Terhubung dengan kami

Berita

Medsos Mahasiswa Diawasi, BEM SI Sebut Menteri Nasir Berlebihan

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM.ID | JAKARTA  (09/06/2018 ) – Rencana langkah Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir buat memantau media sosial (medsos) mahasiswa dianggap terlalu berlebihan. Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Ahmad Wali Radhi menilai hal itu sebetulnya tidak perlu dilakukan.
“Rencana upaya yang dilakukan Pak Nasir untuk melakukan pelacakan nomor HP dan medsos itu merupakan suatu upaya yang berlebihan dan didasari motif terlalu khawatir,” kata Ahmad seperti yang dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (8/6).
Nasir berniat menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mendata medsos mahasiswa buat mencegah radikalisme di kampus. Mereka menyatakan akan membuat profil dari setiap mahasiswa, berdasarkan aktivitasnya di medsos.
Nasir mengklaim hal itu merupakan salah satu cara mencegah berkembangnya paham radikal di perguruan tinggi. Sebab dia beralasan hasil temuan Kemristekdikti menunjukkan masih ada mahasiswa yang memperoleh ilmu atau pengetahuan tentang paham radikal dari medsos.
Ahmad menilai tudingan sejumlah perguruan tinggi diduga menjadi terpapar paham radikal tidak berdasarkan data yang valid. Ia menilai tidak ada indikator yang jelas dalam mengkategorikan kampus-kampus yang dicap terpapar radikalisme.
“Kami menyampaikan bahwa mengenai isu radikalisme ini merupakan isu yang enggak jelas ya datanya,” katanya.
Kendati demikian, pihaknya belum menyatakan sikap resmi terkait rencana Menteri Nasir.
“Hanya saja kami menolak tegas upaya radikalisme yang bermuara pada tindakan terorisme, karena itu kan kita musuhi bersama,” kata mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.(/cnn)

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Bandara Hang Nadim Tidak Lagi Jadi Primadona Pemudik, Pelabuhan Kapal Laut Jadi Alternatif

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 30-5-2019 | Bandara Internasional Hang Nadim Batam sore ini Kamis, 30/5/2019 terlihat sedikit ada lonjakan penumpang yang bepergian keluar Kota Batam dibandingkan hari-hari sebelumnya,

Hal tersebut disinyalir semakin banyaknya arus pemudik yang berangkat keluar Batam menuju kampung halamannya pada hari raya Idul Fitri tahun ini.

 

Pada tempat yang terpisah, dari informasi yang diperoleh oleh awak media ini mengatakan bahwa “dibandingkan dari sebelum adanya kenaikan harga tiket, suasana keberangkatan dan kedatangan penumpang pesawat saat ini sangat jauh menurun. Walaupun saat ini suasana lebaran, tetap masih belum merubah keadaan seperti sebelumnya pada hari-hari biasa”, demikian pengakuan salah satu pekerja kepada awak media ini.

Pada kesempatan yang sama, awak media Wajah Batam juga menerima informasi bahwa khususnya masalah keamanan di bandara Hang Nadim tetap maksimal, namun keamanan menjelang lebaran kali ini lebih terfokus di pelabuhan-pelabuhan kapal laut, karena masyarakat Batam yang akan mudik tahun ini lebih cenderung memilih naik kapal laut. (TimWb)

43,672 kali dilihat, 99 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Berita

Harga Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran Cenderung Stabil

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 29/5/2019 | Kebutuhan pokok menjelang hari raya Idhul Fitri 1440 H di beberapa pasar kota Batam cenderung stabil tanpa ada kenaikan yang signifikan dibanding sebelum Ramadhan sebagaimana pantauan media Wajah Batam, rabu sore 16.00 WIB di salah satu Pasar yang berada di kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

Lihat videonya ..!!

 

Dari pantauan tersebut, harga-harga kebutuhan pokok seperti daging ayam, daging sapi, cabe, sayur dan lainnya hanya sedikit naik dan bahkan ada yang turun hingga 3000 rupiah per kilonya menjelang lebaran ini.

Menurut pedagang yang dijumpai awak media ini, kisaran perbedaan harga ada yang naik antara 2.000 hingga 3.000 rupiah per kilo dan ada juga yang turun hingga 3.000 rupiah per kilo seperti daging kotak.

Kecenderungan stabilnya harga kebutuhan ini membuat masyarakat tidak begitu mempersoalkan biaya lainnya dalam menyambut lebaran tahun ini. (TimWb)

19,538 kali dilihat, 99 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Merasa Dibohongi Pelni dan PT. Inalum, Masyarakat Bakar Dokumen Keberangkatan

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 17/5/2019 | Harapan pulang kampung yang diharapkan masyarakat Batam hari ini Jumat (17/5) pupus karena masyarakat yang sudah mengumpulkan berkas sebelumnya dan dijanjikan pada hari ini pukul 09.00 WIB mendapat panggilan ternyata harus gigit jari dan pulang dengan tangan kosong setelah tahu mereka tidak mendapatkan tiket yang dinyatakan sudah habis.

Dengan kejadian ini masyarakat yang datang berbondong-bondong merasa dibohongi oleh oknum Pelni dan PT. Inalum, demikian disampaikan Sabarudin salah satu aktifis yang juga hadir untuk mengambil tiket yang dijanjikan tersebut karena telah merasa mengumpulkan berkas-berkas berupa KTP dan KK sebelumnya.

“Kantor pelni Sekupang tahun sebelumnya lancar tahun ini ada unsur KKN masyarakat disuruh pulang bagi yyg sudah kumpulkan berkas disuruh besok datang hari Jumat jam 9 tinggal ambil tiket seperti tahun lalu tiba tiba Jumat datang tiket sudah habis di bagikan ini namanya pembohongan atau penipuan terhadap masyarakat, Masyarakat yg mau mudik dgn tiket gratis dari PT. Inalum akhirnya kecewa dengan membakar foto copij KTP dan KK akibat pembagian tiket tidak jelas dan adanya unsur KKN dgn panitia” demikian Sabarudin menyampaikan hal ini kepada Wajah Batam via WhatsApp siang ini. (shd)

60,332 kali dilihat, 99 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Trending