Terhubung dengan kami

Batam

Hanya 100 Juta PT.HBR Kuasai 7 Hektar Lahan Warga Pulau Buluh

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM.ID – 5/3/2019 | Praktek penguasaan lahan secara masive yang dilakukan oleh PT. Hiasindah Bangun Raya terhadap lahan seluas 7 hektar milik Kusnadi merupakan hal yang dapat memperlemah kepemilikan lahan oleh pemilik sebenarnya karena berbagai upaya sudah dilakukan justru Kusnadi sebagai pemilik lahan di somasi oleh PT. Hiasindah Bangun Raya karena mengaku telah membayar sebagai uang muka pembelian lahan tersebut kepada Zul Novan yang statusnya adalah menyewa lahan yang berada di Sei. Lopet Pulau Labu Kepri, hal ini dikemukakan oleh Kusnadi kepada Wajah Batam dibilangan UNIBA Batam Centre – Selasa, 5/3/2019.

Menurut Kusnadi bahwa lahan seluas 4 hektar yang telah dibelinya dari Muhadi pada tahun 2016 tersebut disewakan kepada Zul Novan seluas 50×70 meter untuk membangun gudang kayu miliknya.

Saat ini PT. Hiasindah Bangun Raya yang didampingi Pengacara dan Oknum Brimob mendatangi Kusnadi dengan menyatakan bahwa Pihak perusahaan akan melakukan penggusuran dengan alasan bahwa perusahaan telah mengantongi PL dari Otorita Batam pada tahun 2012.

Lahan yang sudah dikelola menjadi kebun oleh pemilik awal (Muhadi.red) dari tahun 1967 tersebut juga sudah memiliki surat dari Kepala Desa Sungai Buluh dari tahun 1990.

Pihak perusahaan hingga saat ini terus melakukan paksaan kepada Kusnadi dengan tanpa menyelesaikan ganti rugi, dan secara diam-diam mengaku telah membayar pada Zul Novan uang sejumlah 100 juta tanpa diketahui oleh Kusnadi.

Zul Novan yang berstatus menyewa lahan Kusnadi ternyata mengklaim bahwa bangunan diatas tersebut adalah miliknya sementara sewa menyewa antara Kusnadi dan Zul Novan telah berakhir. Hal ini dijadikan sebagai alasan oleh perusahaan bahwa oihak perusahaan telah mengganti rugi lahan 4 hektar tersebut, sehingga pihak perusahaan memberikan somasi kepada Kusnadi untuk segera mengosongkan lahannya.

Masalah ini juga sudah dilakukan mediasi yang difasilitasi pihak Lurah dan Kepolisian dan pihak terkait telah meminta agar perusahaan menghentikan rencana penggusuran tersebut tapi ditolak oleh perusahaan.

Kusnadi yang merasa memiliki hak atas tanah tersebut akhirnya akan menempuh jalan hukum agar kesewenangan jangan terus berlanjut karena Kusnadi menduga ini merupakan hal yang tak sesuai peraturan dan ada indikasi menjadi permainan oleh oknum-oknum tertentu, demiiian Kusnadi menceritakan pada Wajah Batam.(shd)

 

21,728 kali dilihat, 12 kali dilihat hari ini

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

300 Guru & 836 Anak PAUD Berlomba Kreatif di Kepri Mall

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 21/3/2019 | PKG Kota Batam hari ini Kamis, 21/3 pukul 10.00 WIB selenggarakan Lomba PTK dan Anak PAUD PKG se Kota Batam bertempat di Kepri Mall Batam Centre dan diresmikan oleh Walikota dan Bunda Paud Kota Batam Bunda Hj. Marlin Agustina Muhammad Rudi.

Dalam event yang diselenggarakan ini diharapkan dapat membentuk karakter anak dari usia dini dengan pendidik yang berkualitas dalam membentuk pribadi anak daribusia dini, demikian Ketua Panitia dalam sambutannya.

3,383 kali dilihat, 3,383 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Walikota Batam Melepas Festival Manasik Haji Tingkat Anak Usia Dini 2019

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 20/3/2019 Festival manasik haji tingkat usia dini tahun 2019 yang diselenggarakan di Asrama Haji Batam Centre dibuka dan dilepas oleh Walikota Batam yang didampingi oleh Bunda PAUD Kota Batam pada hari ini Rabu, 20/3/2019. Dalam kegiatan ini untuk pertamakalinya di kota Batam diselenggarakan serentak oleh gabungan tiga lembaga mitra dinas pendidikan kota Batam yaitu Pusat Kerja Gugus (PKG), Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) dan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTKI-PGRI) se-kota Batam.

Kegiatan ini terlihat dihadiri oleh para petinggi dinas pendidikan dan instansi lainnya ini terlihat cukup meriah dimana kegembiraan para utusan yang terdiri dari anak usia dini memperlihatkan bahwa kegiatan ini sangat memberikan kebanggaan dan motivasi dalam mengenal salah satu Rukun Islam, demikian panitia menyampaikan pada kru WB dibilangan Asrama Haji Batam Centre.

Dalam sambutannya, Walikota Batam H.M Rudi, SE, MM disamping memberikan wejangan dan dukungan pada kegiatan positif ini. Walikota juga menginstruksikan kepada penyelenggaraan kedepan untuk melakukan kegiatan seperti ini (Manasik Haji) harus dilaksanakan di lokasi Mesjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batu Aji Batam yang merupakan kebanggaan kota Batam dengan kubah terbesar di Indonesia yang akan diresmikan pada bulan september 2019. Pada kesempatan tersebut Walikota Batam juga mengundang seluruh masyarakat, guru dan tamu yang hadir dalam acara festival Manasik Haji ini untuk dapat dapat hadir pada peresmian Mesjid Kubah terbesar di Indonesia pada bulan September 2019 nanti.

Bunda PAUD Kota Batam Marlin Agustina Rudi yang hadir pada acara tersebut mengatakan bahwa sangat bangga dengan festival Manasik Haji ini, karena kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif dan sangat mengedukasi” demikian disampaikan kepada kru Wajah Batam.

Pada festival yang kegiatannya ditutup pada sorenya pukul 15.00 WIB, panitia juga mengumumkan para juara yang berhasil meraih prestasi adalah RA Darussalam Batu Aji (Juara I), RA. Al-Ukhwah Sagulung (Juara II), TK Miftahul Ulum Bengkong (Juara III). dan penyelenggara juga memberikan katagori juara harapan yang diperoleh oleh RA Anak Harapan Sekupang (Harapan I), RA. LTC Legenda Batam Kota (Harapan II) dan TK An Nur Lubuk Baja (Harapan III). (RinaSilfya)

5,936 kali dilihat, 3,221 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Pertemuan Aneh Di Golden Prawn Bengkong Batam

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 19/3/2019 | Kejadian unik di Golden Prawn yang berlangsung pukul 11.00 WIB hingga saat berita ini diterbitkan media WB masih berlangsung dan hal ini menjadikan banyak pertanyaan dikalangan PNS yang mana kehadiran mereka tidak diketahui atas undangan siapa dan tujuan apa.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang diperoleh WB dari sumber yang dipercaya bahwa para ASN diundang melalui lisan oleh pimpinan diinstansinya masing-masing dengan tujuan hanya makan-makan saja.

Pengunjung harus titipkan HP dan elekteonik lainnya.

Uniknya mereka diwanti-wanti tidak boleh membawa Handphone, kamera atau alat perekam lainnya, bahkan sebagaimana kejadian kegiatan di salah satu dinas beberapa hari lalu bahkan sampai cek body untuk memastikan undangan tidak membawa apapun yang berbentuk elektronik berperekam.

Informasi juga masuk dari beberapa sumber bahwa ada sejenis intervensi dan ancaman dimana para ASN dipaksa untuk milih salah satu paslon Presiden, jika tidak maka preskon mereka dari daerah tidak cair dan dana untuk daerah tidak dicairkan oleh pusat, demikian disampaikan melalui WhatsApp kepada awak WB yang siang ini juga mengintip kegiatan diseputar Golden Prown Bengkong Kota Batam yang dijaga sangat ketat.

Pada kesempatan lain, malam sebelumnya juga ada kegiatan yang sama diselenggarakan untuk RT RW dibilangan Bengkong Sadai dan sempat diliput kamera tersembunyi oleh warga (EK) yang dikirimkan ke WB.

Demikian juga informasi dari warga R, kejadian pada malam yang sama di  perumahan Pesona Asri dan Marbela yang dihadiri banyak RT dan RW, pada acara undangan disambut oleh pejabat dan caleg salah satu partai yang meminta dukungan agar diperumahan tersebut bisa “diwarnakan” dengan salah satu warna partai yang melalui instruksi langsung dari pejabat tinggi batam tersebut mereka membagi-bagikan amplop yang berisi ratusan ribu rupiah perorang.

Sekembalinya dari sana mereka juga kembali ke perumahan Pesona Asri dengan memberikan bantuan 10 juta untuk fasum diperumahan tersebut, demikian R menyampaikan berita ini via WhatsApnya. (wb212)

147,213 kali dilihat, 9,146 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Trending