Terhubung dengan kami

Berita

Tahukah Anda Apa Itu IPAL ?

Diterbitkan

pada

Batam, 9/12/2019 | BP Batam mempunyai target pembangunan Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) atau waste water treatment plant (WWTP) tahap I yang pembangunannya diwilayah Bengkong saat ini sudah mencapai 76,4 persen selesai pada tahun 2020 mendatang.

Kepala Bidang Pengelolaan Limbah, BP Batam, Iyus Rusmana mengatakan sebagai kota industri dan daerah tujuan pariwisata, isu lingkungan menjadi persoalan yang sangat penting untuk diperhatikan. Karena itu Batam terus berupaya menciptakan lingkungan yang sehat, salah satunya dengan membangun IPAL tersebut,

 

“Proyek ini dikerjakan oleh Hansol EME dan konsultannya Sunjin, keduanya dari Korea Selatan,” demikian Iyus sebagaimana dilansir dalam Kata Batam.

IPAL Bengkong Sadai dibangun di atas lahan sekitar 7 hektare. Proyek ini dibiayai dari dana dukungan Pemerintah Korea Selatan melalui pinjaman lunak (soft loan) Economic Development Coorperation Fund (EDCF) sebesar USD43 juta.

Lebih lanjut Iyus mengungkapkan manfaat IPAL sangat banyak di antaranya menjaga kualitas dan kuantitas air waduk, menjaga kualitas perairan agar tetap bersih, menjaga saluran drainase/parit, sungai, pantai dari pencemaran limbah domestik, estetika lingkungan terjaga bersih, hijau dan asri.

IPAL juga dapat menghasilkan pupuk berkualitas yang bisa digunakan untuk penghijauan hutan kota, taman kota, dan taman-taman lingkungan disamping juga bermanfaat dalam peningkatan kesehatan masyarakat karena dengan IPAL lingkungan bersih dari bibit-bibit penyakit dan kotoran.

“Lingkungan yang bersih serta kualitas air yang terjaga akan bermanfaat dalam meningkatkan investasi serta wisatawan ke Batam,” Demikian Iyus

(TimWb)

17,458 kali dilihat, 22 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Polling PILWAKO

Diterbitkan

pada

Oleh

Andai Hari Ini Pilwako Batam, Siapakah Pilihan Anda ?

54,049 kali dilihat, 24 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Berita

BP Batam & ATB Wajib Perlakukan Air Sebagai Hak Manusia

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 30/3/2019 | “Air adalah kebutuhan fital dari kehidupan makhluk hidup didunia ini, dan anugerah yang sangat besar dari Allah. SWT itu tidak boleh dimanipulasi oleh makluk manapun termasuk manusia-manusia yang memperjualbelikannya atas nama hukum yang dapat memusnahkan hidup sekelompok manusia belum beruntung” (Rina Silfya, S.Pd)

Seperti halnya pada sebuah rilis yang dikonfirmasi dari Uba Inga Sigalingging sebagai berikut:

Pesan untuk BP Batam dan PT. ATB.

Ada begitu banyak warga miskin kota di Batam yang tidak dan belum mendapatkan Hak atas air (bersih). Namun BP Batam dan PT ATB tidak peduli sama sekali.

Ada dua hal yang diabaikan BP Batam dan PT ATB, Pertama; meniadakan Hak atas air (bersih) bagi warga miskin kota dan kedua; melakukan diskriminasi terhadap rakyat miskin di Batam.

Mudah-mudahan melalui Hari Air Sedunia, BP Batam dan PT ATB memiliki kepedulian akan Hak atas air (bersih) warga miskin di Batam. (Uba Inga Sigalingging)

12,312 kali dilihat, 13 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Batam

Suharsad: 72 CPNS 2013 Diduga Palsukan Dokument Untuk Lulus Jadi PNS Batam

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 27/2/2019 / Buntut dari demo yang diselenggarakan oleh CPNS K2 yang dinyatakan dibatalkan Pemko Batam menguak indikasi-indikasi kecurangan dan aroma korupsi dengan melapornya para pendemo ke team Saber Pungli Polresta Barelang Kota Batam. Hal ini disampaikan oleh beberapa orang korban CPNS K2 ke Wajah Batam hari ini Selasa 27/2/2019 via WhatsApp ketika media ini mengkonfirmasi langsung kepada mereka.

Enam Tahun Dinyatakan Lulus Oleh BKN, 93 CPNS Akan Demo Karena Dinyatakan Batal Oleh Pemko Batam

Dari pembicaraan online tersebut, Suharsad sebagai Pendiri Medsos WAJAH BATAM yang bernaung dibawah LSM Forum Komunikasi Pendidikan Nasional dan diberi kepercayaan oleh para guru tersebut mengungkapkan bahwa terdapat 72 CPNS yang dinyatakan lulus adalah peserta yang dinyatakan TMS (tidak memenuhi syarat), dan dalam proses yang panjang, peserta tersebut harus melengkapi salah satu dokumen berupa SK (surat keputusan) sebagai guru dan mengajar minimal terhitung per 1 Januari tahun 2005. Sementara keterangan yang kami peroleh bahwa mayoritas dari 72 CPNS tersebut belum pernah mengajar, berhenti, mengajar terputus bahkan ada pekerja PT yang bisa mengantongi SK mengajar dari sekolah Negeri, sehingga kami menduga mayoritas 72 peserta tersebut telah memalsukan SK mengajar mereka sebagai guru yang ironisnya terbit dari sekolah Negeri. Disinilah dapat diduga bahwa pejabat dan pekerja di ASN Pemko Batam ini kurang profesional atau bahkan ada pembiaran disengaja, dan dari keterangan para guru masalah ini sudah pernah masuk ke Kejaksaan Negeri Batam, tapi hingga kini tak ada tindak lanjutnya” ungkap Suharsad.

Terbongkar: Ada Iuran Puluhan Juta Dari Penerimaan CPNS Batam

Kepala BKD Syahir yang dihubungi media ini via WA hingga berita ini diterbitkan belum memberikan jawabann. (wb212)

Sebagian Data Yang Diduga Palsukan SK:

  1. Wrsy, SD 013 sagulung
  2. SHM, SMP 38 Tj. Uncang
  3. DI, Disnaker
  4. HY, SDN 002 batu aji
  5. HB, SDN 07 Batam kota
  6. YR, SDN 002 batu aji
  7. R, SD 01 batu aji
  8. S, SD 01 Batu aji
  9. S, SMK 1
  10. N
  11. R
  12. RP
  13. M, 04 Batu Ampar
  14. IP, SMK 1
  15. AT, SK terputus
  16. EB, SMPN 31
  17. NN, SMPN 50
  18. RN, SMK 3 NIP th 2014 SK tidak jelas
  19. TD, SMKN 4
  20. M, SMP 35
  21. M, SMK 2
  22. H, SMP 20
  23. LAD, SMK 3
  24. M, SK Pindahan Medan diragukan
  25. MJ, Kerja PT, SK pertahun dr Propinsi.
  26. S
  27. S
  28. GSW, SMP 25
  29. NS, SMP 25
  30. KM, SMP 20
  31. N, SMP 20
  32. A, SMP 3
  33. IY, SMP 35

34.YS, SMPN 44

diterangkan bahwa data yang belum terangkum segera kami kumpulkan, tutup Suharsad yang juga sebagai Ketua Umum LSM FKPN ini. (wb212)

15,621 kali dilihat, 15 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

Lanjutkan Membaca

Pasang Iklan Disini

Iklan

Komentar Facebook

Trending