Terhubung dengan kami

Pendidikan

Guru Dilaporkan ke Polisi Akibat Menggampar Siswa

Guru berinisial N yang mengajar sebagai guru olah raga di SD Negeri 007 yang berlokasi di Eden Park diduga telah melakukan pemukulan terhadap siswinya.

Diterbitkan

pada

WAJAHBATAM.ID |Batam (21/09/2018), Guru berinisial N yang mengajar sebagai guru olah raga di SD Negeri 007 yang berlokasi di Eden Park pada hari Kamis (20/09) sekira pukul 15:00 WIB diduga telah melakukan pemukulan terhadap siswinya Filzaitunav Vina Lore Langoday yang masih duduk dikelas 3C.

Dion Hadi Langoday selaku orang tua siswi menerima pengaduan langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Batam Kota setelah melakukan visum di rumah sakit.

Menurut keterangan yang diperoleh WAJAHBATAM.ID yang dihubungi langsung oleh orang tua siswa via WhatsApp, bahwa kejadian ini terjadi karena anaknya tidak mendengar panggilan absen sehingga guru N di kelas tersebut menampar wajah siswi tersebut sebanyak dua kali dibagian kiri dan kanan, akibat kejadian tersebut korban mengalami trauma.

Kepala sekolah SDN 007 Eden Park hingga berita ini diterbitkan belum dapat dihubungi dan memberikan jawaban.

(WB/WB212)

94 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Walikota Batam Melepas Festival Manasik Haji Tingkat Anak Usia Dini 2019

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 20/3/2019 Festival manasik haji tingkat usia dini tahun 2019 yang diselenggarakan di Asrama Haji Batam Centre dibuka dan dilepas oleh Walikota Batam yang didampingi oleh Bunda PAUD Kota Batam pada hari ini Rabu, 20/3/2019. Dalam kegiatan ini untuk pertamakalinya di kota Batam diselenggarakan serentak oleh gabungan tiga lembaga mitra dinas pendidikan kota Batam yaitu Pusat Kerja Gugus (PKG), Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) dan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTKI-PGRI) se-kota Batam.

Kegiatan ini terlihat dihadiri oleh para petinggi dinas pendidikan dan instansi lainnya ini terlihat cukup meriah dimana kegembiraan para utusan yang terdiri dari anak usia dini memperlihatkan bahwa kegiatan ini sangat memberikan kebanggaan dan motivasi dalam mengenal salah satu Rukun Islam, demikian panitia menyampaikan pada kru WB dibilangan Asrama Haji Batam Centre.

Dalam sambutannya, Walikota Batam H.M Rudi, SE, MM disamping memberikan wejangan dan dukungan pada kegiatan positif ini. Walikota juga menginstruksikan kepada penyelenggaraan kedepan untuk melakukan kegiatan seperti ini (Manasik Haji) harus dilaksanakan di lokasi Mesjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batu Aji Batam yang merupakan kebanggaan kota Batam dengan kubah terbesar di Indonesia yang akan diresmikan pada bulan september 2019. Pada kesempatan tersebut Walikota Batam juga mengundang seluruh masyarakat, guru dan tamu yang hadir dalam acara festival Manasik Haji ini untuk dapat dapat hadir pada peresmian Mesjid Kubah terbesar di Indonesia pada bulan September 2019 nanti.

Bunda PAUD Kota Batam Marlin Agustina Rudi yang hadir pada acara tersebut mengatakan bahwa sangat bangga dengan festival Manasik Haji ini, karena kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif dan sangat mengedukasi” demikian disampaikan kepada kru Wajah Batam.

Pada festival yang kegiatannya ditutup pada sorenya pukul 15.00 WIB, panitia juga mengumumkan para juara yang berhasil meraih prestasi adalah RA Darussalam Batu Aji (Juara I), RA. Al-Ukhwah Sagulung (Juara II), TK Miftahul Ulum Bengkong (Juara III). dan penyelenggara juga memberikan katagori juara harapan yang diperoleh oleh RA Anak Harapan Sekupang (Harapan I), RA. LTC Legenda Batam Kota (Harapan II) dan TK An Nur Lubuk Baja (Harapan III). (RinaSilfya)

12,043 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Batam

Nurdin Basirun Terima Perwakilan Forum Guru Kepri

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 11/3/2019 | Setelah 200 orang perwakilan Guru se Kepri ancam aksi nginap di Gubernuran Kepri melalui putusan rapat umum FGK di gesung serbaguna Gubernur Kepri Lobam Tanjung Pinang, akhirnya melalui Wakil Gubernur Isdianto, Gubernur Kepri Nurdin Basirun yang saat ini berada di Jakarta berjanji agendakan pertemuan tatap muka dengan perwakilan FGK besok harinya (Selasa, 12/3/2019) di Lantai IV Kantor Gubernur pukul 08.00 WIB untuk membicarakan solusi permasalahan sertifikasi guru yang belum selesai hingga saatbini belum ada kejelasannya.

Ketika kru media ini berbincang dengan sopir yang nongkrong di Gubernuran dan tak bersedia disebutkan namanya, ada yang menyampaikan bahwa Gubernur tadi ada berada ditempat. “Kasihan sekali ibu-ibu guru itu harus bolak balik ke Tanjung Pinang” ungkapnya.

FGK Kepri Ancam Adakan Aksi Nginap

Hal menarik dalam pertemuan dengan wakil gubernur yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kepri Muhammad Dali adalah adanya penyampaian bahwa hingga keberangkatan para guru pagi tadi, banyak dari guru yang diintimidasi oleh Kepala Sekolah yang diinstuksikan Kadidik Kepri bahkan hingga ancaman yang menyatakan peserta audiensi ke Gubernur ini akan dicatat bolos pada hari tersebut sementara jauh hari mereka sudah meminta izin,  demikian koordinator FGK Diah Nyatdiningsih mengungkapkan dalam pertemuan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, 30 orang perwakilan se Kepri terpaksa menginap menunggu esok harinya sementara yang lain kembali ke daerah masing-masing. (shd)

57,299 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Berita Utama

200-an Anggota Forum Guru Kepri Minta Nurdin Basirun Jumpa Mereka (Bag-2)

Diterbitkan

pada

Oleh

WAJAHBATAM.ID – 11/3/2019 | Sekitar 200 orang Guru se Kepri yang berada dalam Forum Guru Kepri hari ini Senin, 11/3/2019 mengunjungi kantor Gubernur Kepri di Dompak Tanjung Pinang menindak lanjuti permohonan audiensi yang mereka kirimkan ke Gunernur Kepri beberapa hari lalu.

100 Perwakilan FGK Kepri Kunjungi Gubernur Pertanyakan Tunjangan Guru 2018-2019

Dalam kunjungan tersebut, hadir guru-guru SMU Negeri sederajat dari 4 kota dan kabupaten se Kepri yang juga mewakili 7 kota dan kabupaten yang ada di Kepulauan Riau.

Salah satu peserta mengatakan bahwa kehadiran mereka diiringi doa dan restu dari 3 kabupaten yang belum sempat hadir, mszkarena kendala jarak. Tapi mereka juga berpesan akan bersedia hadir untuk kesempatan lain bahkan dengan jumlah yang lebih besar, demikian disampaikan pada awak WB yang hadir meliput kunjungan tersebut.

Diah Nyatdiningsih, S.Pd sebagai ketua tim rombongan mengatakan bahwa kehadiran perwakilan FGK di Tanjung Pinang ini hanya ingin mempertanyakan hak-hak guru yang belum ada kejelasan dari 2018 lalu dan kami ada disini hanya untuk silaturahmi dengan Gubernut Kepri Nurdin Basirun., demikian Diah Nyatdiningsih (shd)

44,833 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Lanjutkan Membaca

Trending