Terhubung dengan kami

Batam

Surat Terbuka Untuk Pemimpin Kota Batam

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM.ID | BATAM  –  Direktur Lembaga Sosial Masyarakat Forum Komunikasi Pendidikan Nasional (LSM FKPN) yang selama ini sangat kritis dalam menyikapi dan memperjuangkan aspirasi pendidikan masyarakat hari ini (Minggu, 15/7/2018) membuat surat terbuka untuk pemimpin kota Batam yang dialamatkan kepada Walikota Batam terkait kisruhnya pelaksanaan pendidikan di kota Batam yang menurut pantauannya setiap tahun pelaksanaan PPDB tidak pernah terselesaikan, demikian Suharsad (red)
SURAT TERBUKA U/ PEMIMPIN BATAM
Kepada Yth:
Walikota Batam
Di-
Engku Putri Batam
Penerimaan Siswa Baru sudahpun selesai dan apa yang dikhawatirkan masyarakat khususnya masyarakar yang kurang beruntung dan ekonomi pas-pasan terbukti, karena terindikasi merupakan tradisi tahunan yang menjadi momok pendidikan masyarakat khususnya orang tua yang akan memasukkan anaknya sekolah di sekolah negeri.
Kisruh tahunan tentang PPDB ini terjadi hampir disemua sekolah dan hal ini ternyata terbukti dengan terjaringnya dalam OTT Saber Pungli salah satu ketua Komite SMPN 10 Sei Panas. Hal ini tentunya dapat dijadikan sebagai acuan dan kajian untuk membenahi sistem penyelwnggaraan PPDB yang setiap tahun tak kunjung selesai.
Kejadian tersebut tentu dapat dijadikan sebagai contoh dan gambaran bagaimana hancurnya sistem yg selama ini “dipelihara” oleh pihak2 yg tak ingin sistem itu berjalan dengan sesungguhnya. Dan setiap tahun hal ini terindikasi secara masive berjalan “aman-aman” saja seolah adanya pembiaran oleh walikora Batam sebagai pemimpin di Kota batam ini.
WAJAH BATAM yang hingga saat ini memilki 478.000an member dan sebagai media sosial yang merupakan wadah aspirasi langsung masyarakat dengan tanpa terlibat dengan intervensi dari pihak manapun telah banyak mendapat pengaduan dan aspirasi publik yang perlu disikapi oleh pemerintah kota batam khususnya dalam hal pendidikan.
Dalam hal ini, Pemerintah kota batam harus membenahi sistem dengan konsekwen dan konsisten agar hak pendidikan masyarakat benar-benar dimilikinya untuk kemajuan bangsa secara umumnya.
Menyikapi hal tersebut disamping hebohnya sekolah-sekolah dalam penerimaan siswa baru, masyarakat juga dihadapkan dengan anjuran walikota Batam H. M. Rudi untuk mendemo BP Batam dimana Pemko Batam kesulitan mendapatkan lahan untuk membanguan sekolah.
DASAR HUKUM BERDIRINYA KOTA BATAM
Mengacu pada UU nomor 53 Tahun 1999 tentang pembentykan kota Batam jelas mengatur semua kewenangan daerah devenitif tanpa kecuali masalah pendidikan. Untuk hal tersebut walikota memiliki kewenangn dalam mentikapi hal tentang pendidikan dan infrastrukturnya, oleh karenanya hal tersebut tidaklah etis walikira menfanjurkan masyarakatnya mendemo BP Batam yang norabenenya juga secara vertikal menantang presiden secara jabatan, karena apapun negosiasi yang pernah dibicarakan dengan pihak BP Batam adalah merupakan keputusan pemwrintah RI secara khusus.
Mengkaji dalam permasalahan ini, dapat disimpulkan bahwa walikota bertindak seperti seorang aktifis dan andaikan hal ini tetap merupakan “suara” walikota batam, kenapa harus tanggung2.. bukankah scr kebijakan walikota batam dapat melakukan kajian dg melibatkan aktifis, lsm, tokoh dan stakeholder lainnya yg hasilnya diserahkan ke Presiden untuk dikaji ulang dan secara ekstrimnya lagi kenapa tidak menghimbau masyarakat untuk demo pembubaran BP saja agar selesai polemik tahunan ini..?
Maka untuk hal tersebut diatas dengan ini masyarakat atas pemegang kekuasaan tertinggi (UUD 45) memerintahkan Walikota Batam untuk melaksanakan aturan tentang Penyelenggaraan Pendidikan dengan Tegas, Murni dan Konsekuen yaitu dengan melaksanakan tugas dan fungsinya dalam menentukan kebijakan serta menentukan pejabat penyelenggara pendidikan yang bersih dan menjaga Batam menjadi kota yang kondusif dengan tanpa intrik apapun.
Semoga tahun berikutnya tidak ada lagi masyarakat yang “terzalimi” dalam memperoleh hak pendidikan anaknya dan Batam dapat menjadi kota besar yang maju dikemudian hari.
Ttd,
Dir. FKPN – Suharsad

915 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

KPLHI Akan Bawa Pengusaha Batako Berbahan Baku Limbah Ke Pengadilan

Diterbitkan

pada

Oleh

Sebuah tulisan tentang Limbah yang dirobah jadi bahan bangunan dan akan dibawa ke hukum oleh KPLHI Kepri dan Batam.

KONSPIRASIMINIMALISIR COST LIMBAH

Sebuah perusahaan pengelolaan limbah yang berada di KPLI Kabil melakukan pengolahan limbah Acetylene (limbah karbit) dan Spent Bleaching Earth (SBE) yang materialnya diperoleh dari industri yang berada di seputaran Sekupang, Tanjung Uncang (untuk Acetylene) dan Kabil (untuk SBE).

Kedua limbah tersebut masuk dalam kategori LIMBAH B3  sebagaimana termaktub dalam Permen LH No. 101 Tahun 2014 seperti telihat dalam matrik dibawah ini :

Tabel 3. Daftar Limbah B3 dari Sumber Spsesifik Umum KODE INDUSTRI/ KEGIATAN JENIS KODE LIMBAH BERBAHAYA 56 Gas Industri Manufaktur dan formulasi gas industri antara lain berupa asetilena dan hydrogen B356-1 Limbah Carbide-residu2B356-2 Katalis antara lain reformer atau desulfurizer bekas2 lampiran

Azhari: Batako Berbahan Limbah B3 Ancam Kesehatan Masyarakat Batam

Proses industri oleochemical dan/ atau pengolahan minyak hewani atau nabati Kedua jenis limbah B3 diatas dikelola oleh PT. Haikki Green dan dioleh/ diproduksi menjadi bahan bangunan berupa BATAKO yang sudah dipasarkan kepada konsumen baik kepada pihak pengembang Properti dan masyarakat umum.

Dari penelusuran yang dilakukan oleh KPLHI Kepri dan KPLHI Kota Batam menemukan dibeberapa titik pembangunan ruko diantaranya dikomplek Mega Legenda, Niaga Mas Sukajadi dan Lucky Plaza di Nagoya.

KPLHI sudah melayangkan surat dan bertanya tentang izin pemanfaat bagi kedua material tersebut atas dasar kecurigaan. Tidak signifikannya volume limbah Acetylene di KPLI Kabil sementara limbah SBE dalam volume besar setiap hari masuk ke lokasi pengumpulan PT. HaikkiGreen.

Sehingga tidak memberikan solusi dalam mengurang volume limbah Acetylene yang sudah bertahun tahun dikumpulkan di KPLI Kabil.

Dari hasil uji komposisi yang dilakukan oleh KPLHI di Laboratorium Kimia Analitik MIPAUGM terhadap contoh yang disampling di lokasi pembangunan Ruko di Mega Legenda dapat disimpulkan bahwa materi yang dipergunakan untuk membuat Batako tersebut dominan (± 70%- 75%) mengandung Silika (SiO2) yang equivalen dengan kimia penyusun SBE sedangkan Acetylene dominan tersusun dari kimia Kapur (CaO).

KPLHI mensinyalir ada pembohongan public yang dilakukan oleh Perusahaan tersebut dalam pengelolaan limbah B3 ini karena sampai saat ini belum menjawab surat kami tentang izin pemanfaat terhadap kedua material tersebut sebagai bahan baku pembuatan Batako. Persoalan tersebut KPLHI akan menempuh jalur hukum untuk mendapatkan kepastian dari pada legalitas Batako yang diproduksi oleh PT. Haikki Green agar konsumen dapat terlindungi dari kejahatan lingkungan dalam proses pemanfaat limbah Acetylene dan SBE oleh PT. Haikki Green dan akan meminta pihak Kepolisian untuk menyelidiki konspirasi produksi Batako ini terhadap produsen limbah Batako yaitu beberapa perusahaan pengolahan minyak sawit  yang menjadi klain PT. Haikki Green.

Patut diduga pemilik limbah melakukan kerjasama untuk meminimalkan cost pengelolaan  limbah B3 yang menjadi tanggung jawabnya jika harus dikelola ke lokasi pengumpul di Cileungsi. KPLHI pada prinsipnya tidak keberatan dengan kegiatan pengolahan dan pemanfaatan akan tetapi prosedur dan regulasi harus ditaati dengan baik.

Semoga menjadi peringatan bagi usaha/ kegiatan lain bahwa produksi yang anda lakukan punya dampak negative dan wajib dikelola dengan baik sesuai aturan. Sampai bertemu di Pengadilan  buat  siapapun yang melakukan tindak pidana lingkungan (KPLHI)

10,120 kali dilihat, 10,120 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Tim Terpadu Segera Gusur PKL Diseputar Jembatan Barelang Batam

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 17/6/2019 | Penggusuran yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota Batam terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) akan dilaksanan dalam waktu dekat, hal ini sesuai surat perintah bongkar nomor 17/TIM-TPD/VI/2019 yang diberikan pada PKL yang sudah sembilan tahunan melaksanakan aktifitas usahanya diseputaran jembatan 1 hingga jembatan 2 Barelang Batam.

Keberadaan pedagang di Jembatan Barelang selama ini diduga tanpa izin dari pemerintahan Kota Batam, dan pemko Batam dalam peningkatan kepariwisataan akan melakukan penertiban jembatan Barelang yang sekarang banyak dikunjungi wisatawan lokal ataupun manca negara.

Ketika Tim WB mengunjungi pedagang yang berada dilokasi (jembatan 1&2), beberapa pedagang mengatakan bahwa para pedagang berharap pemerintah dapat memberi solusi agar mereka bisa melanjutkan usaha walau ditempat yang disediakan oleh pemerintah dikawasan jembatan yang saat ini merupakan salah satu icon pariwisata di Batam. (TimWb)

10,329 kali dilihat, 4,090 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Liburan Telah Usai, Ayo Kembali Ke Sekolah

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID-16/6/2019 Liburan telah usai Lebaran pun sudah berlalu tanpa terasa saatnya kembali ke sekolah merupan aktivitas pertama yang akan di lakukan anak anda senin pagi besok.
Tentu sebagai orang tua biasanya selalu membantu anak anak mereka mempersiapkan segala sesuatunya untuk sekolah esok hari, dan hari pertama sekolah hal apa saya yang perlu di persiapkan anal anda untuk berangkat ke sekolah besok.

● Yang pertama tentunya seragam sekolah mereka yang sudah beberapa lama di istirahatkan selama liburan saatnya untuk di cek kembali apa sudah di cuci dan strika agar besok pagi pagi tidak kalang kabut mencari di mana pakaian tersebut berada.
Yang kedua

● Cuci tas dan sepatu sekolah walau sebenarnya hal ini sepele tapi menjadi satu poin bagi anak anda untuk semangat kembali bersekolah.karena dengan seragam, tas, kaos kaki dan sepatu yang bersih membuat mereka semangat dan senang ke sekolah kembali.
Yang ketiga

● Cek Jadwal Pelajaran.
Pastikan anak anda di hari pertama sekolah tersebut masuk belaharnya jam berapa dan pastikan apakah mereka belajar seperti biasa atau malah ulangan atau ujian karena libur tahun ini bertepatan dengan bulan bulan evaluasi kenaikan kelas.
Dan cek jadwal pekajaran atau ujian mereka apa sudah di berikan guru sebelum libur agar tidak ketinggalan informasi dan berita.
Yang ke empat

● Persiapkan alat alat tulis, buku atau perlengkapan ujian agar mereka siap untuk melakukan kegiatan  atau aktivitas sekolah mereka besok hari.jika ada yang sudah habis atau di ganti sebaiknya di persiapkan dari sekarang.
Yang kelima

●Jangan lupa sebelum berangkat sekolah besok sarapan dan minum vitamin untuk menjaga kesehatan tubuh mereka agar tetap bersemangat untuk bersekolah kembali, jika anak anda masih usia prasekolah ada baiknya hari pertama sekolah setelah liburan kemaren anda mengantarkankan ke sekolah untuk hari pertama memberikan semangat untuk mereka.

Jadi selain jadwal, seragam, barang-barang atau peralatan yang harus dipersiapkan saat akan menempuh pendidikan. menjaga kesehatan jasmani dan rohani juga penting, agar kegiatan belajar menjadi maksimal dan bisa mendapatkan ilmu lebih baik.

Itulah diantara persiapan  yang perlu di perhatikan orang tua dan anak anak yang akan memulai kembali aktivitas sekolahnya setelah liburan.
Terima kasih.
Semoga bermamfaat.

( RS)

8,068 kali dilihat, 3,403 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Trending