Terhubung dengan kami

Berita

Gerindra soal JK: Pejabat Negara Jangan Berpolitik Praktis

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM.ID |  –  Jusuf Kalla (JK) disebutkan telah didaftarkan ke KPU sebagai ketua tim pemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Gerindra mengkritik langkah tersebut.

“Kami ingin mengingatkan pemerintah jangan sampai menghadapi Pemilu 2019 para pejabat eksekutif sibuk berpolitik praktis, sehingga menganggu kinerja pemerintah,” kata anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade, dalam perbincangan, Selasa (14/8/2018).

Selain JK, Andre juga menyoroti sejumlah menteri Kabinet Kerja yang sempat mengantar Jokowi-Ma’ruf ke Gedung Joang dan KPU saat mendaftarkan diri sebagai capres-cawapres pada Jumat (10/8). Sejumlah menteri dan pejabat eksekutif yang sempat mengantar Jokowi-Ma’ruf di antaranya ialah Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

“Lalu waktu Pak Jokowi mulai dari Gedung Joang hingga ke KPU kita melihat beberapa menteri di Kabinet Kerja ada di sana, padahal menteri-menteri itu kan bukan petinggi partai,” sebut Andre.

Dia menyinggung kondisi ekonomi RI yang dinilai sedang dalam keadaan terpuruk. Andre meminta Jokowi dan jajarannya agar tak lupa dengan tugas-tugas.

“Kita tahu kinerja pemerintah ini kan di bawah perform, ekonominya nyungsep 5% lalu sekarang dolar sudah Rp 14.600, harga kebutuhan bahan pokok tinggi, lapangan kerja sulit. Jadi tolong Pak Jokowi dan tim benar-benar serius silakan mengurus kampanye, tapi jangan sampai mengganggu kinerja pemerintah,” ujarnya.

Andre pun kemudian mencontohkan Sandiaga Uno yang memilih mundur dari kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta setelah memutuskan maju jadi cawapres Prabowo Subianto. Ia membandingkan hal itu dengan pejabat eksekutif di kabinet Jokowi.

“Bang Sandi sudah memberikan contoh mundur dari wagub karena tidak ingin mempolitisasi birokrasi Pemda DKI. Jangan sampai Pak Jokowi maju, menteri-menteri sibuk berkampanye. Terus kerjanya mana? Katanya kerja, kerja, kerja,” tukas Andre.

Kubu capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin sudah mendaftarkan nama-nama penggawa tim pemenangan pemilunya ke KPU. Jusuf Kalla (JK) menjadi ketua tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf, meski belakangan diketahui JK lebih ingin menjadi ketua tim penasihat saja.

“Yang sudah dimasukkan di KPU, beliau (JK) sebagai Ketua,” kata Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kantor DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Senin (13/8)

detik

450 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Bandara Hang Nadim Tidak Lagi Jadi Primadona Pemudik, Pelabuhan Kapal Laut Jadi Alternatif

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 30-5-2019 | Bandara Internasional Hang Nadim Batam sore ini Kamis, 30/5/2019 terlihat sedikit ada lonjakan penumpang yang bepergian keluar Kota Batam dibandingkan hari-hari sebelumnya,

Hal tersebut disinyalir semakin banyaknya arus pemudik yang berangkat keluar Batam menuju kampung halamannya pada hari raya Idul Fitri tahun ini.

 

Pada tempat yang terpisah, dari informasi yang diperoleh oleh awak media ini mengatakan bahwa “dibandingkan dari sebelum adanya kenaikan harga tiket, suasana keberangkatan dan kedatangan penumpang pesawat saat ini sangat jauh menurun. Walaupun saat ini suasana lebaran, tetap masih belum merubah keadaan seperti sebelumnya pada hari-hari biasa”, demikian pengakuan salah satu pekerja kepada awak media ini.

Pada kesempatan yang sama, awak media Wajah Batam juga menerima informasi bahwa khususnya masalah keamanan di bandara Hang Nadim tetap maksimal, namun keamanan menjelang lebaran kali ini lebih terfokus di pelabuhan-pelabuhan kapal laut, karena masyarakat Batam yang akan mudik tahun ini lebih cenderung memilih naik kapal laut. (TimWb)

38,817 kali dilihat, 181 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Berita

Harga Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran Cenderung Stabil

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 29/5/2019 | Kebutuhan pokok menjelang hari raya Idhul Fitri 1440 H di beberapa pasar kota Batam cenderung stabil tanpa ada kenaikan yang signifikan dibanding sebelum Ramadhan sebagaimana pantauan media Wajah Batam, rabu sore 16.00 WIB di salah satu Pasar yang berada di kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

Lihat videonya ..!!

 

Dari pantauan tersebut, harga-harga kebutuhan pokok seperti daging ayam, daging sapi, cabe, sayur dan lainnya hanya sedikit naik dan bahkan ada yang turun hingga 3000 rupiah per kilonya menjelang lebaran ini.

Menurut pedagang yang dijumpai awak media ini, kisaran perbedaan harga ada yang naik antara 2.000 hingga 3.000 rupiah per kilo dan ada juga yang turun hingga 3.000 rupiah per kilo seperti daging kotak.

Kecenderungan stabilnya harga kebutuhan ini membuat masyarakat tidak begitu mempersoalkan biaya lainnya dalam menyambut lebaran tahun ini. (TimWb)

14,763 kali dilihat, 181 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Merasa Dibohongi Pelni dan PT. Inalum, Masyarakat Bakar Dokumen Keberangkatan

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 17/5/2019 | Harapan pulang kampung yang diharapkan masyarakat Batam hari ini Jumat (17/5) pupus karena masyarakat yang sudah mengumpulkan berkas sebelumnya dan dijanjikan pada hari ini pukul 09.00 WIB mendapat panggilan ternyata harus gigit jari dan pulang dengan tangan kosong setelah tahu mereka tidak mendapatkan tiket yang dinyatakan sudah habis.

Dengan kejadian ini masyarakat yang datang berbondong-bondong merasa dibohongi oleh oknum Pelni dan PT. Inalum, demikian disampaikan Sabarudin salah satu aktifis yang juga hadir untuk mengambil tiket yang dijanjikan tersebut karena telah merasa mengumpulkan berkas-berkas berupa KTP dan KK sebelumnya.

“Kantor pelni Sekupang tahun sebelumnya lancar tahun ini ada unsur KKN masyarakat disuruh pulang bagi yyg sudah kumpulkan berkas disuruh besok datang hari Jumat jam 9 tinggal ambil tiket seperti tahun lalu tiba tiba Jumat datang tiket sudah habis di bagikan ini namanya pembohongan atau penipuan terhadap masyarakat, Masyarakat yg mau mudik dgn tiket gratis dari PT. Inalum akhirnya kecewa dengan membakar foto copij KTP dan KK akibat pembagian tiket tidak jelas dan adanya unsur KKN dgn panitia” demikian Sabarudin menyampaikan hal ini kepada Wajah Batam via WhatsApp siang ini. (shd)

55,472 kali dilihat, 196 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Trending