Terhubung dengan kami

Nasional

Sentinel Mengarang Demokrat Meradang

“Apa yang disebut Metro TV, Asia Sentinel kredibel, kami pastikan tidak kredibel. Dalam bahasa medan disebut abal-abal”, ucap Hinca melalui video kiriman dari Hongkong.

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM.ID | Batam (21/09/2018), Kadiv Advokasi DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahean akan menggugat pihak yang menyebarkan berita dari Asia Sentinel yang menyebut Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggunakan Bank Century untuk melakukan pencucian uang sebesar USD 12 miliar. Daftar media teratas yang rencana akan digugat adalah Metro TV dan JPNN.

Hal ini karena Metro TV mengangkat berita dari Asia Sentinel dan menyebut sumber berita ini dari media yang kredibel. Asia Sentinel sendiri telah menarik pemberitaan yang memfitnah SBY dan menyampaikan permintaan maaf kepada mantan presiden tersebut.

Hinca Panjaitan, Sekjen Partai Demokrat langsung berkunjung ke Hongkong dimana Asia Sentinel beralamat. Dari investigasi tidak ditemukan dimana kantor media Asia Sentinel berada. Dewan Pers Hongkong juga menyatakan Asia Sentinel tidak terdaftar di sana. Asosiasi wartawan Hongkong juga tidak mengenal wartawan dari Asia Sentinel.

“Apa yang disebut Metro TV, Asia Sentinel kredibel, kami pastikan tidak kredibel. Dalam bahasa medan disebut abal-abal”, ucap Hinca melalui video kiriman dari Hongkong.

“Rakyat memberitahu saya, ada politisi dan media massa (televisi) yang sangat keterlaluan dalam sebarkan fitnah ini. Kami akan selesaikan sesuai UU. Kalau tidak dibongkar sampai akar-akarnya, setiap saat fitnah keji ini akan dimunculkan lagi. Saya sudah lelah dan bersabar selama 10 tahun”, ungkap SBY di cuitannya.

(WB/Yong Abu/INT)

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Terbongkar: Ada Iuran Puluhan Juta Dari Penerimaan CPNS Batam

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 10/2/209 | Dibatalkannya 97 CPNS yang dinyatakan lulus oleh BKN Pusat membuat para CPNS membuka mulut, dimana ada pungutan yang dilakukan secara kolektif berjumlah rata@rata 10 juta oleh beberapa oknum secara berantai yang juga merupakan peserta CPNS dan telah lulus serta mendapatkan SK nya sebagai PNS. Ini diungkapkan perwakilan guru kepada kru WB di bilangan Batam Centre pada hari Senin, 11/2/2019.

Baca:

Enam Tahun Dinyatakan Lulus Oleh BKN, 93 CPNS Akan Demo Karena Dinyatakan Batal Oleh Pemko Batam

“Pengumpulan uang tersebut dilakukan oleh oknum CPNS berinisial ‘Mw dan ‘Rh yang lulus dan menukar SK swastanya menjadi SK Negeri di rumah Mw” Tika melanjutkan dengan nada kesal sembari menunggu perwakilan mereka koordinasikan rencana demo ke Polresta Barelang Batam Tika mengatakan “sudah kepalang basah, kita bongkar saja sekalian..” dan diaminkan guru-guru dengan koor “setujuu..” dalam pertemuan dengan Suharsad selaku Ketua Forum Komunikasi Pendidikan Nasional (FKPN).

Bassau Makassau, aktifis pendidikan yang menjabat sebagai Ketua Investigasi FKPN mengungkapkan bahwa FKPN akan selalu mendampingi guru-guru CPNS yang nyata telah diluluskan ileh BKN Pusat. Pendampingan guru-guru akan selalu kami lakukan dan akan selalu kawal sampai status hukumnya diberlakukan”.

Demikian juga tanggapan dari Firdaus Ketua Forum Peduli Masyarakat Kepri (FPM Kepri) bahwa beliau sangat prihatin dengan pencedraan pada diri guru-guru. Dan ini harus dipertanggung jawabkan dalam hal ini FPM Kepri meminta aparat dan pemerintah kota Batam mengusut dan menyelesaikan secara tuntas secara hukum. Apapun bentuk jenis korupsi harus diberantas dan FPM Kepri akan selalu kawal masalah seperti ini” demikian lanjutnya.

Wajah Batam telah mengkorfimansikan kebenaran informasi ini ke Syahir Kepala BKD via WhatsApp, tapi hingga saat ini tidak bersedia memberi menjawaban. (wb212)

(Bersambung)

Lanjutkan Membaca

Nasional

Tug Boat Buana Tenggelam

Diterbitkan

pada

Oleh

wajahbatam.id – Batam (02/01/2019), Kapal tug boat Buana Ocean 10 yang berbendera Indonesia, dengan tujuan Sampit – Kendawangan tenggelam di Muara Sampit.

Pada tanggal 31 Desember 2018 Jam 08.23 WITA pada posisi 3°-12′-649″ Lintang Selatan / 113°-03′-434″ Bujur Timur atau
±10 NM Bouy Merah (Onther Bouy) di Muara Sampit, Nakhoda melaksanakan Abandon Ship (Meninggalkan kapal) dikarenakan Tug Boat akan Tenggelam dan Nakhoda serta 7 crew awak kapal menyelamatkan diri ke Tongkang, dari pihak agen akan mengirim bantuan ke posisi TKP untuk di evakuasi. Saat di konfirmasi kepada pemilik Acua yang berdomisili di Batam belum bisa di hubungi. Karena saat ini masih libur dan kantor yang terletak di kawasan Kabil ini kelihatan sepi oleh karena libur tahun baru, ungkap seorang security yang menjaga di pintu besi kantor tersebut.

Lanjutkan Membaca

Nasional

35.000 Pegawai PLN Ancam Mogok Nasional

Bila tidak ada tindak lanjutnya dalam waktu dua bulan ke depan, maka kami pegawai PLN yang tergabung dalam SP PLN yang terdiri dari 49 DPD SP PLN seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke dengan 35 ribu anggotanya terpaksa istirahat dulu dari pekerjaan rutinnya.

Diterbitkan

pada

Oleh

Illustrasi Listrik

wajahbatam.id – Jakarta (09/12/2018), PLN diambang kebangkrutan sekitar 35.000 karyawannya siap mengadakan unjuk rasa selama 7 hari berturut-turut jika Presiden Joko Widodo tidak segera menyelesaikan masalah di PLN yang kerugian mencapai 18.48 triliun termasuk masalah korupsi di PLTU Riau-1. 

Bila tidak ada tindak lanjutnya dalam waktu dua bulan ke depan, maka kami pegawai PLN yang tergabung dalam SP PLN yang terdiri dari 49 DPD SP PLN seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke dengan 35 ribu anggotanya terpaksa istirahat dulu dari pekerjaan rutinnya. Kami akan menggunakan hak kami yang dilindungi UU untuk melakukan mogok kerja selama 7 hari,” ujar Ketua Umum SP PLN, Jumadis Anda di Jakarta, Rabu (05/12/2018).

Jumadis menegaskan, dalam mogok nanti para pegawai tetap datang kekantor dan kelokasi pembangkit tapi tidak melakukan aktifitas, bisa saja terjadi pemadaman karena tidak adanya aktifitas, “kami berharap demo ini tidak terjadi agar tidak merugikan masyarakatnya,” ungkap Jumadis.

“Sebenarnya kondisi PLN sudah di prediksi sejak tahun 2017 karena menteri keuangan pernah menyampaikan keadaan dan kondisi keuangan PLN sudah mengkhawatirkan yang dapat beresiko gagal bayar dan berdampak kepada keuangan negara.” Samsung Jumadis.

Oleh sebab itu Menteri Keuangan mengingatkan agar masalah energi primer yang paling besar menelan anggaran besar agar dapat menjadi perhatian.

Kerugian yang ditanggung PLN tentu saja pada akhirnya akan dibebankan kepada rakyat. Hal ini tentu tidak kita inginkan karena dengan sendirinya rakyat akan semakin susah dan perekonomian negara akan semakin terpuruk,” jelasnya.

Selain tersangkut kerugian yang mencapai puluhan triliun dan tersangkut korupsi, sambung Jumadis, permasalahan PLN lainnya yakni upaya pelemahan diinternal PLN yang dilakukan oleh Direksi PLN. Direksi PLN melakukan ketidaktaatan terhadap kesepakatan yang telah dibuat berupa Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan peraturan perundang-undangan yang ada. (SAM/STR)

Lanjutkan Membaca

Trending