Terhubung dengan kami

Oase

Adil & Hargai Belahan Jiwamu

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM-14 APRIL2019| Adil sebuah kata yang selalu akan muncul di permukaan jika kita di hadapkan suatu masalah…
Adilkah ?????
Tapi pantaskah kita mengajukan pertanyaan demikian jika sudah berada dalam dilema yang menurut kita yang harus kita jalani dalam hidup yang tidak sedikitpun kita inginkan merasakannya.
Begitu banyak pertanyaan seperti itu selalu akan muncul terutama terhadap kaumku yang merasa sudah memberikan semua hidupnya , pengabdiannya demi meraih apa yg di sebut kebahagian.

Jangan pernah menuntut keadilan itu di dunia ini karena “Apa yang menurut kita adil tidak selalu adil buat Allah yang menciptakan kita..
Selalu yakinkan diri bahwa apapun yg di berikan oleh yang Maha Kuasa atas perjanan hidup kita itulah yg adil dan sesuai dengan kita sebagai umatnya dan jangan pernah ragukan akan hal itu.

Saya pernah bertemu dengan seorang wanita yang mempertanyakan akan hal ini.
Apakah yang harus kita lakukan pada suami kita jika dia (suami), tidak memperlakukan kita dengan adil pada hati dan perasaan kita , Bu??????
Katanya..
Saya sudah korbankan seluruh umur ,masa muda .karir bahkan cita cita untuk mendampingi hidupnya dalam berumah tangga.
Tapi pada akhirnya dia membuat hati dan perasaan saya hancur karena kinginan nafsu dan duniawinya yang tiada bertepi.
Bukan sekali ,dua kali dia menghancurkan perasaan saya.
Dan ini sudah ketiga kalinya dia memperlakukan saya seperti ini.ungkapnya dengan cucuran air mata yang sudah menganak sungai di pipinya.

Saya ikut terenyuh dengan dengan alur ceritanya kehidupan yang di jalaninya selama ini dimana sebagai wanita yang hanya mempunyai rutinitas di rumah saja tentu hal ini membuat bebannya semakin terasa berat buatnya.
Memang beberapa kali dia meminta nasehat dari saya.
Tentang bagaimana penghargaan suaminya yang kurang terhadap orang tua dan keluarganya..
Bercerita suaminya yg tidak memberikan kepercayaan penuh terhadapnya dalam mengatur keuangan dalam rumah tangga.
Dan beberapa kali cerita tentang perselingkuhan suaminya dengan beberapa perempuan di luar sana .
Yang tadinya hanya dia kira sebagai relasi atau teman kerja suaminya yang seorang Pengusaha.

Ah…hidup, demikian pelik buat dia, yang harus tetap bisa menerima akan hal itu walau dalam hatinya terjadi pergolakan batin yang maha kuat .
Aku hanya bisa melihat dan mendengarkan semua keluh kesahnya dengan perasaan yang bercampur tak menentu.
Tidak tau apa yang bisa di perbuat untuk meringankan bebannya.
Karena dalam kehidupan rumah tangga orang lain kita tidak bisa masuk terlalu dalam .
Dan kita juga tidak boleh menghakimi di antara mereka siapa yang bersalah.
Cuma sebagai seorang teman saya hanya bisa sebagai pendengar yang baik dari semua curahan hatinya.

Munculkah satu pertanyaan yang sangat saya takutkan itu dari mulutnya.
“Adilkah semua ini..?????
Katanya.
“Memangnya dia kira, saya juga tidak bisa berbuat seperti dia, ungkapnya lagi.
Serrrrr ….jantung saya terasa copot mendengar pernyataannya itu.
Ini adalah hal yang paling saya takurkan terjadi pada seorang wanita yang sudah tidak berfikir jernih lagi jika di dera suatu masalah.

Saya hanya bisa memegang tangannya dan berkata …Istighfar…..
Jangan kamu ucapkan perkataan sepeeti itu
dan jangan kau ikuti rayuan setan yang akan menjerumuskan dirimu dalam lembah dosa yang semakin dalam.
Kamu adalah wanita dan tidak sama dengan laki laki .
Memang , mungkin saat ini kamu merasa dunia ini tidak adil .
Karena kamu tidak akan dapat menuntut keadilan yang hakiki di dunia karena itu hanya bisa kita dapatkan di kehidupan kita nanti.
Ungkapku untuk menyadarkannya
Dan selalu yakinkan diri kita apapun permasalahan yang kita hadapi hari ini selalu ada jalab keluar yang baik jika kita selalu menyerahkan hidup ini dengan ikhlas ke pada Sang Pencipta.
Tapi itu tidak mudah.perlu perjuangan dan tekad yang kuat.
Yang kamu butuhkan sekarang adalah ketenangan dan kejernihan berfikir tanpa mengikuti hawa nafsu untuk membalas perbuatannya yang belum tentu akan membuat diri kamu akan bahagia malah mungkin kehancuran yang semakin kamu rasakan , Ungkap ku diakhir pertemuan itu.

Sejak pertemuan itu sampai sekarang .
Kami belum pernah bertemu kembali.mungkin lain waktu saya akan coba menghubunginya kembali.
Tapi saya selalu mendoakan yang terbaik untuknya apapun itu.

Dan untuk kaumku “JANGANLAH MENUNTUT
KEADILAN YG HAKIKI DI DUNIA INI.
KARENA TAKKAN KAMU DAPAT .”

Dan serahkan hidupmu pada Zat yang memberi kamu kehidupan.

#Savekaumku..(Rina Silfya,S.Pd)

 

2,144 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Waktunya Doa Akan Di Kabulkan

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID-7/Mei/2019|
Assalamualaikum.
Bismilahirahmanirahim.

Setiap manusia selalu mempunyai keinginan untuk dapat meraih,memiliki sesuatu yang mereka impikan dan keinginan itu bisa mereka dapatkan dengan kata kunci yang harus mereka miliki yaitu “Keyakinanakin”.
Keyakinan yang hakiki di selingi dengan doa yang tiada henti di waktu watu yang mustajab, meminta kepada Yang Maha Pemberi Rejeki ( Allah) adalah salah satu cara yang harus di tempuh.Karena dengan Berdoa dan Tawakal kepada Allah, Allah akan memberi rejeki dari arah yang tidak kita sangka.

Seperti Firman Allah berikut :

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” QS. Ath-Thalaq (65) : 2- 4

Dengan janji Allah tersebut maka kita bisa menggunakan keberkahan bulan suci Ramadhan ini, sebagai salah satu waktu waktu yang mustajab untuk berdoa dan memohon limpahan rahmatnya.

Karena berbeda dengan bulan yang lain, pada bulan Ramadhan banyak waktu mustajab untuk berdoa. Di antaranya adalah waktu menjelang berbuka. Bahkan sepanjang waktu puasa mulai terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Berdoa di waktu puasa Ramadhan ini lebih dikabulkan Allah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
“Tiga orang yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizholimi” (HR. Tirmidzi; hasan)

Maka jelas sudah di antara keutamaan bulan suci Ramadan ini adalah waktu di kabulkannya doa – doa kita.
Maka pergunakan sebaik baiknya agar Bulan yang penuh berkah ini tidak berlalu begitu saja tanpa kita mendapat apa apa.

Maka yakinkan diri dan berdoalah dengan khusyuk dan sungguh sungguh niscaya kita akan mendapat apa yang menjadi keinginan kita kelak.
Aamiin..Aamiin..ya Robbal alamin.
Wassalamualaikum.

(Rina Silfya)

23,084 kali dilihat, 24 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Bulan Ramadhan Bulan Pengampunan Dosa

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID6Mei2019

Assalamualaikum
Bismilahirohmanirohim

Mabi muhammad Rasullulah SAW
Pernah bersabda,
Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena keimanan dan hanya mengharap pahala, dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. al-Bukhari).

Salah satu makna dari bulan suci Ramadhan adalah sebagai bulan pengampunan dosa seperti yang sudah di jelaskan pada hadist di atas.

Di mana Allah SWT sudah menjanjikan kepada umatnya akan memberikan pengampunan segala dosa dan kebebasan dari siksa api neraka terhadap orang orang yang berpuasa karena keimanannya dan semata mata untuk mengharap ridha-Nya.

Selain itu di bulan yang penuh berkah ini pintu pintu surga akan di buka dan pintu neraka akan di tutup serta setan setan akan di belenggu seperti
Sabda Rasulullah dibawah ini..

“Sungguh telah datang kepadamu bulan yang penuh berkah, dimana Allah mewajibkan kamu berpuasa, dibuka pintu-pintu syurga, ditutup pintu-pintu neraka, dibelenggu setan-setan. Di dalam Ramadhan terdapat malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Maka barangsiapa yang tak berhasil memperoleh kebaikan Ramadhan, sungguh ia tidak akan mendapatkan itu buat selama-lamanya” (HR Ahmad, Nasa’i dan Baihaqi).

Maka sepatutnyalah kita tidak menyia – nyiakan kesempatan ini untuk ebih memperbaiki diri agar pengampunan dosa yg sudah di janjikan itu dapat kita raih.tentunya dengan memperbanyak amalan dan Ibadaah serta meningkatkan ketakwaan di bulan yang penuh rahmat ini dengan niat semata karena Allah.
Sehingga kita menjadi Pribadi yang lebih baik lagi di masa mendatang.
Aamiin ya Robbal alamin.
Wasallamualaikum

( Rina Silfya)

9,106 kali dilihat, 24 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Oase

Duh…Gusti…Hatiku Bukan Batu Pualam

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID-27April 2019| Tanpa terasa 2 tahun berlalu sudah perjalan hidup yang penuh onak dan duri kami lalui kembali
Tidak mudah memang..memulai kembali rasa yang pernah pupus agar bisa kembali di bangun setahap demi setahap.
Namun semua perlahan namun pasti bisa kembali di perjuangkan dengan ke Ikhlasan yang tinggi .

Tapi perjalanan hidup tidak pernah bisa kita lupakan begitu saja.dan masih terngiang dalam ingatan peristiwa 2 tahun lalu yang akan selalu membekas dalam ingatan di saat akan kembali bersama setelah beberapa tahun memutuskan hidup sendiri sendiri…..

“Ibu,saya sangat menyangi Bapak.dan saya akan menunggu ibu bisa menerima saya menjadi bahagian keluarga ibu sampai mati .”

Duh…Gusti…..apa yang akan anda lakukan jika ada seorang wanita yg meminta kepada diri anda untuk menjadi “MADU”.
Meminta dengan lugas suami kita dengan alasan sangat mengagumi dan menyayangi suami anda.karena keseharian mereka berada dalam sebuah komunitas.
Saya tau bahwa dia jujur dan sungguh sungguh dengan permintaannya itu .
Apakah saya harus marah ?????
Akankah terjadi Perang Dunia ke III??????
Ataukah
Akan mencaci makinya ,Menjambaknya….untuk melapiaskan sakit hati ??????

Tidak….bukan itu yg saya  lakukan .
Hanya buliran air mata yg berderai .
Sambil mendekapkan tangan di dada hanya ucapan “Istiqfar…yang terucap ….sambil bermohon bermohon,
“YA..ROB…HATIKU BUKANLAH BATU PUALAM ,”
yang tidak bisa merasakan kegetiran dan ke mirisan hati wanita yang telah di butakan oleh cinta dunia.
Yang telah menurutkan hawa nafsu untuk memiliki apa yg menjadi keinginannya..

“DUH ..GUSTI..HATIKU BUKAN BATU PUALAM ”
Yang bisa membagi sesuatu  yang engkau jodohkan untuk ku.
Walau dalam agama yang saya anut itu di perbolehkan.
Tapi saya belum siap , Ya… Robb…
Saya bukan wanita pilihan itu…

Maaf ….para pembaca…saya terjebak dalam pergulatan batin dalam diri sendiri.
Saya baru menyadari wanita itu masih menunggu jawaban dari saya….
Ingin saya  berlari memeluk dirinya…
Memberikan pelukan hangat dan menciuminya agar bisa mengurangi lara yg ada di Hatinya.
Sambil membisisikkan…
“Akan ada laki – laki yang lebih baik untukmu”.

Tapi bukan itu yang terucap dalam lisanku kepadanya.
Yang terucap adalah,
“Dinda,walau saya bisa menerima kehadiran dirimu..
Tapi anak-anak saya tidak akan mau membagi Ayahnya dengan kamu….
Maaf saya tidak bisa mengabulkan permintaanmu..”

TAPI JIKA KAMU RINDU KEPADA BAPAK DATANGLAH KE RUMAH KAMI .UNTUK BERSILAHTURAHMI SEBAGAI SAUDARA .

Hanya itu yang terucap dari bibirku.
YA…ALLAH maafkan aku jika penolakan ku tidak engkau Rhidoi….

Masih belum tinggi ke ikhlasanku untuk menerima ini.

Maaf para pembaca .
Jangan pernah menghakimi apapun yg terjadi dalam perjalanan hidup mu .karena itu adalah rahasia hidup kita yg sudah tertulis di .
“LAUHUL MAHFUS”
Takdir yg sudah tertulis semenjak di tiupkan Roh dalam tubuh mu.
Tinggal bagaimana kita menyikapinya.

Maaf…saya kembali pada alur cerita saya.
Kembali wanita itu hanya tertunduk lesu.
Sejak itulah wanita itu mulai tidak bersahabat dg suami saya.
Pertanyaannya,
APAKAH SUAMI SAYA YANG SALAH ??????
ATAU
SANG WANITA YANG SALAH??????
Akan saya tulis dalam Episode berikutnya……

Ter untuk suami ku.
“ENGKAU ADALAH IMAM TERBAIK YG DI BERIKAN ALLAH UNTUK KU.”
Semoga tetap seperti itu sampai akhir hanyat ku.
Dan maafkan aku tak bisa menjadi Istri yang sempurna untuk mu.
Walau untuk kedua kalinya….

(lebih…)

3,373 kali dilihat, 19 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Trending