Terhubung dengan kami

Batam

Suara Caleg Perempuan (Bag.I): Walikota Batam Harus Netral

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM.ID – 10/3/2019 | Pemilu Legislatif dan Pilpres 17 April 2019 sudah diambang pintu, dan para kontestan pemilu mulai jor-joran mengiklankan dirinya dan dukungannya tak terkecuali paslon pilpres, hal ini terlihat mencolok di kota Batam dengan bertaburannya baliho paslon 01 Jokowi-Ma’ruf di seantero kota Batam.

Dengan semaraknya taburan baliho calon legislatif maupun calon presiden yang tak tertata dan perlu dipertanyakan keberadaan Bawaslu dan KPU di kota Batam ini, demikian Sarah mengungkapkan kepada awak media WB dibilangan Legenda Malaka Sabtu, 9/3/2019 lalu.

Uniknya dari peraturan yang sudah ditetapkan oleh PKPU maupun Undang-undang Pemilu, kepala daerah di Batam seolah tak tersentuh atau karena tak ada yang melaporkan pelanggaran-pelanggaran yang berjibun, dimana yang nyata saat ini adalah taburan baliho Walikota mengkampanyekan Paslon nomor urut 01 (JM).

Dalam baliho tersebut terpampang nyata foto Paslon 01 dan terdapat juga foto Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Walikota Batam dan wakilnya HM. Rudi dan Amsakar Ahmad. Yang jadi pertanyaan apakah itu merupakan sebuah himbauan atau sosialisasi sesuatu kepentingan pemerintah Batam ? Karena jika hal itu benar maka hendaknyalah disitu terpampang foto Jokowi dan Yusuf Kala, bukan dengan Amin Ma’ruf ! Dan perlu juga dipertanyakan biaya pencetakannya dari APBD atau Pribadi ? Ungkap Sarah yang juga sebagai Caleg PKB Dapil Batam IV (Sekupang-Belakang Padang) Nomor Utut 7.

Ketika wajahbatam.id meminta pendapat Rina Silfya, S.Pd (PPP-caleg DPRD dapil Batam Kota – Lubuk Baja) mengatakan bahwa merujuk Pasal 282 juncto Pasal 386 juncto Pasal 547 Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, HM. Rudi dapat diduga melakukan pelanggaran tentang Pasal-pasal yang mengatur soal netralitas ASN tersebut.

Hal ini juga termaktub dalam Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 pasal 282 (berbunyi) pejabat negara, pejabat struktural dan pejabat fungsional dalam jabatan negeri serta kepala desa dilarang membuat keputusan dan atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu selama masa kampanye, demikian Rina Silfya, S.Pd.

Ketika WB meminta tanggapan ke Bawaslu dan KPU Batam, dari empat orang yang telah dihubungi tidak satupun yang memberi jawaban. (shd)

58,866 kali dilihat, 73 kali dilihat hari ini

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

300 Guru & 836 Anak PAUD Berlomba Kreatif di Kepri Mall

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 21/3/2019 | PKG Kota Batam hari ini Kamis, 21/3 pukul 10.00 WIB selenggarakan Lomba PTK dan Anak PAUD PKG se Kota Batam bertempat di Kepri Mall Batam Centre dan diresmikan oleh Walikota dan Bunda Paud Kota Batam Bunda Hj. Marlin Agustina Muhammad Rudi.

Dalam event yang diselenggarakan ini diharapkan dapat membentuk karakter anak dari usia dini dengan pendidik yang berkualitas dalam membentuk pribadi anak daribusia dini, demikian Ketua Panitia dalam sambutannya.

3,390 kali dilihat, 3,390 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Walikota Batam Melepas Festival Manasik Haji Tingkat Anak Usia Dini 2019

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 20/3/2019 Festival manasik haji tingkat usia dini tahun 2019 yang diselenggarakan di Asrama Haji Batam Centre dibuka dan dilepas oleh Walikota Batam yang didampingi oleh Bunda PAUD Kota Batam pada hari ini Rabu, 20/3/2019. Dalam kegiatan ini untuk pertamakalinya di kota Batam diselenggarakan serentak oleh gabungan tiga lembaga mitra dinas pendidikan kota Batam yaitu Pusat Kerja Gugus (PKG), Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) dan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTKI-PGRI) se-kota Batam.

Kegiatan ini terlihat dihadiri oleh para petinggi dinas pendidikan dan instansi lainnya ini terlihat cukup meriah dimana kegembiraan para utusan yang terdiri dari anak usia dini memperlihatkan bahwa kegiatan ini sangat memberikan kebanggaan dan motivasi dalam mengenal salah satu Rukun Islam, demikian panitia menyampaikan pada kru WB dibilangan Asrama Haji Batam Centre.

Dalam sambutannya, Walikota Batam H.M Rudi, SE, MM disamping memberikan wejangan dan dukungan pada kegiatan positif ini. Walikota juga menginstruksikan kepada penyelenggaraan kedepan untuk melakukan kegiatan seperti ini (Manasik Haji) harus dilaksanakan di lokasi Mesjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batu Aji Batam yang merupakan kebanggaan kota Batam dengan kubah terbesar di Indonesia yang akan diresmikan pada bulan september 2019. Pada kesempatan tersebut Walikota Batam juga mengundang seluruh masyarakat, guru dan tamu yang hadir dalam acara festival Manasik Haji ini untuk dapat dapat hadir pada peresmian Mesjid Kubah terbesar di Indonesia pada bulan September 2019 nanti.

Bunda PAUD Kota Batam Marlin Agustina Rudi yang hadir pada acara tersebut mengatakan bahwa sangat bangga dengan festival Manasik Haji ini, karena kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif dan sangat mengedukasi” demikian disampaikan kepada kru Wajah Batam.

Pada festival yang kegiatannya ditutup pada sorenya pukul 15.00 WIB, panitia juga mengumumkan para juara yang berhasil meraih prestasi adalah RA Darussalam Batu Aji (Juara I), RA. Al-Ukhwah Sagulung (Juara II), TK Miftahul Ulum Bengkong (Juara III). dan penyelenggara juga memberikan katagori juara harapan yang diperoleh oleh RA Anak Harapan Sekupang (Harapan I), RA. LTC Legenda Batam Kota (Harapan II) dan TK An Nur Lubuk Baja (Harapan III). (RinaSilfya)

5,939 kali dilihat, 3,224 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Pertemuan Aneh Di Golden Prawn Bengkong Batam

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 19/3/2019 | Kejadian unik di Golden Prawn yang berlangsung pukul 11.00 WIB hingga saat berita ini diterbitkan media WB masih berlangsung dan hal ini menjadikan banyak pertanyaan dikalangan PNS yang mana kehadiran mereka tidak diketahui atas undangan siapa dan tujuan apa.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang diperoleh WB dari sumber yang dipercaya bahwa para ASN diundang melalui lisan oleh pimpinan diinstansinya masing-masing dengan tujuan hanya makan-makan saja.

Pengunjung harus titipkan HP dan elekteonik lainnya.

Uniknya mereka diwanti-wanti tidak boleh membawa Handphone, kamera atau alat perekam lainnya, bahkan sebagaimana kejadian kegiatan di salah satu dinas beberapa hari lalu bahkan sampai cek body untuk memastikan undangan tidak membawa apapun yang berbentuk elektronik berperekam.

Informasi juga masuk dari beberapa sumber bahwa ada sejenis intervensi dan ancaman dimana para ASN dipaksa untuk milih salah satu paslon Presiden, jika tidak maka preskon mereka dari daerah tidak cair dan dana untuk daerah tidak dicairkan oleh pusat, demikian disampaikan melalui WhatsApp kepada awak WB yang siang ini juga mengintip kegiatan diseputar Golden Prown Bengkong Kota Batam yang dijaga sangat ketat.

Pada kesempatan lain, malam sebelumnya juga ada kegiatan yang sama diselenggarakan untuk RT RW dibilangan Bengkong Sadai dan sempat diliput kamera tersembunyi oleh warga (EK) yang dikirimkan ke WB.

Demikian juga informasi dari warga R, kejadian pada malam yang sama di  perumahan Pesona Asri dan Marbela yang dihadiri banyak RT dan RW, pada acara undangan disambut oleh pejabat dan caleg salah satu partai yang meminta dukungan agar diperumahan tersebut bisa “diwarnakan” dengan salah satu warna partai yang melalui instruksi langsung dari pejabat tinggi batam tersebut mereka membagi-bagikan amplop yang berisi ratusan ribu rupiah perorang.

Sekembalinya dari sana mereka juga kembali ke perumahan Pesona Asri dengan memberikan bantuan 10 juta untuk fasum diperumahan tersebut, demikian R menyampaikan berita ini via WhatsApnya. (wb212)

147,218 kali dilihat, 9,151 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Trending