Terhubung dengan kami

Berita

2 Demonstran Palestina Tewas Ditembak Tentara Israel di Gaza

Diterbitkan

pada

Gaza – Dua demonstran Palestina tewas dan belasan lainnya luka-luka dalam bentrokan antara para demonstran dan tentara Israel di wilayah Gaza. Insiden itu terjadi saat aksi demo menentang pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qidra mengatakan, Zakaria al-Kafarneh (24) terkena tembakan di bagian dadanya saat bentrokan di perbatasan Gaza dengan Israel, tepatnya di sebelah utara Jabalia pada Jumat (22/12) waktu setempat. Pria berumur 24 tahun itu meninggal tak lama kemudian. Demikian diberitakan kantor berita Safa seperti dilansir Press TV, Sabtu (23/12/2017).
Di hari yang sama, Mohammed Nabeel Mohaisen (26) juga tewas akibat tembakan peluru saat bentrokan antara puluhan pemuda Palestina dengan para tentara Israel di sebelah timur Gaza.
Selain itu, ratusan pemuda Gaza melemparkan batu-batu ke pasukan Israel di sebelah timur Khan Younis. Setidaknya 11 orang terluka usai ditembak tentara-tentara Israel dalam insiden itu. Salah satu korban luka saat ini dalam kondisi kritis. Dia ditembak setelah mencoba memotong pagar perbatasan dan melemparkan batu ke tentara-tentara Israel.

Sementara itu di tempat terpisah di kota al-Bireh, Tepi Barat, yang berlokasi sekitar 15 kilometer sebelah utara Yerusalem Timur, bentrokan juga terjadi antara ratusan pemuda Palestina dan pasukan Israel usai salat Jumat. Insiden-insiden serupa juga terjadi di kota-kota lainnya di Tepi Barat termasuk Nablus, Salfit dan Beita.
Sumber : Detiknews

1,026 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Polling PILWAKO

Diterbitkan

pada

Oleh

Andai Hari Ini Pilwako Batam, Siapakah Pilihan Anda ?

11,009 kali dilihat, 991 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Pekan Raya & Karnaval Kuda Lumping Sambut 1 Muharam 1441

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID | Pekan raya dan karnaval budaya kudalumping ke lll yang diselenggarakan di kelurahan Tanjung Sengkuang dari tanggal 28 Agustus 2019 lalu, ditutup pada malam hari tanggal 3 September 2019.

Pekan raya ini diselenggarakan oleh kelurahan Tanjung Sengkuang dalam rangka menyambut Hari besar Islam 1 Hijriyah 1441. Acara yang ditutup oleh sekda kota Batam Jefridin ini pada pembukaannya diresmikan oleh camat Batu Ampar yang didampingi oleh lurah tanjung Sengkuang Tukijan.

Acara ini juga didukung oleh 3 Sanggar tari kuda lumping yang ada dikota Batam yaitu “bathoro mayang nusantoro”, “Turonggo Seto”, “Sri manunggal bodoyo”, dan “Suryo Joyo Kusumo”.

Panitia penyelenggara pekan raya dan karnaval juga menggelar beberapa acara seperti “pencak silat” dari Perguruan SILAT “SETIA HATI TERATE,” dan TAPAK SUCI.

Kemeriahan pekan raya ditanjung Sengkuang pada malam terakhir dihadiri sekitar 4000 pengunjung yang berasal dari seluruh daerah di kota Batam.

Adanya pekan raya ini terselenggara, membuktikan bahwa Kekayaan seni dan budaya yang ada dikota Batam membuktikan Batam adalah miniatur Indonesia yang layak untuk menjadi daerah tujuan pariwisata mancanegara,

Kontributor:
Edi Kartika

31,052 kali dilihat, 125 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Serunya Lomba Kolase Dalam Soft Opening Kampung Warna Warni Kuliner UKM Batam

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID | Shoft opening Kampung Warna Warni UKM Batam bertempat di lantai dasar Mall Botania 2 yang diselenggarakan oleh Avava foodplase hari ini Sabtu, 31 Agustus 2019 terlihat sangat meriah dan cukup menghibur pengunjung yang hadir.

Kampung warna warni UKM Batam yang hadir sebagai salah satu konsep pariwisata, menggandeng komunitas sosial Wajah Batam dan OK OCE sebagai mitra pengelolaan bersama dalam memenuhi fasilitas pariwisata kota Batam yang mulai berkembang.

Sebagai salah satu usaha dalam mendukung perkembangan ekonomi mikro dibidang kulinary, Kampung Warna Warni mulai memperkenalkan dirinya kemasyarakat dengan penyelenggaraan lomba kolase dari bahan kertas untuk anak usia 4-6 tahun yang hari ini terlihat sangat meriah dan ceria.

Seluruh peserta yang berpartisipasi terdiri dari anak-anak Taman Kanak-kanak dan umum. Mereka diminta untuk membawa peralatannya sendiri seperti lem, gunting serta kertas origami.

Setelah aturan main ditentukan oleh panitia, yang terdiri dari kru Wajahbatam dan Karyawan Kampung Warna Warni, acara dimulai dengan pengguntingan kertas origami yang dilanjutkan dengan menempel guntingan origami membentuk sebuah gambar yang artistik.

Acara dimulai pukul 11.00 hingga 13.30 wib dan pembagian hadiah dilakukan pada pukul 15.00 setelah dewan juri melakukan penilaian yang sangat selektif.

Kemeriahan suasana kampung warna warni dalam shoft opening yang diikuti sekitar 120 peserta anak-anak ini menjadikan pusat wisata kuliner yang didirikan oleh Avava FoodPlase cukup menjadi perhatian publik dengan penuhnya lokasi arena kuliner UKM tersebut. Hal ini terlihat dengan kehadiran masyarakat yang penasaran dengan keberadaan unik Kampung Warna Warni yang dalam beberapa Minggu ini terdengar heboh di media sosial Wajah Batam. (TimWb)

20,868 kali dilihat, 135 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Trending