Terhubung dengan kami

Hukum & Kriminal

Bobotoh Sweeping Supporter Persija Hingga ke Hotel

“Bobotoh punya niatan anarkis terhadap Supporter Persija, terbukti Bobotoh sweeping ke hotel.”

Diterbitkan

pada

Tersangka pelaku pengeroyokan Haringga Sirila di Stadion GBLA. Foto: Tribun Jabar

WAJAHBATAM.id | Jakarta (24/09/2018), Tidak tanggung-tanggung Bobotoh Supporter Persib melakukan sweeping pendukung Persija hingga ke hotel.

Saksi mata saat kejadian diluar lapangan Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) minggu lalu, dilansir dari Vivanews, “Saya lihat langsung bagaimana Ari dipukulin, tega banget sampai meninggal, saya gak bisa berbuat apa-apa, saya juga bisa dipukulin juga,” kata Iqbal.

Haringga Siria, korban keanarkisan supporter Persib Bobotoh, saksi mata sekaligus teman korban, Iqbal menceritakan kejadian dirinya juga di sweeping di hotel tempat dia menginap.

“Bobotoh punya niatan anarkis terhadap supporter Persija, terbukti Bobotoh sweeping ke Hotel.

Saya sampai Sabtu dengan sebelas The Jak lain, nginep di hotel. Ternyata ada sweeping massal sampe hotel, beruntung hotel saya baik. Bobotoh tahu ada The Jak di hotel saya karena lihat daftar tamu dan ada KTP. Beruntung cleaning service kasih tahu kita dan disuruh keluar lewat pintu belakang,” lanjut dia. 

Dalam pertandingan yang merenggut nyawa supporter tersebut, Persib meraih kemenangan dengan skor 3-2 atas Persija.

(WB/Sampono/INT) 

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Terduga Pencabul Tiga Anak Bawah Umur Akhirnya Tertangkap

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 19/1/2019 | Akhirnya Opsnal Polsek Batu Aji dan Opsnal Sat Reskrim Polresta Barelang berhasil bekuk terduga kasus pencabulan beberapa hari lalu

Polsek Batuaji Buru Terduga Pencabulan Tiga Gadis Bawah Umur

“Saya berterimakasih sebesar-besarnya kepada Bapak Kapoksek Batu Aji Kompol Syafruddin Dalimunthe beserta
Jajaran Opsnal Polsek Batu Aji dan Opsnal Sat Reskrim Polresta Barelangyang telah merespon baik pengaduan masyarakat demikian juga kepada Wajah Batam dan segenap masyarakat Batam yang peduli dengan kemalangan yang kami ketima”, demikian WS menuturkannya dengan terharu pada kru media ini (shd)

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Sadis! Usai Ditabrak Korban Dianiaya Hingga Tewas

Kasus penganiayaan Berat yang terjadi di Kelurahan Sawahan Kecamatan Padang Timur Kota Padang pada hari Senin (10/09/2018) sekitar pukul 02:00 WIB mengakibatkan dua orang meninggal.

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.id | Padang (10/09/2018), Kasus penganiayaan Berat yang terjadi di Kelurahan Sawahan Kecamatan Padang Timur Kota Padang pada hari Senin (10/09/2018) sekitar pukul 02:00 WIB mengakibatkan dua orang meninggal.

Korban penganiayaan, Taufik Hidayat (32 tahun) 

Korban yang diketahui bernama Taufik Hidayat (32 tahun) dan Royal (20 tahun) meninggal setelah dianiaya oleh pelaku Alek dan rekannya seorang sopir ambulance.
Menurut penuturan saksi Teddy Gusrizal, Satpam RS M. Djamil, awalnya sekira pukul 01.00 WIB terjadi pertengkaran di lingkungan RSUD. M. Djamil antara korban dan pelaku. Sekira pukul 04.00 WIB pelaku dan korban bertemu di Sawahan 3 Padang Timur Kota, dan pelaku saat itu mengendarai mobil ambulance.

Pelaku kemudian menabrakan mobil yang ambulance berjenis minibus Grandmax putih bernomor polisi BA 1061 BI yang dikemudikannya tersebut kepada korban yang mengendarai sepeda motor Honda Blade Warna Hitam Orange bernomor polisi BA 5267 AD, dan mengakibatkan kedua korban terjatuh dari sepeda motornya.
Tidak puas hanya sampai di situ kemudian pelaku turun dari mobilnya kemudian langsung menuju kearah korban yang terjatuh dan menganiaya kedua korban dengan menggunakan benda tajam berupa linggis sehingga mengakibatkan kedua korban meninggal dunia.

Beberapa saat kemudian setelah menjalankan aksinya dan masyarakat sekitar sudah mulai ramai karena mendengar ada keributan, pelaku langsung melarikan diri. Masyarakat kemudian memberitahukan pihak kepolisian yang diwakili oleh Bripka Feriyaldi tentang kejadian ini. Korban yang telah meninggal dengan tubuh telah bersimbah darah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara seperti dituturkan oleh Ramon (40 tahun) alumni STM Muhammadiyah 1 Padang.

Hingga saat berita ini diturunkan, motif pelaku menghabisi korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Pelaku dapat terjerat kasus pidana pasal 351 KUHP dengan ancaman selama-lamanya 7 tahun penjara. Kasus penganiayaan ini sempat terekam oleh CCTV warga dalam video berikut.

(WB/STR)

Lanjutkan Membaca

Batam

Deklarasi 2019GP Di Batam Dilaksanakan Pada Dini Hari

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID | BATAM  – (29 Juli 2018, 01.00WIB) Neno Warisman dan para undangan deklarasi #2019GantiPresiden telah berhasil keluar dari bandara sekitar pukul 24.00 WIB dengan selamat setelah negosiasi dengan pihak perwakilan massa penjemput. Panitia pelaksana deklarasi melakukan perubahan pelaksanaan acara dimana acara akan dilakukan pada dini hari ini. Saat berita ini diturunkan, massa penjemput langsung menuju ke tempat deklarasi yang di tunjuk panitia yaitu lapangan Edukits, Batam Center.
Tapi sebelum menuju ke edukits, massa penjemput yang berjumlah ribuan berkumpul di mesjid Sukajadi Batam center. Hal ini karena korban pemukulan dari pihak penjemput (Andika) masih belum boleh keluar dari polres, sedangkan pelaku pemukulan kabarnya sudah dibolehkan keluar dari polres. Peserta Deklarasi #2019GantiPresiden berencana menjemput rekan mereka yang menjadi korban kekerasan dari pihak yang diduga tidak menginginkan Deklarasi ini terlaksana dengan lancar, aman dan damai.

Kemungkinan deklarasi yang di rencanakan pada pagi hari nanti akan berlangsung ricuh melihat gelagat para pengunjuk rasa yang berhasil melakukan unjuk rasa di Bandara yang merupakan Objek Vital Nasional dan diluar jam yang diperbolehkan untuk melakukan unjuk rasa.

Lanjutkan Membaca

Trending