awak media ini.

Pada kesempatan yang sama, awak media Wajah Batam juga menerima informasi bahwa khususnya masalah keamanan di bandara Hang Nadim tetap maksimal, namun keamanan menjelang lebaran kali ini lebih terfokus di pelabuhan-pelabuhan kapal laut, karena masyarakat Batam yang akan mudik tahun ini lebih cenderung memilih naik kapal laut. (TimWb)

59,167 kali dilihat, 185 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Trending