Terhubung dengan kami

Berita

Sanksi Tak Bayar Upah Lembur Pekerja saat Libur Pilkada

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM.ID | JAKARTA (27/06/2018 ) – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menegaskan perusahaan yang tak membayarkan upah lembur  saat mempekerjakan karyawan saat libur Pilkada dapat terkena sanksi. Sanksi tersebut berupa pidana kurungan maksimal 12 bulan dan/atau denda paling banyak Rp100 juta.
FX Watratan, Kasubdit Pengawasan Norma Waktu Kerja, Waktu Istirahat, dan Pengupahan Kemenaker menjelaskan bahwa pihaknya bakal menindak tegas perusahaan yang tak membayarkan upah lembur bekerja saat libur Pilkada.
“Akan diberi peringatan lewat nota pemeriksaan sampai dua kali, lalu ikuti sanksi yang berlaku,” ujar Franky, sapaan akrabnya, kepada CNNIndonesia.com.
Dalam UU Ketenegakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pengusaha yang mempekerjakan pekerja atau buruh pada hari libur resmi wajib membayarkan upah lembur.
Sesuai ketentuan Kemenakertrans, besaran upah lembur untuk pekerja dengan waktu kerja enam hari (40 jam) seminggu adalah dua kali upah sejam pada tujuh jam pertama. Kemudian tiga kali upah pada jam kedelapan dan kesembilan, serta empat kali upah pada jam kesepuluh.
Sedangkan besaran upah untuk pekerja dengan waktu kerja lima hari (40 jam) seminggu adalah dua kali upah sejam pada delapan jam pertama. Kemudian tiga kali pada jam kesembilan dan kesepuluh, serta empat kali upah pada jam kesebelas.
Jika tak mengindahkan aturan tersebut, sesuai pasal 187 UU ketenagakerjaan, pengusaha yang melanggar dapat dikenakan sanksi pidana kurungan maksimal 12 bulan dan/atau denda maksimal Rp100 juta.
Adapun sanksi tersebut, sesuai pasal 189, tak menghilangkan kewajiban pengusaha membayar hak-hak dan/atay ganti kerugian kepada tenaga kerja atau pekerja/buruh.
CNN

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Polling PILWAKO

Diterbitkan

pada

Oleh

Andai Hari Ini Pilwako Batam, Siapakah Pilihan Anda ?

11,081 kali dilihat, 1,063 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Pekan Raya & Karnaval Kuda Lumping Sambut 1 Muharam 1441

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID | Pekan raya dan karnaval budaya kudalumping ke lll yang diselenggarakan di kelurahan Tanjung Sengkuang dari tanggal 28 Agustus 2019 lalu, ditutup pada malam hari tanggal 3 September 2019.

Pekan raya ini diselenggarakan oleh kelurahan Tanjung Sengkuang dalam rangka menyambut Hari besar Islam 1 Hijriyah 1441. Acara yang ditutup oleh sekda kota Batam Jefridin ini pada pembukaannya diresmikan oleh camat Batu Ampar yang didampingi oleh lurah tanjung Sengkuang Tukijan.

Acara ini juga didukung oleh 3 Sanggar tari kuda lumping yang ada dikota Batam yaitu “bathoro mayang nusantoro”, “Turonggo Seto”, “Sri manunggal bodoyo”, dan “Suryo Joyo Kusumo”.

Panitia penyelenggara pekan raya dan karnaval juga menggelar beberapa acara seperti “pencak silat” dari Perguruan SILAT “SETIA HATI TERATE,” dan TAPAK SUCI.

Kemeriahan pekan raya ditanjung Sengkuang pada malam terakhir dihadiri sekitar 4000 pengunjung yang berasal dari seluruh daerah di kota Batam.

Adanya pekan raya ini terselenggara, membuktikan bahwa Kekayaan seni dan budaya yang ada dikota Batam membuktikan Batam adalah miniatur Indonesia yang layak untuk menjadi daerah tujuan pariwisata mancanegara,

Kontributor:
Edi Kartika

31,063 kali dilihat, 136 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Serunya Lomba Kolase Dalam Soft Opening Kampung Warna Warni Kuliner UKM Batam

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID | Shoft opening Kampung Warna Warni UKM Batam bertempat di lantai dasar Mall Botania 2 yang diselenggarakan oleh Avava foodplase hari ini Sabtu, 31 Agustus 2019 terlihat sangat meriah dan cukup menghibur pengunjung yang hadir.

Kampung warna warni UKM Batam yang hadir sebagai salah satu konsep pariwisata, menggandeng komunitas sosial Wajah Batam dan OK OCE sebagai mitra pengelolaan bersama dalam memenuhi fasilitas pariwisata kota Batam yang mulai berkembang.

Sebagai salah satu usaha dalam mendukung perkembangan ekonomi mikro dibidang kulinary, Kampung Warna Warni mulai memperkenalkan dirinya kemasyarakat dengan penyelenggaraan lomba kolase dari bahan kertas untuk anak usia 4-6 tahun yang hari ini terlihat sangat meriah dan ceria.

Seluruh peserta yang berpartisipasi terdiri dari anak-anak Taman Kanak-kanak dan umum. Mereka diminta untuk membawa peralatannya sendiri seperti lem, gunting serta kertas origami.

Setelah aturan main ditentukan oleh panitia, yang terdiri dari kru Wajahbatam dan Karyawan Kampung Warna Warni, acara dimulai dengan pengguntingan kertas origami yang dilanjutkan dengan menempel guntingan origami membentuk sebuah gambar yang artistik.

Acara dimulai pukul 11.00 hingga 13.30 wib dan pembagian hadiah dilakukan pada pukul 15.00 setelah dewan juri melakukan penilaian yang sangat selektif.

Kemeriahan suasana kampung warna warni dalam shoft opening yang diikuti sekitar 120 peserta anak-anak ini menjadikan pusat wisata kuliner yang didirikan oleh Avava FoodPlase cukup menjadi perhatian publik dengan penuhnya lokasi arena kuliner UKM tersebut. Hal ini terlihat dengan kehadiran masyarakat yang penasaran dengan keberadaan unik Kampung Warna Warni yang dalam beberapa Minggu ini terdengar heboh di media sosial Wajah Batam. (TimWb)

20,879 kali dilihat, 146 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Trending