Terhubung dengan kami

Batam

Deklarasi 2019GP Di Batam Dilaksanakan Pada Dini Hari

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM.ID | BATAM  – (29 Juli 2018, 01.00WIB) Neno Warisman dan para undangan deklarasi #2019GantiPresiden telah berhasil keluar dari bandara sekitar pukul 24.00 WIB dengan selamat setelah negosiasi dengan pihak perwakilan massa penjemput. Panitia pelaksana deklarasi melakukan perubahan pelaksanaan acara dimana acara akan dilakukan pada dini hari ini. Saat berita ini diturunkan, massa penjemput langsung menuju ke tempat deklarasi yang di tunjuk panitia yaitu lapangan Edukits, Batam Center.
Tapi sebelum menuju ke edukits, massa penjemput yang berjumlah ribuan berkumpul di mesjid Sukajadi Batam center. Hal ini karena korban pemukulan dari pihak penjemput (Andika) masih belum boleh keluar dari polres, sedangkan pelaku pemukulan kabarnya sudah dibolehkan keluar dari polres. Peserta Deklarasi #2019GantiPresiden berencana menjemput rekan mereka yang menjadi korban kekerasan dari pihak yang diduga tidak menginginkan Deklarasi ini terlaksana dengan lancar, aman dan damai.

Kemungkinan deklarasi yang di rencanakan pada pagi hari nanti akan berlangsung ricuh melihat gelagat para pengunjuk rasa yang berhasil melakukan unjuk rasa di Bandara yang merupakan Objek Vital Nasional dan diluar jam yang diperbolehkan untuk melakukan unjuk rasa.

740 kali dilihat, 15 kali dilihat hari ini

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Lakukan Hal Kecil Namun Istiqomah, Maka lihat Hasilnya

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID-21/5/2019| Hijrah atau berpindah sebuah perkataan yang sangat mudah untuk di ucapkan tapi harus punya usaha yang keras dan tekad untuk menjalankannya.
Tidak jarang godaan mendera kita semakin kuat di saat kita akan memulai langkah untuk berpindah.

Hijrah mempunyai arti yang amat luas dalam kehidupan kita.
Tidak saja berpindah secara terang baik tempat tinggal,kota bahkan Negara, tapi hijrah juga mempunyai arti berpindahnya diri untuk lebih baik lagi dari perbuatan kita yang telah lalu keprilaku seterusnya yang lebih baik semata karena Allah, yang di sebut dengan hijrah di jalah Allah.

Dan Hijrah mempunyai mamfaat yang begitu banyak bagi kita jika memang kita merasa dan tepat waktunya untuk melakukan itu, dan salah satu mamfaat hijrah yaitu memberikan keluasan rezeki untuk kita jika memang di tempat kita yang lama sudah tidak baik lagi kita teruskan.

Diantara dalil yang menunjukkan bahwa berhijrah di jalan Allah termasuk kunci rezki adalah firman Allah.

وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الْأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً
“Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rizki yang banyak” [An-Nisaa/4 : 100]

Tentu untuk berhijrah tersebut tudak cukup hanya berpindah saja, tapi juga ada hal-hal yang harus kita lakukan agar hijrah kita mendapat Ridho Allah SWT.
Diantaranya adalah pasanglah niat yang tulus ikhlas bahwa hijrah yang kita lakukan hanya semata karena Allah,
bukanlah semua perbuatan kita di dunia ini semuanya tergantung dari niat.
Seperti hadist di bawah ini.

Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan; barangsiapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan.”. 
(HR:Bukhari:52)

Selain niat yang perlu kita lakukan selanjutnya adalah
Hijrah itu adalah suatu proses tidak langsung “Alakadabra” langsung berhasil seperti yang kita inginkan, maka mulailah dengan langkah kecil namun Istiqomah.
Seperti firman Allah yang berbunyi :

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS.Ar Ra’d:11).

Dan di setiap jalan yang kita ambil dalam hidup menuju kebaikan, yakinlah bahwa Allah akan selalu berada bersama kita.

“Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah selalu bersama kita.” (QS.At Taubah : 40)

Dan yang terpenting dari semua itu adalah ” Doa”,jangan pernah butus berdoa dan memohon kepada Allah apapun permasalahan yang kita hadapi.
Dan ini merupakan senjata terbaik untuk kita yang ingin melakukan Hijrah.
Seperti Firman Allah :

Berdoalah kepada-Ku pastilah aku kabulkan untukmu” .( QS: Al Mukmin : 60).

Ini hanya sebahagian kecil hal hal yang bisa kita lakukan jika kita ingin berhijah, masih banyak lagi yang bisa di lakukan agar hijrah yang kita lakukan tersebut bisa merbah kehidupan lita agar bisa lebih baik lagi.
Aamiin…Semoga bermanfaat .
Wassalamualaikum.

( RS.rinasilfya)

776 kali dilihat, 776 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Mubazir Mendekatkanmu Dengan Syaiton

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM-19/5/2019| Mubazir atau menyia-nyikan sesuatu baik itu waktu ,tenaga atau benda kadang sering kita lakukan tapi kita tidak menyadari hal tersebut,diantara contohnya sifat mubazir yang kita lakukan dalam kehidupan sehari hari adalah ketika membeli makanan perabot rumah tangga dan pakaian. Hanya karena menjaga gaya hidup dan kepuasan kita tidak memperhitungkan apakah yang kita beli itu memang mempunyai maafaat dan kita butuhkan atau karena kesenangan semata berakhir dengan sia – sia.

Apalagi kaum wanita yang memang amat mudah terpengaruh dengan sifat duniawi,kadang mereka membeli sebut saja pakaian sampai penuh sesak dalam lemari mereka sampai sampai tidak ada ruang lagi untuk tempat yang lain.
Tapi tidak semua yang di beli itu mereka pakai malah hanya untuk pajangan saja.
Alangkah sia sianya perbuatan seperti itu padahal dulu pada zaman Rasulullah wanita muslimah di zaman itu hanya mempunyai baju secukupnya dan mereka lebih memilih meberikan uang mereka untuk bersedekah pada fakir miskin atau fisabilillah
Dan Allah SWT sangat membenci sifat menyia-nyikan atau mubazir tersebut sesuai dengan
firman Nya  yang berbunyi :

وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَان الشَّيَاطِينِ

Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (QS. Al Isro’ [17]: 26-27).

Larangan yang sejalan dengan itu ditegaskan pula:
وَلَا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ  [الأنعام/141]
“…dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS Al-An’am /6:141).

Selain itu dari Abu Hurairah dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah menyukai bagimu tiga perkara dan membenci tiga perkara; Dia menyukai kalian bila kalian beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, kalian berpegang teguh dengan agama-Nya dan tidak berpecah belah. Dan Allah membenci kalian dari mengatakan sesuatu yang tidak jelas sumbernya (qiila wa qaala), banyak bertanya dan menyia-nyiakan harta. (HR : Muslim)

Jadi dari Ayat dan hadist di atas jelas bahwa perbuatan mubazir tersebut sangat tidak di senangi oleh Allah SWT maupun Rasullah.
Akankah kita akan mendustakan hal itu.
Dan mari kita menjauhkan diri dari sifat seperti itu walau kita mampu membelinya masih banyak hal baik lainnya yang dapat kita lakukan untuk membelanjakan harta kita.

Gemar benbelanja produk hanya karena gensi, mengunakan kartu kredit untuk kepuasan semata tanpa melihat daya beli, boros mengunakan air bersih dan air minum, suka membeli barang yang tidak di perlukan, menyenangkan diri dengan pakaian, tas, sepatu model terbaru dan suka pamer membeli barang barang mahal, hanya karena ingin di sebut orang kaya atau sosialita sebaiknya kita di jauhkan akan hal tersebut.

Mari kita bijaksana menggunakan rezeki yang di berikan Allah untuk kita terutama dengan mengunakan untuk hal-hal yang bermamfaat tidak menyia-nyiakannya.
Aamiin..
Wassalamualaikum.

(RS)

4,354 kali dilihat, 1,079 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Malam Nuzulul Qu’ran

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID-18/5/2019| Tanpa terasa 13 Ramadhan sudah kita lewati, Semoga kita masih di berikan kekuatan Iman dan Istiqomah menjalan ibadah di bulan yang penuh rahmat dan semakin meningkatkanya sampai akhir merebut kemenangan di hari yang fitri.

Beberapa hari lagi kita akan menjelang peringatan malam Nuzulul Qur’an, dimana malam
Nuzulul Qur’an yang secara harfiah berarti turunnya Al -Quran (kitab suci agama Islam) adalah istilah yang merujuk kepada peristiwa penting penurunan

Al Qur’an secara keseluruhan diturunkan dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia. Lalu diturunkan berangsur-angsur kepada Rasul -shallallahu ‘alaihi wa sallam-
sesuai dengan peristiwa-peristiwa dalam jangka waktu sekitar 23 tahun.

(HR. Thobari, An Nasai dalam Sunanul Kubro, Al Hakim dalam Mustadroknya, Al Baihaqi dalam Dalailun Nubuwwah. Hadits ini dishahihkan oleh Al Hakim dan disetujui oleh Adz Dzahabi. Ibnu Hajar pun menyetujui sebagaimana dalam Al Fath,
4: 9).
Di kutip dari Wikipedia

Memang Al-Qurandi turunkan secara beransur ansur yang di awali dengan  surat Al-‘Alaq ayat 1-5 dan di lanjutkan dengan surat surat yang lainnya sampai lengkap sebanyak 30 juz, 114 surat dan 6236 ayat.

Namun kita tidak akan membahas tentang sejarah turunnya Al -Quran tapi yang terpenting adalah bagaimana cara kita mentadabburikan atau merenungkan makna yang terkandung dalan Al-Quran tersebut agar kita bisa memahami, mengambil hikmah dan mengamalkannya dalam kehidupan kita sehari hari dam menjadikan pedoman hidup bagi kita untuk mencapai jalan yang di ridhoi Allah SWT.

Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5)
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadr: 1- 5)

Dalam surah Al-Baqarah ayat 185 telah jelas diterangkan bahwa Al-Quran diturunkan pada bulan Ramadhan.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)”.
(QS. Al Baqarah: 185).

Jadi mari kita sambut malam Nuzullul Qur”an ini dengan penuh sukacita dan kegembiraan.
Dan mari kita hidupkan setiap malam untuk membacanya dan merenungkan maknanya
Seperti Firman Allah ,

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آَيَاتِهِكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ
Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran. ” (QS. Shaad: 29).

Aamiin..aamiin..ya robbalalamin..
Wassalamualaikum.
(RS)

8,301 kali dilihat, 1,235 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Trending